Ticuring tablet 250 mg adalah obat yang berguna sebagai mengurangi resiko terjadinya stroke trombotik dan mengurangi resiko trombosis.
Ticuring tablet 250 mg adalah obat yang berguna sebagai mengurangi resiko terjadinya stroke trombotik dan mengurangi resiko trombosis.
Ticuring tablet 250 mg adalah obat yang berguna sebagai mengurangi resiko terjadinya stroke trombotik dan mengurangi resiko trombosis.
Ticuring tablet 250 mg adalah obat yang berguna sebagai mengurangi resiko terjadinya stroke trombotik dan mengurangi resiko trombosis.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 130.625/strip (250 mg) per Desember 2019
Kemasan 1 box isi 2 strip @ 10 tablet (250 mg)
Produsen Lapi Laboratories

Ticuring adalah obat yang untuk mengurangi resiko terjadinya stroke trombotik dan mengurangi resiko proses koagulasi dalam pembuluh darah yang berlebihan (trombosis). Obat ini merupakan golongan obat keras yang memerlukan resep dokter. Ticuring mengandung zat aktif ticlopidine HCl.

Diindikasikan untuk:

  • Mengurangi resiko terjadinya penyumbatan aliran darah yang terjadi akibat pembekuan darah di dalam salah satu arteri otak (stroke trombotik) fatal dan non fatal pada penderita yang telah mengalami kejadian serupa sebelumnya, penderita yang telah mengalami gejala prekursor stroke misalnya transient ischemic attack sebelumnya, dan penderita yang telah menderita stroke trombotik secara lengkap.
  • Mengurangi resiko proses koagulasi dalam pembuluh darah yang berlebihan sehingga menghambat aliran darah (trombosis) pada penderita yang tidak dapat menerima aspirin.

Ticlopidine HCl 250 mg.

1 tablet sebanyak 1-2 kali/hari.

Dikonsumsi bersama makanan.

  • Keluhan saluran cerna: Mual, muntah, diare
  • Kelainan hematologik:
    • Rendahnya jumlah sel darah putih yang ada di dalam tubuh (leukopenia).
    • Sel darah putih dapat berkurang akibat infeksi dari patogen khususnya mikroorganisme (agranuglositosis).
    • Jumlah keping darah (trombosit) rendah (trombositopenia).
    • Penurunan jumlah eritrosit, leukosit, dan trombosit (pansitopenia).
    • Pendarahan.
  • Biduran (urtikaria).
  • Kemerahan kulit.
  • Kemerahan atau ruam pada kulit (eritema).
  • Gangguan faal hati.
  • Kadar lipid atau lemak dalam darah meningkat tinggi (hiperlipidemia).
  • Hemopati.
  • Keadaan patologi yang timbul akibat kelainan faal hemostasis (diatesis hemoragik).
  • Pasien dengan riwayat leukimia, trombositopenia, agranulositosis.
  • Gangguan hemostatik atau perdarahan aktif misalnya perdarahan tukak lambung atau perdarahan yang memanjang.
  • Alergi terhadap ticlopidine.
  • Penderita gangguan hati yang berat.
  • Pemberian ticuring harus dihentikan bila selama pengobatan terjadi kelainan hematologik.
  • Pasien yang sebelum operasi pembedahan atau pencabutan gigi, dokter harus diberitahu bahwa penderita sedang mendapat ticlopidine.
  • Dokter harus diberitahu bila terjadi perdarahan atau hematoma.
  • Wanita hamil, ibu menyusui.
  • Anak-anak dibawah 18 tahun.
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal.

Sesuai kemasan per Desember 2019

Artikel Terkait