Starbion Kapsul

07 Nov 2020| Dea Febriyani
Starbion kapsul adalah suplemen untuk mengatasi kekurangan vitamin, mineral serta mencegah anemia.

Deskripsi obat

Starbion kapsul adalah suplemen untuk mengatasi kekurangan vitamin, mineral serta mencegah anemia. Suplemen ini merupakan produk konsumen yang dapat dibeli secara bebas. Starbion kapsul mengandung zat besi, mangan, tembaga, asam folat, vitamin B12, dan vitamin C.
Starbion Kapsul
Golongan ObatProduk konsumen. Produk yang dapat dibeli secara bebas.
Kandungan utamaZat besi, mangan, tembaga, asam folat, vitamin B12, dan vitamin B12.
Kelas terapiSuplemen dan terapi penunjang.
Klasifikasi obatSuplemen
Kemasan1 box isi 1 strip; 3 strip; 5 strip; 10 strip @ 10 kapsul
ProdusenFirst Medipharma

Informasi zat aktif

Zat besi memfasilitasi transportasi oksigen melalui hemoglobin atau sel darah merah. Ini digunakan sebagai sumber zat besi karena menggantikan zat besi yang ditemukan di Hb, mioglobin, dan enzim lainnya.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, zat besi diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap terutama di duodenum dan jejunum atas.
  • Distribusi: Mayoritas mengikat transferin dan diangkut ke sumsum tulang.
  • Ekskresi: Melalui urin, keringat, pengelupasan mukosa usus, dan menstruasi.

Tembaga merupakan element penting yang penting dan memiliki banyak fungsi. Mungkin juga berperan dalam pergantian zat besi, metabolisme asam askorbat, metabolisme fosfolipid, pembentukan mielin, homeostasis glukosa, dan pertahanan kekebalan seluler.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, tembaga diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Terutama diserap di usus kecil.
  • Ekskresi: 80% dihilangkan melalui empedu. Sedikit ekskresi oleh ginjal.

Asam askorbat, vitamin yang larut dalam air, bertindak sebagai kofaktor dan antioksidan. Ini penting untuk perbaikan jaringan dan pembentukan kolagen dan bahan antar sel. Selain itu, ini terlibat dalam konversi asam folat menjadi asam folinat, sintesis lipid dan protein, metabolisme karbohidrat, penyerapan dan penyimpanan zat besi, dan respirasi sel.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, asam askorbat diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Mudah diserap dari saluran GI.
  • Distribusi: Tersebar luas di jaringan tubuh. Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Pengikatan protein plasma: Sekitar 25%.
  • Metabolisme: Dioksidasi secara reversibel menjadi asam dehidroaskorbat (DHA), beberapa dimetabolisme menjadi metabolit tidak aktif, askorbat-2-sulfat dan asam oksalat.
  • Ekskresi: Melalui urin (sebagai obat yang tidak berubah dan sebagai metabolit tidak aktif).
  • Asam folat sangat penting untuk produksi koenzim di banyak sistem metabolisme seperti sintesis purin dan pirimidin. Ini juga penting dalam sintesis nukleoprotein, pemeliharaan eritropoiesis dan stimulasi WBC dan produksi trombosit pada anemia defisiensi folat.

Asam folat dibutuhkan untuk perkembangan tubuh manusia. Ini terlibat dalam menghasilkan materi genetik yang disebut DNA dan dalam berbagai fungsi tubuh lainnya.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, asam folat diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat dari bagian proksimal usus halus. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) kira-kira 100% (suplemen asam folat); 85% (dengan makanan); 50% (folat makanan). Waktu dimana obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu untuk konsentrasi plasma puncak) selama 1 jam (oral).
  • Distribusi: Didistribusikan ke jaringan tubuh dan disimpan di hati. Terkonsentrasi secara aktif di CSF, dan memasuki ASI. Terikat secara luas pada protein plasma.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati dan plasma menjadi metabolit aktif, 5- methyltetrahydrofolate. Merusak sirkulasi enterohepatik.
  • Ekskresi: Melalui urin.

