Suvesco untuk mengurangi kadar kolesterol tinggi
Suvesco untuk mengurangi kadar kolesterol tinggi
Suvesco untuk mengurangi kadar kolesterol tinggi
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 143.000/strip (10 tablet) per Maret 2019
Kemasan I box isi 2 strip @ 10 tablet (20 mg)
Produsen Dipa Pharmalab Intersains

Suvesco adalah obat yang dikonsumsi untuk mengurangi kadar kolesterol jahat dan trigliserida dalam darah, dan menaikkan kadar kolesterol baik. Obat ini dapat memperlambat penumpukan plak di pembuluh darah serta menurunkan risiko stroke, serangan jantung dan komplikasi jantung. Obat ini mengandung rosuvastatin kalsium yang dapat mengurangi kadar kolesterol "jahat" (low-density lipoprotein, atau LDL) dan trigliserida dalam darah, dan meningkatkan kadar kolesterol "baik" (high-density lipoprotein, atau HDL). Suvesco termasuk golongan obat keras yang memerlukan resep dokter.

Diindikasikan untuk pasien dengan kadar kolesterol tinggi, termasuk akibat faktor keturunan (herediter) yang diwarisi dari satu orang tua (heterozigot) dan diwarisi dari kedua orangtua (homozigot)

Rosuvastatin calcium 20,835 mg.

Dewasa:

Hiperlipidemia atau pencegahan risiko penyakit jantung pada pasien yang memiliko risiko tinggi

Dosis awal: 5 atau 10 mg/hari. Dosis dapat ditingkatkan pada interval 4 minggu hingga mencapai dosis 20 mg/hari jika perlu. Maksimal pemberan 40 mg 1 kali/hari

Anak:

Kadar kolesterol tinggi (hiperkolesterolemia) yang diturunkan dari salah satu orangtua (familial heterozigot) usia 10 tahun ke atas:

Dosis awal 5 mg sebanyak 1 kali/hari. Dosis dapat disesuaikan dengan interval minimal 4 minggu.

Dosis maksimal: 20 mg/hari

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Nyeri otot, kelemahan otot, kebingungan, gangguan memori, kehilangan nafsu makan, urine berwarna gelap, mual, dan sakit perut.

Hipersensitif, penyakit hati aktif, gangguan ginjal berat, gangguan otot (miopati), hamil, menyusui, anak-anak.

Pasien yang memiliki faktor risiko untuk terjadinya kelainan otot (hipotiroidisme yang tidak diobati, gangguan ginjal), riwayat penyakit hati kronis dan alkoholisme.

Gemfibrozil, siklosporin, antasida, eritromisin, itrakonazole. Dapat meningkatkan kelainan otot (miopati) jika diberikan dengan fenofibrate dan niacin.

MIMS. http://mims.com/indonesia/drug/info/rosuvastatin/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 22 Maret 2019

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/rosuvastatin.html
Diakses pada 22 Maret 2019

Artikel Terkait