Stugeron Tablet 25 mg

22 Mei 2020| Aby Rachman
Stugeron Tablet 25 mg digunakan untuk terapi penunjang gejala radang telinga, mabuk perjalanan, sakit kepala sebelah (migrain), penyakit pembululuh darah di otak (gangguan serebrovaskular) dan gangguan peredarah darah.

Deskripsi obat

Stugeron tablet digunakan untuk terapi penunjang gejala radang telinga, mabuk perjalanan, sakit kepala sebelah (migrain), penyakit pembululuh darah di otak (gangguan serebrovaskular) dan gangguan peredarah darah. Obat ini merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter. Stugeron memiliki kandungan zat aktif cinnarizine.

Stugeron Tablet 25 mg
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
Kemasan1 box isi 25 strip @ 10 tablet (25 mg)
ProdusenTaisho Pharmaceutical Indonesia

Indikasi (manfaat) obat

  • Terapi penunjang untuk gejala-gejala penyakit radang telinga (labirin) seperti:
    • Kondisi yang membuat pasien mengalami pusing, sampai merasa dirinya atau sekelilingnya berputar (vertigo).
    • Pusing.
    • Radang pada dinding sinus.
    • Pergerakan mata yang tidak terkendali (nistagmus).
    • Mual dan muntah.
    • Mencegah mabuk perjalanan.
    • Sakit kepala sebelah (migrain).
  • Terapi penunjang pada gejala-gejala penyakit pembuluh darah di otak (gangguan serebrovaskular) termasuk:
    • Pusing.
    • Telinga berdering (tinnitus).
    • Nyeri kepala vaskular.
    • Rasa canggung dan mudah tersingggung.
    • Daya ingat dan konsentrasi menurun.
  • Terapi penunjang untuk gejala-gejala gangguan peredaran darah perifer termasuk:
    • Berkurangnya aliran darah ke jari-jari tangan, jari kaki, telinga, dan ujung hidung (fenomena Raynaud's).
    • Kondisi di mana bagian-bagian tubuh penderitanya membiru (akrosianosis).
    • Nyeri akibat sirkulasi darah yang tidak lancar (klaudikasio intermiten).
    • Luka pada tungkai bawah yang disebabkan oleh gangguan aliran darah (ulkus varkosis).
    • Sensasi kesemutan (parestesia).
    • Kejang pada malam hari dan rasa dingin pada anggota tubuh.

Komposisi obat

Tiap 1 tablet: cinnarizine 25 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Gangguan sirkulasi cerebral: 1 tablet sebanyak 3 kali/hari.
  • Gangguan sirkulasi perifer: 2-3 tablet sebanyak 3 kali/hari.
  • Gangguan keseimbangan: 1 tablet sebanyak 3 kali/hari.
  • Mabuk perjalanan:
    • Dewasa: 1 tablet, 2 jam sebelum bepergian, dapat diminum ½ tablet/8 jam selama perjalanan.
    • Anak-anak 5-12 tahun: ½ dosis dewasa.
  • Dosis maksimum: 225 mg/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesudah makan.

Efek samping obat

  • Mengantuk.
  • Gangguan saluran pencernaan.

Perhatian Khusus

  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Mengemudi atau menjalankan mesin.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien Alergi terhadap komponen obat ini.
  • Penyakit yang menyerang sistem saraf pusat (parkinson).

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Alkohol.
  • Obat depresan susunan saraf pusat.
  • Antihistamin.

Sesuai kemasan per Maret 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email