Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Tizanidine (Alias: Tizanidin)

Terakhir ditinjau oleh dr. Irene, M.Gizi pada 06 Feb 2019
Tizanidin merilekskan kejang otot, kram, dan kekakuan otot
Tizanidin digunakan untuk membantu merilekskan otot

Merk dagang yang beredar:

Myores, Sirdalud, Tizacom, Tizanidine Hydrochloride, Zitanid

Tizanidine merupakan obat yang digunakan untuk membantu merilekskan otot akibat kejang otot, kram, dan kekakuan otot. Obat ini bekerja pada sistem saraf pusat untuk menghasilkan efek relaksasi pada otot.

Tizanidine (Tizanidin)
Golongan

Relaksan otot

Kategori Obat

Obat resep

Bentuk Obat

Tablet

Dikonsumsi oleh

Dewasa

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori C: Penelitian pada hewan percobaan menunjukkan efek buruk terhadap janin dan tidak ditemukan studi yang memadai pada manusia. Namun, mengingat efektivitasnya, penggunaannya dapat dipertimbangkan pada wanita hamil sekalipun berisiko.

Dosis

Dosis diberikan oleh dokter berdasarkan kondisi medis. Dosis yang diberikan mungkin bervariasi berdasarkan kondisi individu. Selama pengobatan, dokter akan melihat respons terhadap pengobatan dan melakukan penyesuaian dosis bila diperlukan.

Oral

Spastisitas

  • Dewasa: Pada pasien dengan multiple sclerosis atau cedera/penyakit sumsum tulang belakang: Awalnya, 2 mg sebagai dosis tunggal, ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan pasien dan respons dengan penambahan 2-4 mg setiap hari pada jarak 3-4 hari. Dosis diberikan dalam 3-4 dosis terbagi. Dosis biasa: 24 mg per hari. Maks: 36 mg per hari.

Aturan pakai Tizanidine dengan benar

Baca petunjuk di kemasan dan ikuti anjuran dari dokter sebelum menggunakan obat tizanidine. Obat ini dikonsumsi sesuai arahan dari dokter. Biasanya 6 hingga 8 jam. Dosis akan diberikan sesuai kondisi medis. Selalu beritahu dokter apa saja obat yang Anda konsumsi selain obat ini. Untuk mengurangi risiko efek samping, dokter akan memberikan dosis secara bertahap, dimulai dari dosis rendah.

Obat ini dapat menyebabkan gejala putus obat, jika setelah digunakan secara teratur dan dalam waktu yang lama pemakaian obat tiba-tiba dihentikan. Konsultasi terlebih dahulu sebelum berhenti menggunakan obat ini. Dokter akan menurunkan dosis Anda sebelum menghentikan pemakaian obat. Beritahu dokter jika kondisi semakin memburuk atau tidak membaik.

Efek Samping

Efek samping dapat terjadi pada pemakaian Tizanidine. Jika terjadi efek samping yang berlebihan, maka harus langsung ditangani oleh tim medis. Efek samping yang umum terjadi pada pemakaian tizanidine, seperti mulut kering, mengantuk, pusing, sembelit, dan rasa lemas. Jika efek samping semakin memburuk segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis. Segera cari bantuan medis jika terjadi efek samping berikut:

  • Pingsan
  • Perubahan mental
  • Detak jantung lambat atau tidak teratur
  • Gangguan penglihatan
  • Halusinasi

Ada beberapa efek samping lain yang belum terdaftar. Jika Anda mempunyai efek lain seperti di atas, tanyakan kepada dokter yang merawat Anda.

Peringatan

Beritahukan dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya, terutama bila Anda memiliki riwayat atau kondisi berikut:

  • Gangguan ginjal
  • Gangguan kejiwaan
  • Gangguan jantung

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis, seperti:

  • Gangguan fungsi hati
  • Mengalami kondisi medis yang membutuhkan pengobatan dengan fluvoxamine, ciprofloxacin

Informasi lebih lengkap bisa dilihat pada kemasan.

Interaksi

Interaksi pada obat mungkin terjadi jika mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Jika ingin menggunakan obat secara bersamaan harap konsultasi ke dokter Anda, Dokter akan mengganti dosis obat tersebut jika memang harus digunakan secara bersamaan

Mengonsumsi obat tizanidine dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi seperti:

  • Dapat meningkatkan efektivitas plasma dengan kontrasepsi oral.
  • Dapat meningkatkan efek hipotensi, hipertensi rebound dan takikardia dengan β-adrenoceptor blocker, digoxin.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Referensi

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/tizanidine-oral-route/description/drg-20066921
Diakses pada 7 Desember 2018.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/search?q=tizanidine
Diakses pada 7 Desember 2018.

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-1024/tizanidine-oral/details
Diakses pada 7 Desember 2018.

Artikel Terkait:
Back to Top