Termorex Sirup 60 ml

09 Agu 2020| Arif Putra
Termorex sirup adalah obat untuk meringankan sakit gigi, sakit kepala, dan menurunkan demam.

Deskripsi obat

Termorex sirup adalah obat untuk meringankan sakit gigi, sakit kepala, dan menurunkan demam. Obat ini merupakan obat bebas yang tidak memerlukan resep dokter. Termorex sirup mengandung zat aktif parasetamol.
Termorex Sirup 60 ml
Golongan ObatObat bebas. Obat yang boleh dibeli secara bebas tanpa menggunakan resep dokter.
HETRp 15.500/botol per November 2019.
Kemasan1 box isi 1 botol @ 60 ml
ProdusenKonimex

Indikasi (manfaat) obat

  • Menurunkan demam.
  • Meredakan nyeri ringan hingga sedang seperti sakit gigi dan sakit kepala.

Parasetamol bekerja dengan mengurangi produksi prostaglandin atau zat penyebab peradangan, penurunan prostaglandin dalam tubuh akan mengurangi gejela peradangan seperti demam dan nyeri.

Komposisi obat

Tiap 5 ml: Parasetamol 160 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Anak-anak:

  • 0-1 tahun: ½ sendok takar (2,5 ml) sebanyak 3-4 kali/hari.
  • 1-2 tahun: 1 sendok takar (5 ml) sebanyak 3-4 kali/hari.
  • 2-6 tahun: 1-1 ½ sendok takar (5-7,5 ml) sebanyak 3-4 kali/hari.
  • 6-9 tahun: 2 sendok takar (10 ml) sebanyak 3-4 kali/hari.
  • 9-12 tahun: 3 sendok takar (15 ml) sebanyak 3-4 kali/hari.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Efek samping obat

  • Mual.
  • Reaksi alergi.
  • Sakit pada perut bagian atas.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Gatal.
  • Feses berwarna gelap.
  • Kelelahan.
  • Perubahan pada warna kulit atau sklera mata menjadi kekuningan.
  • Muntah.
  • Kondisi ketika jumlah sel neutrofil dalam darah menurun (neutropenia).
  • Penurunan tekanan darah (hipotensi).
  • Kondisi rendahnya jumlah trombosit di dalam tubuh (trombositopenia).
  • Kondisi rendahnya jumlah sel darah putih di dalam tubuh (leukopenia).
  • Pada penggunaan jangka panjang dan dosis besar dapat menyebabkan kerusakan hati.
  • Pembengkakan akibat penumpukan cairan pada beberapa bagian tubuh yang biasanya berada di sekitar mata, pipi, atau bibir (angioedema).
  • Rasa gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus).
  • Ruam pada kulit.
  • Biduran (urtikaria).
  • Gangguan kesulitan tidur (insomnia).
  • Urin berwarna gelap.

Perhatian Khusus

  • Hentikan penggunaan jika terjadi reaksi anafilaksis atau reaksi alergi.
  • Pasien penderita gangguan hati.
  • Pasien penderita gangguan ginjal berat.
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Pasien kekurangan gizi kronis.
  • Hentikan penggunaan jika selama 3 hari mengonsumsi ini demam tidak menurun atau setelah 5 hari nyeri tidak hilang.
  • Dapat menyebabkan kelainan serius pada kulit, serta lapisan bola mata, dalam mulut, dubur, dan alat kelamin (sindrom Stevens-Johnson).

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap parasetamol.
  • Pasien yang memiliki penyakit hati yang berat.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Kloramfenikol.
    Parasetamol dapat meningkatkan konsentrasi serum kloramfenikol.
  • Kolestiramin.
    Kolestiramin dapat mengurangi penyerapan parasetamol.
  • Probenesid.
    Probenesid dapat meningkatkan konsentrasi serum parasetamol.
  • Rifampisin dan antikonvulsan seperti fenobarbital, karbamazepin, fenitoin, dan primidon.
    Konsentrasi serum parasetamol akan menurun jika dikonsumsi dengan obat di atas.
  • Antikoagulan kumarin dan warfarin.
    Parasetamol dapat meningkatkan efek penghambat pembekuan darah warfarin dan kumarin jika digunakan dalam jangka panjang,
  • Domperidon dan metoklopramid.
    Parasetamol dapat meningkatkan penyerapan dari domperidon dan metoklopramid.

Sesuai kemasan per November 2019

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/paracetamol
Diakses pada 7 Agustus 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-362/acetaminophen-oral/details
Diakses pada 7 Agustus 2020

Medline Plus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a681004.html
Diakses pada 7 Agustus 2020

Drugs. https://www.drugs.com/acetaminophen.html
Diakses pada 7 Agustus 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email