Sunkist Cherry Concentrate Kapsul

16 Des 2020| Dea Febriyani
Sunkist Cherry Concentrate kapsul adalah suplemen untuk memelihara kesehatan

Deskripsi obat

Sunkist Cherry Concentrate kapsul adalah suplemen untuk memelihara kesehatan. Suplemen ini merupakan produk konsumen yang dapat dibeli bebas.

Sunkist Cherry Concentrate kapsul mengandung cherry concentrate dan vitamin C. Cherry concentrate adalah sari buah cherry terkonsentrasi, sedangkan vitamin C adalah vitamin yang larut dalam air dan berasal dari berbagai jenis buah dan sayuran. Kombinasi cherry concentrate dan vitamin C bermanfaat sebagai antioksidan kuat untuk melawan radikal bebas yang merupakan sumber dari segala jenis penyakit. Vitamin C juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi.

Sunkist Cherry Concentrate Kapsul
Golongan ObatProduk konsumen. Produk yang dapat dibeli secara bebas.
Kandungan utamaCherry concentrate dan vitamin C.
Kelas terapiSuplemen dan antioksidan.
Klasifikasi obatSuplemen.
Kemasan1 botol @ 60 kapsul
ProdusenRadiant Sentral Nutrind

Informasi zat aktif

Vitamin C (asam askorbat) adalah vitamin yang larut dalam air, bertindak sebagai antioksidan yang penting untuk perbaikan jaringan dan pembentukan kolagen. Selain itu, vitamin C terlibat dalam pembentukan lipid dan protein, metabolisme karbohidrat, penyerapan dan penyimpanan zat besi, dan respirasi sel.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, vitamin C diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Mudah diserap dari saluran cerna.
  • Distribusi: Tersebar luas di jaringan tubuh. Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Iktatan protein plasma sekitar 25%.
  • Metabolisme: Dimetabolisme menjadi metabolit tidak aktif, askorbat-2-sulfat dan asam oksalat.
  • Ekskresi: Melalui urine (sebagai obat yang tidak berubah dan sebagai metabolit tidak aktif). Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) adalah 10 jam.

Indikasi (manfaat) obat

  • Mencegah atau mengatasi rendahnya kadar vitamin C dalam tubuh (kekurangan vitamin C).
  • Vitamin C dibutuhkan untuk menjaga kesehatan kulit, tulang rawan, gigi, tulang, dan pembuluh darah.
  • Melindungi sel-sel tubuh Anda dari kerusakan, atau berfungsi sebagai antioksidan.

Cherry adalah buah-buahan yang biasanya dikonsumsi secara langsung atau berupa minuman yang memiliki beberapa manfaat kesehatan. Beberapa manfaatnya, antara lain meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan daya ingat, serta mengatasi gejala kesulitan tidur. Cherry juga kaya akan vitamin C.
Vitamin C (asam askorbat) bertindak sebagai antioksidan yang dapat membantu melindungi sel dari efek radikal bebas. Sejumlah penyakit yang timbul akibat radikal bebas berlebih di dalam tubuh, misalnya penyakit jantung, kanker, dan lain-lain. Vitamin C berperan penting untuk perbaikan jaringan, serta pembentukan kolagen dan bahan antar sel. Selain itu, vitamin C (asam askorbat) terlibat dalam perubahan asam folat menjadi asam folinat yang merupakan bentuk aktif dari asam folat, produksi lemak (lipid), dan protein yang berfungsi menjaga jaringan otot dan menghasilkan energi bagi tubuh, dalam proses kimia berupa mememacah zat (metabolisme) karbohidrat untuk memperoleh karbohidrat dari makanan, penyerapan dan penyimpanan zat besi, serta pernapasan respirasi sel.

Komposisi obat

  • Cherry concentrate 500 mg.
  • Vitamin C 100 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

1 kapsul sebanyak 2-3 kali/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesuai petunjuk penggunaan atau anjuran dokter.

