Tiola Kaplet

21 Des 2020| Dea Febriyani
Tiola kaplet adalah suplemen untuk mengatasi neuropati diabetik

Deskripsi obat

Tiola kaplet adalah suplemen untuk mengatasi gangguan saraf akibat diabetes (neuropati diabetik), serta mencegah dan memperbaiki sel yang rusak akibat radikal bebas. Suplemen ini merupakan produk konsumen yang dapat dibeli bebas.
Tiola kaplet mengandung alpha-lipoic acid atau asam lipoat, chromium, biotin, vitamin B12, dan vitamin B6. Neuropati diabetik adalah jenis kerusakan saraf yang dapat terjadi jika pasien menderita diabetes. Gula darah (glukosa) tinggi dapat merusak saraf di seluruh tubuh. Neuropati diabetik paling sering merusak saraf di tungkai dan kaki. Kandungan utama alpha-lipoic acid membantu melawan radikal bebas, yaitu zat yang menyebabkan kerusakan sel, serta membantu tubuh menjadi lebih sensitif terhadap insulin.

Tiola Kaplet
Golongan ObatProduk konsumen. Produk yang dapat dibeli secara bebas.
Kandungan utamaAlpha-lipoic acid, chromium, biotine, vitamin B12, dan vitamin B6.
Kelas terapiSuplemen dan terapi penunjang.
Klasifikasi obatSuplemen.
Kemasan1 box isi 5 strip @ 6 kaplet
ProdusenPyridam Farma

Informasi zat aktif

Vitamin B6 diperlukan untuk mempertahankan fungsi gula, lemak, dan protein yang tepat dalam tubuh. Selain itu, vitamin ini juga diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan otak, saraf, kulit, dan banyak bagian tubuh lainnya. Vitamin B6 terjadi secara alami dalam makanan, seperti daging, unggas, kacang-kacangan, biji-bijian, pisang, dan alpukat.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin B6 diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran pencernaan setelah pemberian oral.
  • Distribusi: Melintasi plasenta dan memasuki ASI.
  • Metabolisme: Diubah menjadi piridoksal fosfat dan piridoksamin fosfat, yang disimpan dan dimetabolisme terutama di hati.
  • Ekskresi: Dibuang melalui urine.

Vitamin B12 diperlukan untuk fungsi dan perkembangan otak, saraf, sel darah, dan banyak bagian tubuh lainnya. Vitamin B12 merupakan vitamin esensial. Tubuh membutuhkan vitamin B12 untuk bekerja dengan baik. Vitamin B12 dapat ditemukan dalam makanan, seperti daging, ikan, dan produk susu.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin B12 diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap melalui saluran pencernaan.
  • Distribusi: Di dalam darah, didistribusikan dan disimpan di hati dan sumsum tulang. Melintasi plasenta dan sejumlah kecil masuk ke dalam ASI.
  • Ekskresi: Melalui empedu dan melalui urine.

Indikasi (manfaat) obat

  • Mengatasi gangguan saraf akibat diabetes.
  • Mencegah serta memperbaiki kerusakan sel yang disebabkan radikal bebas.

Alpha-lipoic acid dalah antioksidan yang ada di banyak makanan dan dibuat secara alami di tubuh. Selama bertahun-tahun, suplemen alpha-lipoic acid  telah digunakan di beberapa bagian Eropa untuk mengatasi beberapa jenis kerusakan saraf. Penelitan menunjukkan bahwa zat ini mungkin juga dapat membantu mengatasi diabetes tipe 2.
Chromium bermanfaat untuk menurunkan gula darah, sehingga dapat mengontrol kadar gula darah pada pasien diabetes.
Biotin atau vitamin B7 adalah anggota dari keluarga vitamin B kompleks yang larut dalam air. Biotin berfungsi dalam pemecahan (metabolisme) asam lemak dan produksi glukosa. Kadar biotin juga dapat memengaruhi kadar gula darah. Itu sebabnya, zat ini mampu menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2.
Vitamin B6 dan vitamin B12 mampu memelihara kesehatan sistem saraf pusat dan mencegah kerusakan saraf.

Komposisi obat

  • Alfa-lipoic acid 300 mg.
  • Chromium 100 mcg.
  • Biotine 30 mcg.
  • Vitamin B12 100 mcg.
  • Vitamin B6 50 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

1 kaplet sebanyak 1-2 kali/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesuai petunjuk penggunaan atau anjuran dokter.

