Alfabet
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Tembaga (Alias: Copper)

Ditulis oleh Olivia
Terakhir ditinjau oleh dr. Irene Gabriela, M.Gizi
Tembaga adalah obat yang dapat mencegah gangguan tulang belakang dan osteoporosis
Tembaga dapat mencegah terjadinya gangguan tulang belakang

Merk dagang yang beredar:

Liverill

Tembaga merupakan obat yang digunakan untuk mengobati dan mencegah defisiensi tembaga. Kandungan mineral ini bisa ditemukan pada kacang-kacangan, biji-bijian, makanan laut, sereal. Kekurangan tembaga dapat menyebabkan anemia dan osteoporosis.

Tembaga (Copper)
Golongan

Suplemen mineral

Kategori Obat

Obat Bebas dan Resep

Bentuk Obat

Tablet dan kapsul

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori B: Penelitian pada sistem reproduksi hewan percobaan tidak menunjukkan adanya
risiko pada janin, namun tidak ada penelitian terkontrol yang telah dilakukan pada wanita hamil.

Dosis

Dosis diberikan oleh dokter berdasarkan kondisi medis. Dosis yang diberikan mungkin bervariasi berdasarkan kondisi individu. Selama pengobatan, dokter akan melihat respon terhadap pengobatan dan melakukan penyesuaian dosis bila diperlukan.

Kekurangan nutrisi (oral)

  • Dewasa: 900 mcg/hari (maks: 10 mg/hari). Wanita hamil 1 mg/hari. Wanita menyusui 1,3 mg/hari. Remaja umur lebih dari 14 tahun 890 mcg/hari (maks: 8 mg/hari).
  • Anak: 0-6 bulan 200 mcg/hari. 7-12 bulan 220 mcg/hari. 1-3 tahun 340 mcg/hari (maks: 1 mg/hari). 4-8 tahun 440 mcg/hari (maks: 3 mg/hari). 9-13 tahun 700 mcg/hari (maks: 5 mg/hari).

Aturan pakai Tembaga dengan benar

Baca petunjuk di kemasan dan ikuti perintah dari dokter sebelum menggunakan obat tembaga.

Obat dikonsumsi sesuai saran dari dokter. Dosis diberikan sesuai kondisi medis.

Jangan mengubah dosis atau menggunakan lebih lama, sesuaikan dengan kondisi Anda,

Beritahu dokter jika kondisi semakin memburuk atau tidak membaik.

Efek Samping

Efek samping dapat terjadi pada pemakaian obat-obatan. Efek samping belum tentu terjadi di setiap pemakaian obat akan tetapi jika terjadi efek samping yang berlebihan, harus langsung mendapatkan penanganan medis.

Efek samping yang dapat terjadi pada pemakaian suplemen tembaga seperti: sakit perut, mual, muntah, mulas, sakit kepala, pusing, diare. Jika efek samping semakin memburuk segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Segera cari bantuan medis jika terjadi efek samping yang serius seperti:

  • Pingsan
  • Koma
  • Darah dalam urin
  • Rasa sakit saat buang air kecil

Ada beberapa efek samping lain yang belum terdaftar. Jika Anda mempunyai efek lain seperti di atas, tanyakan kepada dokter yang merawat Anda.

Peringatan

Beritahukan dokter Anda mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya, terutama bila Anda memiliki riwayat atau kondisi berikut:

  • Gangguan hati atau ginjal
  • Penyakit Wilson
  • Sedang hamil atau sedang menyusui

Interaksi

Interaksi pada obat mungkin akan terjadi jika mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Jika ingin menggunakan obat secara bersamaan harap konsultasi ke dokter Anda, dokter akan mengganti dosis obat tersebut jika memang harus digunakan secara bersamaan

Mengonsumsi suplemen tembaga dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi seperti:

  • Menghambat penyerapan suplemen zat besi oral, Zinc oral / parenteral, D-Penicillamine atau tembaga chelate trientine.
  • Jumlah molibdenum yang berlebihan dapat menyebabkan defisiensi tembaga.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Penyakit
Artikel Terkait:
Back to Top