Efek samping obat

  • Sakit kepala.
    Pastikan Anda beristirahat dan minum banyak cairan. Jangan mengonsumsi alkohol karena akan menimbulkan kantuk. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah seminggu pertama. Hubungi dokter Anda jika sakit kepala berlangsung lebih dari satu minggu atau bertambah parah.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan apoteker atau dokter.
  • Muntah.
    Minumlah banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dan mencegah terjadinya dehidrasi. Dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Konsumsi makanan sederhana dan hindari makanan kaya rasa, seperti makanan pedas.
  • Mual.
    Cobalah mengonsumsi makanan ringan dan hindari makanan berat atau pedas. Minumlah obat ini setelah makan. Hubungi dokter Anda jika gejala berlangsung lebih dari beberapa hari atau semakin memburuk.
  • Gangguan kesulitan tidur (insomnia).
  • Kram atau nyeri perut.
  • Kelelahan.
  • Kemerahan.
  • Mulas.

Cara penyimpanan obat

Simpan di tempat sejuk dan kering, serta terhindar dari cahaya matahari langsung.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita penyakit ginjal atau riwayat batu ginjal.
  • Gangguan kelebihan kadar zat besi (hematokromatosis).
  • Merokok dapat membuat vitamin C menjadi kurang efektif.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Kategori kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Sunkist Cherry Concentrate kapsul pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap vitamin C.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Sukralfat.
    Jika Anda memiliki penyakit ginjal, Anda mungkin perlu membatasi penggunaan sukralfat. Penggunaan kronis sukralfat atau obat lain yang mengandung aluminium dapat menyebabkan toksisitas pada pasien dengan penyakit ginjal lanjut, karena gangguan kemampuan untuk membersihkan aluminium dari tubuh.
  • Amfetamin dan benfetamin.
    Asam askorbat dapat mengurangi kadar obat -obatan tersebut dalam darah, sehingga membuat obat kurang efektif dalam mengobati kondisi Anda.
  • Metamfetamin.
    Asam askorbat dapat mengurangi kadar metamfetamin dalam darah, sehingga membuat obat kurang efektif dalam mengobati kondisi Anda.
  • Deferoksamin.
    Menggunakan asam askorbat bersama deferoksamine dapat menyebabkan masalah jantung dan katarak. Asam askorbat tidak boleh dimulai sampai setelah bulan pertama pengobatan deferoksamin.
  • Aluminium karbonat dan aluminium hidroksida.
    Jika Anda menderita penyakit ginjal, Anda mungkin perlu membatasi penggunaan aluminium karbonat dan hidroksida. Penggunaan kronis aluminium karbonat dan hidroksida atau obat lain yang mengandung aluminium dapat menyebabkan keruacunan (toksisitas) pada pasien dengan penyakit ginjal lanjut, karena gangguan kemampuan untuk membersihkan aluminium dari tubuh.
  • Bortezomib.
    Suplemen yang mengandung vitamin C dapat mengurangi efektivitas bortezomib dalam mengobati kanker.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Nyeri sendi, kelemahan atau perasaan lelah, penurunan berat badan, dan sakit perut.
  • Menggigil, demam, peningkatan keinginan untuk buang air kecil, nyeri atau sulit buang air kecil.
  • Sakit parah di sisi atau punggung bawah, serta adanya darah dalam urine.

Patient. https://patient.info/medicine/ascorbic-acid-tablets
Diakses pada 18 Oktober 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/ascorbic%20acid?mtype=generic
Diakses pada 18 Oktober 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-322/ascorbic-acid-vitamin-c-oral/details
Diakses pada 18 Oktober 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/ascorbic-acid.html
Diakses pada 18 Oktober 2020

Glowm. https://www.glowm.com/resources/glowm/cd/pages/drugs/a059.html
Diakses pada 18 Oktober 2020

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements-vitamin-c/art-20363932
Diakses pada 18 Oktober 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email