Topcort krim 10 g diindikasikan untuk meredakan manifestasi peradangan (inflamasi) dan rasa gatal (pruritik) pada peradangan pada kulit (dermatitis) yang responsif terhadap kortikosteroid.
Topcort krim 10 g diindikasikan untuk meredakan manifestasi peradangan (inflamasi) dan rasa gatal (pruritik) pada peradangan pada kulit (dermatitis) yang responsif terhadap kortikosteroid.
Topcort krim 10 g diindikasikan untuk meredakan manifestasi peradangan (inflamasi) dan rasa gatal (pruritik) pada peradangan pada kulit (dermatitis) yang responsif terhadap kortikosteroid.
Topcort krim 10 g diindikasikan untuk meredakan manifestasi peradangan (inflamasi) dan rasa gatal (pruritik) pada peradangan pada kulit (dermatitis) yang responsif terhadap kortikosteroid.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 30.113/tube (10 g) per Oktober 2019
Kemasan 1 tube @ 10 g
Produsen Caprifarmindo Labs

Topcort adalah obat yang digunakan untuk mengobati berbagai macam kondisi kulit seperti gatal (pruritus), bengkak, dan kemerahan. Obat ini merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter. Topcort mengandung zat aktif desoximetasone.

Meredakan manifestasi peradangan (inflamasi) dan rasa gatal (pruritik) pada peradangan pada kulit (dermatitis) yang responsif terhadap kortikosteroid.

Tiap 1 g: Desoximetasone 2,5 mg

2 kali/hari.

Oleskan pada kulit yang sakit.

  • Iritasi dapat timbul terutama pada bagian kulit yang tertutup rapat seperti rasa terbakar, gatal-gatal, dan kekeringan pada kulit.
  • Kontak dermatitis alergi.
  • Radang pada tempat rambut tumbuh (folikulitis).
  • Pertumbuhan rambut tidak normal (hipertrikosis).
  • Pasien dengan infeksi virus pada kulit seperti vaccinia dan cacar air (varicella).
  • Pasien tuberkulosis pada kulit.
  • Pasien yang hipersensitivitas terhadap kandungan dalam obat ini.
  • Terapi jangka lama.
  • Wanita hamil.
  • Ibu menyusui.
  • Anak-anak.
  • Hubungi dokter bila timbul infeksi baru.

Sesuai kemasan per Oktober 2019.

Artikel Terkait