Tamezol Kapsul 20 mg

29 Jun 2020| Dina Rahmawati
Tamezol kapsul adalah obat untuk mengatasi luka pada dinding lambung, usus 12 jari, dan  tumor di pankreas atau bagian atas usus halus (sindrom Zollinger-Ellison).

Deskripsi obat

Tamezol kapsul digunakan untuk mengatasi luka pada dinding lambung, usus 12 jari, dan tumor di pankreas atau bagian atas usus halus (sindrom Zollinger-Ellison). Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Tamezol kapsul mengandung zat aktif omeprazol yang mampu menghambat produksi asam lambung.

Tamezol Kapsul 20 mg
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
Kemasan1 box isi 3 strip @ 10 kapsul (20 mg)
ProdusenKalbe Farma

Indikasi (manfaat) obat

Mengatasi:

  • Luka pada dinding usus 12 jari (ulkus duodenum).
  • Luka pada dinding lambung (tukak lambung).
  • Penipisan (erosi) pada dinding lambung atau usus 12 jari yang disebablan obat antiinflamasi non steroid (AINS).
  • Eradikasi H. pylori pada pasien penderita luka pada dinding lambung (tukak lambung).
  • Tumor di pankreas atau bagian atas usus halus (sindrom Zollinger-Ellison).

Komposisi obat

Omeprazol 20 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Ulkus duodenum dan ulkus lambung: 20-40 mg sebanyak 1 kali/hari.
    • Pencegahan: 10 mg/hari.
  • Ulkus yang disebabkan oleh AINS: 20 mg sebanyak 1 kali/hari.
  • Helicobacter pylori pada penyakit ulkus peptikum: 40 mg/hari dengan kombinasi amoksisilin 1,5 gtam dalam dosis terbagi selama 2 minggu.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesuai petunjuk dokter.

Efek samping obat

  • Sakit kepala.
  • Nyeri pada perut.
  • Diare.
  • Mual.
  • Muntah.
  • Pusing.
  • Infeksi saluran pernapasn bawah.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
  • Ruam pada kulit.
  • Batuk.
  • Kerontokan rambut (alopecia).
  • Kesemutan (parestesia).
  • Menstimulasi pertumbuhan sel ECL (enterochromaffin like cells).
  • Pada penggunaan jangaka panjang dapat menimbulkan adanya pertumbuhan bakteri yang berlebihan pada saluran pencernaan.

Perhatian Khusus

  • Pada penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan gangguan kecemasan terhadap penyakit (hipoklorindik) dan kelebihan hormon gastrin dalam tubuh, gastrin merupakan hormon yang memicu produksi asam lambung (hipergastrinemia).
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Hikangkan keganasan sebelum memulai terapi dengan obat ini.
  • Pasien penderita gangguan hati.
  • Pasien yang memiliki kadar magnesium yang rendah dalam darah (hipomagnesia).
  • Anak-anak.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap omeprazol.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Erlotinib.
  • Nelfinavir.
  • Rilpivirin.

Kalbemed. https://kalbemed.com/Products-Diseases/Products/Read-Product-Article/ArtMID/458/ArticleID/205/TAMEZOL
Diakses pada 23 Juni 2020

Pionas. http://pionas.pom.go.id/monografi/omeprazol
Diakses pada 23 Juni 2020

Drugs. https://www.drugs.com/omeprazole.html
Diakses pada 23 Juni 2020

Medscape. https://reference.medscape.com/drug/prilosec-omeprazole-341997#0
Diakses pada 23 Juni 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email