Tamiflu Kapsul 75 mg

29 Jan 2021| Ajeng Prahasta
Tamiflu kapsul adalah obat untuk mengobati influenza.

Deskripsi obat

Tamiflu kapsul adalah obat untuk mengobati dan mencegah infeksi virus influenza tipe A dan tipe B. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Tamiflu kapsul mengandung zat aktif olsetamivir.

Tamiflu Kapsul 75 mg
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
Produk HalalYa
Kandungan utamaOlsetamivir.
Kelas terapiAntivirus.
Klasifikasi obatInhibitor neuraminidase.
Kemasan1 box isi 1 strip @ 10 tablet (75 mg)
ProdusenBoehringer InGelheim

Informasi zat aktif

<p>Oseltamivir adalah bentuk awal dari oseltamivir karboksilat. Oseltamivir karboksilat bekerja menghambat neuraminidase (sialidase) yaitu enzim permukaan virus yang bertanggung jawab untuk penggandaan (replikasi) dan infektivitas virus influenza tipe A dan tipe B, sehingga mencegah pelepasan virus dari sel yang terinfeksi. Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, olsetamivir diketahui memiliki status:</p> <ul> <li>Absorpsi: Diabsorpsi secara cepat dari saluran cerna. Obat yang masuk ke peredaran darah seluruh tubuh (ketersediaan hayati) sebanyak 75% dalam bentuk karboksilat dan waktu dimana obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) sekitar 3-4 jam.</li> <li>Distribusi: Didistribusikan ke seluruh tubuh, termasuk saluran pernapasan atas dan bawah. Volume distribusi sebanyak 23-26 L dalam bentuk karboksilat. Ikatan protein plasma sekitar 3%.</li> <li>Metabolisme: Dimetabolisme secara ekstensif menjadi olsetamivir karboksilat.</li> <li>Ekskresi: Diekskresi melalui urin sebanyak 90% dalam bentuk karboksilat dan feses dan waktu obat dikeluarkan tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh elimasi) selama 1-3 jam.</li> </ul>

Indikasi (manfaat) obat

  • Mengatasi infeksi virus influenza tipe A dan tipe B.

Oseltamivir berada dalam kelas obat yang disebut penghambat neuraminidase. Olsetamivir bekerja dengan menghentikan penyebaran virus flu di dalam tubuh. Oseltamivir membantu mempersingkat waktu gejala flu seperti hidung tersumbat atau berair, sakit tenggorokan, batuk, nyeri otot atau sendi, kelelahan, sakit kepala, demam, dan kedinginan bertahan.

Komposisi obat

Olsetamivir 75 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa:

  • Infulenza tipe A dan tipe B: 75 mg sebanyak 2 kali sehari selama 5 hari.
  • Pencegahan (profilaksis) influenza tipe A dan tipe B: 75 mg/hari selama 10 hari, pengobatan dapat dilanjutkan selama 6 minggu.

Anak-anak:

  • Influenza tipe A dan tipe B:
    • 0-1 bulan: 1-2 mg/kg.
    • 1-3 bulan: 2,5 mg/kg.
    • 3-12 bulan: 3 mg/kg.
    • 1 tahun ke atas dengan berat badan 15 kg ke bawah: 30 mg.
    • 1 tahun ke atas degan berat badan 15-23 kg: 45 mg.
    • 1 tahun ke atas dengan berat badan 40 kg ke atas: 75 mg.
      Seluruh dosis diberikan sebanyak 2 kali/hari selama 5 hari.
  • Pencegahan (profilaksis) influenza tipe A dan tipe B:
    • 0-1 bulan: 1-2 mg/kg.
    • 1-3 bulan: 2,5 mg/kg.
    • 3-12 bulan: 3 mg/kg.
    • 1 tahun ke atas dengan berat badan 15 kg ke bawah: 30 mg.
    • 1 tahun ke atas degan berat badan 15-23 kg: 45 mg.
    • 1 tahun ke atas dengan berat badan 40 kg ke atas: 75 mg
      Seluruh dosis diberikan 1 kali/hari sebanyak 10 hari, dosis dapat dilanjutkan hingga 6 minggu.

Dosis dihitung dengan mengalikan berat badan pasien.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan, sebaiknya dikonsumsi bersama makanan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada saluran pencernaan. Kapsul dapat dibuka dan dicampurkan dengan makanan atau susu.

Efek samping obat

  • Mual dan muntah.
    Minumlah sedikit air tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya atau urin berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Diare.
    Minum banyak cairan untuk menghindari dehidrasi. Bicaralah dengan apoteker jika Anda mengalami tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih sedikit dari biasanya atau kencing berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Sakit kepala.
    Cobalah minum banyak air dan mintalah apoteker untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit yang sesuai. Jika sakit kepala terus berlanjut, segera bicarakan kepada dokter Anda.
  • Nyeri perut.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan gangguan pernapasan.
  • Pasien dengan penyakit jantung kronis.
  • Pasien dengan gangguan ginjal dan hati yang berat.
  • Pasien dengan gangguan kekebalan tubuh.
  • Anak-anak.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Kategori kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan tamiflu kapsul pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap olsetamivir.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Pretomanid.
    Pretomanid dapat meningkatkan kadar olsetamivir dalam darah sehingga berpotensi menyebabkan meningkatnya risiko efek samping dari olsetamivir.
  • Klopidogrel.
    Klopidogrel dapat menurunkan kadar olsetamivir dalam darah sehingga berpotensi menyebabkan mengurangi efek samping dari klopidogrel.
  • Vaksin flu.
    Olsetamivir dapat menurunkan perlindungan dari vaksin flu yang diberikan.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

<ul> <li>Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.<br />Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.</li> <li>Sudah mendekati jadwal berikutnya.<br />Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.</li> <li>Jangan menggandakan dosis yang terlewat.<br />Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.</li> <li>Sering lupa mengonsumsi obat.<br />Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.</li> </ul>

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

<ul> <li>Kemerahan (ruam) kulit.</li> <li>Bengkak pada wajah, lidah, tenggorokan.</li> <li>Pusing parah.</li> <li>Kesulitan bernapas.</li> </ul> <p>Jika mengalami salah satu atau beberapa gejala, segera informasikan kepada dokter Anda. Jangan menghentikan obat tanpa persetujuan dari dokter.</p>

MIMS. https://www.mims.com/philippines/drug/info/oseltamivir?mtype=generic
Diakses pada 7 September 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-17765-5294/tamiflu-oral/oseltamivir-oral/details https://reference.medscape.com/drug/tamiflu-oseltamivir-342618
Diakses pada 7 September 2020

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a699040.html
Diakses pada 7 September 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email