Vitamin B12 sangat penting untuk pertumbuhan, hematopoiesis dan nukleoprotein serta sintesis mielin. Sebagai agen hematopoietik, ia diubah menjadi koenzim B12 yang dibutuhkan dalam konversi metilmalonat menjadi suksinat dan produksi metionin dari homosistein, suatu reaksi yang membutuhkan folat. Dengan tidak adanya folat, metabolit tersebut tidak dapat dibentuk dan terjadi defisiensi folat. Ini juga terlibat dalam pemeliharaan kelompok reduksi sulfhidril (SH) yang dibutuhkan oleh berbagai sistem enzim yang diaktivasi SH. Melalui proses tersebut, vitamin B12 berpartisipasi dalam metabolisme lemak dan karbohidrat serta sintesis protein.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, sianokobalamin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Mengikat faktor intrinsik yang disekresikan oleh mukosa lambung; melalui saluran GI secara aktif atau dengan difusi pasif.
  • Distribusi: Di ??dalam darah, terikat pada transcobalamin II (protein pembawa B-globulin spesifik); didistribusikan dan disimpan di hati dan sumsum tulang. Melintasi plasenta dan sejumlah kecil masuk ke dalam ASI.
  • Ekskresi: Melalui empedu dan urine.

Indikasi (manfaat) obat

  • Mengatasi anemia yang disebabkan karena kekurangan gizi atau nutrisi.
  • Mencegah kekurangan vitamin dan mineral pada masa pertumbuhan, wanita hamil, dan ibu menyusui.
  • Mengatasi anemia yang disebabkan karena kekurangan zat besi (anemia defisiensi besi).
  • Mengatasi keadaan tubuh ketika sel-sel darah merah memiliki ukuran sangat besar tetapi kekurangan jumlah sel darah merah dengan ukuran yang normal.
  • Mencegah anemia setelah melakukan donor darah.

Zat besi adalah salah satu mineral yang berperan dalam membentuk hemoglobin pada sel darah merah yang berfungsi untuk mengikat dan mengirim oksigen ke seluruh tubuh. Kekurangan zat besi pada tubuh mengakibatkan anemia, sehingga akan mengalami berbagai gejala seperti lelah, pusing, sesak napas, sakit kepala, dan denyut jantung meningkat.
Mangan memiliki peran dalam proses pembekuan darah, pembentukan tulang, dan dapat meringankan gejala peradangan. Mangan merupakan salah satu mineral yang berperan dalam proses metabolisme asam amino, karbohidrat, kolesterol, dan glukosa.
Mineral memiliki peran dalam mencegah pengeroposan tulang (osteoporosis), menangkal radikal bebas (antioksidan), memelihara kekebalan tubuh, meningkatkan produksi kolagen, menjaga jantung agar tetap sehat, dan mengatasi penyakit anemia.
Asam askorbat dapat diperoleh dari berbagai sumber makanan seperti sayur dan buah misalnya brokoli, pepaya, stroberi, kembang kol, paprika, kiwi, mangga, dan nanas.  Asam askorbat bekerja dengan membantu meningkatkan penyerapan dari zat besi yang berperan penting dalam pembentukan sel darah merah, sehingga asam askorbat berguna dalam mencegah terjadinya anemia.
Asam folat didapatkan dari berbagai sumber makanan seperti bayam, brokoli, selada, kacang-kacangan seperti kacang polong, melon, pisang, dan lemon.  Asam folat adalah bentuk vitamin B kompleks yang dapat larut dalam air, asam folat diperlukan dalam proses pembentukan DNA dan pembentukan sel darah merah.
Vitamin B12 atau sianokobalamin berperan penting dalam pembentukan protein, jaringan, dan sel darah. Sianokobalamin memproduksi sel darah merah sehingga mencegah terjadinya kondisi kekurangan darah yang disertai gejala lesu, letih, lemah, dan kulit pucat. Sianokobalamin dapat diperoleh dari berbagai jenis makanan seperti kepiting, salmon, daging sapi, kerang, tuna, yoghurt, dan susu.

