Solvinex Sirup 100 ml

27 Okt 2020| Dea Febriyani
Solvinex sirup adalah obat untuk mengatasi gangguan saluran pernapasan seperti batuk berdahak.

Deskripsi obat

Solvinex sirup adalah obat untuk mengatasi gangguan saluran pernapasan seperti batuk berdahak dan memudahkan pengeluaran dahak. Obat ini termasuk dalam golongan obat bebas terbatas. Solvinex sirup mengandung zat aktif bromheksin hidroklorida.

Solvinex Sirup 100 ml
Golongan ObatObat bebasObat bebas terbatas. Obat yang boleh dibeli secara bebas tanpa menggunakan resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya perlu diperhatikan.
HETRp 16.000/botol per September 2020
Produk HalalYa
Kandungan utamaBromheksin hidroklorida.
Kelas terapiMukolitik dan ekspektoran.
Klasifikasi obatFenilmetilamina
Kemasan1 box isi 1 botol @ 100 ml
ProdusenMeprofarm

Informasi zat aktif

Bromheksin hidroklorida merupakan obat golongan mukolitik atau mengencerkan dahak, obat ini merupakan obat untuk mengatasi gangguan saluran pernapasan seperti batuk berdahak yang bekerja dengan cara mengencerkan dahak sehingga dahak mudah dikeluarkan melalui batuk.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, bromheksin hidroklorida diketahui memiliki status:

  • Absorbsi: Sepenuhnya diabsorpsi di saluran pencernaan.
  • Distribusi: Didistribusikan secara luas ke jaringan tubuh, melintasi sawar darah otak dan plasenta dalam julmah kecil.
  • Metabolisme: Dimetabolisme dalam hati.
  • Ekskresi: Sekitar 85%-90% melalui urin dalam bentuk metabolit.Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi): 13-40 jam.

Indikasi (manfaat) obat

  • Mengatasi gangguan pada saluran pernapasan seperti batuk berdahak dan memudahkan pengeluaran dahak.

Bromheksin hidroklorida merupakan obat dalam golongan mukolitik yaitu obat yang bekerja dengan cara mengencerkan dahak sehingga dahak mudah dikeluarkan melalui batuk.

Komposisi obat

Tiap 5 ml: bromheksin hidroklorida 4 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dewasa dan anak-anak 10 tahun ke atas: 10 ml sebanyak 3 kali/hari.
  • Anak-anak:
    • 2-5 tahun: 5 ml sebanyak 2 kali/hari.
    • 5-10 tahun: 5 ml sebanyak 3 kali/hari.

Aturan pakai obat

Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan.

Efek samping obat

  • Diare atau muntah.
    Konsumsi banyak cairan untuk mencegah terjadinya dehidrasi, dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urin, urin berwarna gelap, dan berbau menyengat.
  • Mual.
    Cobalah untuk mengonsumsi obat ini dengan makanan atau ketika sesudah makan untuk mengurangi rasa mual.
  • Reaksi alergi seperti kulit kemerahan.
  • Biduran (urtikaria).
  • Pembengkakan pada beberapa bagian tubuh akibat alergi (angioedema).
  • Reaksi alergi (anafilaksis).
  • Penyempitan saluran pernapasan (bronkospasme).

Perhatian Khusus

  • Pasien yang menderita luka pada dinding lambung (tukak lambung).
  • Wanita hamil pada trimester pertama.
  • Ibu menyusui.

Kategori kehamilan

Kategori A: Hasil penelitian menunjukkan obat cukup aman dan tidak menggangu perkembangan janin di trimester pertama maupun trimester selanjutnya.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap bromheksin.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Antibiotik seperti amoksisilin, sefuroksim, dan doksisklin.
    Penggunaan bersama antibiotik di atas dapat menyababkan terjadinya peningkatan kadar antibiotik dan menimbulkan risiko terjadinya efek samping.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

  • Jika Anda mengalami efek samping seperti terjadi masalah pada detak jantung, gangguan pencernaan, atau ruam kulit yang terjadi secara tiba-tiba segera hubungi dokter Anda.
  • Jika Anda mengalami pembengkakan di bibir, lidah atau tenggorokan saat mengonsumsi obat ini, hal ini dapat mengindikasikan terjadinya reaksi alergi. Konsultasikan ke dokter jika Anda memiliki efek samping yang menyebabkan masalah pada otot Anda.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/bromhexine/?mtype=generic
Diakses pada 10 September 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/solvinex?type=brief&lang=id
Diakses pada 10 September 2020

Pionas. http://pionas.pom.go.id/monografi/bromheksin
Diakses pada 10 September 2020

Rxwiki. https://www.rxwiki.com/bromhexine#:~:text=Bromhexine%20Overview&text=bromhexine%20belongs%20to%20a%20group,of%20liquid%20and%20after%20meals.
Diakses pada 10 September 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email