SmofKabiven merupakan nutrisi parenteral untuk pasien dewasa ketika nutrisi oral atau enteral tidak mungkin, tidak cukup atau kontraindikasi.
SmofKabiven merupakan nutrisi parenteral untuk pasien dewasa ketika nutrisi oral atau enteral tidak mungkin, tidak cukup atau kontraindikasi.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
Kemasan 493 ml
Produsen Fresenius Kabi Austria

SmofKabiven adalah emulsi untuk infus yang diberikan pada darah dengan infus (infus intravena). Obat ini merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter. Smofkabiven mengandung komponen yang digunakan untuk membangun protein (asam amino), glukosa (karbohidrat), lemak (lipid) dan garam (elektrolit) dalam kantong plastik.

Nutrisi parenteral untuk pasien dewasa ketika nutrisi oral atau enteral tidak mungkin, tidak cukup atau kontraindikasi.

  • Larutan asam amino dengan elektrolit: Alanine 3,5g, arginine 3,0g, glycine 2,8 g, histidine 0,8 g, isoleucine 1,3g, leucine 1,9 g, lysine (sebagai asetat) 1,7 g, methionine 1,1 g, phenylalanine 1,3 g, proline 2,8 g, serine 1,6 g, taurine 0,25 g, threonine 1,1 g, tryptophan 0,5 g, tyrosine 0,10 g, valine 1,6 g, calcium chloride (sebagai dihidrat) 0,14 g, sodium glycerophosphate (sebagai hidrat) 1,1 g, magnesium sulphate (sebagai heptahidrat) 0,30 g, potassium chloride 1,1 g, sodium acetate (sebagai trihidrat) 0,9 g, zinc sulphate (sebagai heptahidrat) 0,0033 g.
  • Glukosa 42%: Glukosa (sebagai monohidrat) 63 g.
  • Emulsi lipid: Refined soya-bean oil 5,6 g, mediumchain triglycerides 5,6 g, refined olive oil 4,7 g, fish oil rich in omega-3-fatty acids 2,8 g.

Dosis sesuai petunjuk dokter.

Penggunaan pada intravena, infus ke perifer atau vena sentral sesuai petunjuk dokter.

  • Suhu tubuh sedikit meningkat.
  • Peradangan pada vena perifer superfisial sehubungan dengan injeksi.
  • Hipersensitif terhadap zat aktif atau komponen obat.
  • Bayi dan anak-anak 11 tahun ke bawah.
  • Alergi terhadap telur dan ikan.
  • Alergi terhadap kacang atau kedelai.
  • Memiliki terlalu banyak lemak dalam darah (hiperlipidemia).
  • Pasien yang memiliki penyakit hati yang serius.
  • Pasien yang memiliki masalah pembekuan darah (gangguan koagulasi).
  • Pasien yang memiliki masalah dalam menggunakan asam amino.
  • Pasien yang memiliki penyakit ginjal serius tanpa akses ke dialisis.
  • Pasien yang mengalami syok akut.
  • Pasien yang memiliki terlalu banyak gula dalam darah anda (hiperglikemia)
    yang tidak terkendali.
  • Pasien yang memiliki kadar garam (elektrolit) dalam darah (serum) yang tinggi
    termasuk dalam SmofKabiven peripheral.
  • Pasien yang memiliki cairan di paru-paru (edema paru akut).
  • Pasien yang memiliki terlalu banyak cairan tubuh (hiperhidrasi).
  • Pasien yang memiliki gagal jantung yang tidak diobati.
  • Pasien yang memiliki cacat pada sistem pembekuan darah (sindrom hemofagositosis).
  • Pasien yang berada dalam kondisi yang tidak stabil, seperti setelah trauma serius, diabetes yang tidak terkontrol, serangan jantung akut, stroke, pembekuan darah (embolisme), gangguan yang mengakibatkan juga banyak asam dalam darah (asidosis metabolik) infeksi serius (sepsis berat), koma dan jika Anda tidak memiliki cukup cairan tubuh (hipotonik dehidrasi).

Masalah ginjal, diabetes mellitus, radang pankreas (pankreatitis), gangguan fungsi hati, kekurangan hormon tiroid (hipotirodisme), peradangan di seluruh tubuh yang disebabkan oleh infeksi (sepsis), wanita hamil dan menyusui, pengemudi kendaraan, dan operator mesin.

Beri tahu dokter jika Anda mengkonsumsi obat-obatan lain, bahkan obat tanpa resep.

Sesuai kemasan per Agustus 2019.

Fresenius Kabi. https://www.fresenius-kabi.com/sg/products/smofkabiven-smofkabiven-peripheral#tab2
Diakses 14 Agustus 2019.

Drugs. https://www.drugs.com/uk/smofkabiven-peripheral-emulsion-for-infusion-leaflet.html
Diakses 14 Agustus 2019.