Komposisi obat

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

1 kapsul/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesuai petunjuk dokter.

Efek samping obat

  • Mual dan muntah.
    Minumlah sedikit air tetapi dalam waktu yang sering. Jika terjadi penurunan frekuensi berkemih atau mengalami kehilangan cairan, hubungi dokter Anda.
  • Pusing.
    Jika Anda mulai merasa pusing, baringkan tubuh Anda agar tidak pingsan, lalu duduklah sampai Anda merasa lebih baik. Berhati-hatilah saat mengemudi atau menggunakan alat atau mesin jika Anda mengalami efek samping seperti pusing.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air tetapi dalam waktu yang sering. Jika terjadi penurunan frekuensi berkemih atau mengalami kehilangan cairan, hubungi dokter Anda. Jangan minum obat diare tanpa izin apoteker atau dokter.
  • Sakit kepala.
    Pastikan Anda beristirahat dan minum banyak cairan. Jangan minum terlalu banyak alkohol. Konsultasilah ke dokter untuk meminta rekomendasi obat penghilang rasa sakit yang tepat. Hubungi dokter jika sakit kepala terasa mengganggu dan terjadi selama satu minggu ke atas.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
    Jika Anda mengalami kesulitan buang air besar, cobalah untuk minum banyak air dan konsumsi makanan yang mengandung serat tinggi seperti sayuran dan buah segar.
  • Feses berwarna kehitaman.
  • Demam.
  • Kehilangan nafsu makan (anoreksia).

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita gangguan fungsi hati.
  • Pasien yang memiliki kelebihan kadar zat besi atau mengalami penumpukan zat besi.
  • Pasien penderita yang mengalami kekuragan darah (anemia) karena kekurangan vitamin B12 (anemia pernisiosa).
  • Pasien penderita peradangan pada usus besar.
  • Jika mengonsumsi antibiotik atau antasida, dikonsumsi dengan selang waktu selama 2 jam.
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.

Kategori kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya. Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki gangguan pada ginjal.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap vitamin atau mineral yang terkandung dalam suplemen ini.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Antibiotik jenis kuinolon dan tetrasiklin.
    Penggunaan obat ini bersama obat di atas dapat menyebabkan penurunan konsentrasi antibiotik kuinolon dan tetrasiklin.
  • Penisilamin.
    Penggunaan zat besi dapat menurunkan penyerapan penisilamin jika dikonsumsi secara bersamaan.
  • Antasida.
    Penggunaan bersama antasida dapat menurunkan absorpsi besi.
  • Fosfat.
    Penggunaan obat ini bersama dengan fosfat dapat menyebabkan penurunan absorpsi fosfat.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter Anda segera jika Anda mengalami sakit perut yang parah, darah atau kotoran berlendir, feses berwaarna merah cerah, mual atau muntah parah, batuk darah atau muntah yang terlihat seperti bubuk kopi.

Sesuai kemasan per Oktober 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-18528/ferrous-fumarate-folic-acid-oral/details
Diakses pada 15 Oktober 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/ferrous-fumarate-and-folic-acid.html
Diakses pada 15 Oktober 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/219822
Diakses pada 15 Oktober 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-1001/vitamin-c-ascorbic-acid
Diakses pada 15 Oktober 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/cyanocobalamin?mtype=generic
Diakses pada 15 Oktober 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-982/zinc#:~:text=Zinc%20is%20a%20mineral.,meat%2C%20poultry%2C%20and%20fish. 
Diakses pada 15 Oktober 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/ferrous%20sulfate?mtype=generic
Diakses pada 15 Oktober 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/copper%20sulfate?mtype=generic
Diakses pada 15 Oktober 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/ascorbic%20acid?mtype=generic
Diakses pada 15 Oktober 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/folic%20acid?mtype=generic
Diakses pada 15 Oktober 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email