Efek samping obat

  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sedikit sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Pusing.
    Berisitirahatlah ketika Anda merasa pusing agar Anda tidak pingsan. Hindari mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin ketika Anda merasakan efek samping ini. Hindari mengonsumsi alkohol karena akan memperburuk keadaan Anda.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Sakit perut.
    Istirahatkan tubuh Anda agar lebih rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi lebih sedikit, tetapi lebih sering dapat membantu mengurangi efek samping ini. Anda juga bisa mengompres perut dengan bantalan panas atau botol berisi air panas.
  • Sakit kepala.
    Ketika merasa sakit kepala, beristirahatlah hingga merasa lebih baik. Jangan mengonsumsi alkohol karena akan menimbulkan rasa kantuk. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah seminggu pertama.
  • Telinga berdenging.
  • Gangguan tidur.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Kulit kemerahan (ruam).
  • Perubahan suasana hati.

Cara penyimpanan obat

Simpan di tempat sejuk dan kering pada suhu 15-25°C. Jauhkan dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita kondisi perilaku atau kejiwaan, seperti depresi, kecemasan, atau skizofrenia.
  • Pasien yang mejalani prosedur angioplasti, yaitu pelebaran arteri yang menyempit.
  • Pasien dengan polisitemia vera, yaitu jumlah sel darah merah yang tinggi.

Kategori kehamilan

Alpha-lipoic acid dan biotine:
Kategori N: Keamanan penggunaan Tiola kaplet pada ibu hamil dan menyusui belum diketahui. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya.

Vitamin B6 dan vitamin B12:
Kategori A: Hasil penelitian menunjukkan obat cukup aman dan tidak mengganggu perkembangan janin di trimester pertama, maupun trimester selanjutnya.

Bila dikonsumsi dalam dosis berlebihan:
Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Tiola kaplet pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen suplemen ini.
  • Pasien dengan penyakit hati atau ginjal.
  • Pasien dengan riwayat stroke.
  • Pasien penderita anemia megaloblastik, yaitu kekurangan sel darah karena ukuran sel darah merah terlalu besar.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Pengobatan untuk kanker (kemoterapi).
    Alpha-lipoic acid atau asam lipoat adalah antioksidan. Antioksidan dapat menurunkan efektivitas beberapa obat yang digunakan untuk kanker. 
  • Obat untuk diabetes (obat antidiabetes), misalnya insulin.
    Alpha-lipoic acid dan chromium dapat menurunkan gula darah. Obat diabetes juga digunakan untuk menurunkan gula darah. Mengonsumsi alpha-lipoic acid bersama obat diabetes dapat menyebabkan gula darah Anda terlalu rendah.
  • Altretamin.
    Mengonsumsi vitamin B6 dengan obat kemoterapi altretamin dapat mengurangi efektivitasnya.
  • Barbiturat.
    Mengonsumsi vitamin B6 dengan barbiturat dapat menurunkan durasi kerja obat barbiturat.
  • Altretamin.
    Mengonsumsi vitamin B6 dengan obat altretamin dapat mengurangi efektivitas altretamin.
  • Neomisin, kloramfenikol, dan asam aminosalisilat.
    Obat di atas dapat mengurangi penyerapan vitamin B12.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Reaksi alergi, seperti ruam, gatal, kulit merah, bengkak, melepuh, atau mengelupas dengan atau tanpa demam; sesak di dada atau kesulitan bernapas, menelan, atau berbicara; suara serak yang tidak biasa; serta pembengkakan pada mulut, wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.
  • Tanda-tanda gula darah rendah, seperti pusing, sakit kepala, rasa mengantuk, perasaan lemas, gemetar, detak jantung cepat, lapar, atau berkeringat.
  • Perubahan penglihatan.

Pyridan Farma. https://www.pyfa.co.id/product/tiola-kaplet/
Diakses pada 23 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/diabetes/supplement-guide-alpha-lipoic-acid
Diakses pada 23 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-932/chromium
Diakses pada 23 November 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/318724#safety
Diakses pada 23 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-934/pyridoxine-vitamin-b6
Diakses pada 23 November 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-926/vitamin-b12
Diakses pada 23 November 2020

Drugs. https://www.drugs.com/sfx/alpha-lipoic-acid-300-side-effects.html
Diakses pada 23 November 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email