Silky Beauty Tablet

05 Jan 2021| Dea Febriyani
Silky Beauty tablet adalah suplemen untuk menjaga kesehatan kulit

Deskripsi obat

Silky Beauty tablet adalah suplemen untuk menjaga kesehatan kulit. Suplemen ini merupakan produk konsumen yang dapat dibeli bebas. Silky Beauty tablet mengandung ekstrak tanaman herbal, seperti pegagan, malaka, teh hijau, paku ekor kuda, omija, anggur, dan rosemari.
Silky Beauty tablet dapat dikonsumsi wanita dan pria untuk menjaga kesehatan kulit. Kulit merupakan bagian tubuh yang cukup penting dan membutuhkan perawatan dari dalam. Kombinasi bahan herbal yang terdapat dalam Silky Beauty tablet dapat membantu mencerahkan kulit. Selain itu, kandungan herbal ini juga berfungsi sebagai antioksidan, sehingga mampu menangkal radikal bebas yang berbahaya untuk kesehatan kulit.

Silky Beauty Tablet
Golongan ObatProduk konsumen. Produk yang dapat dibeli secara bebas.
Kandungan utamaEkstrak tanaman, seperti pegagan, malaka, teh hijau, paku ekor kuda, omija, anggur, dan rosemari.
Klasifikasi obatSuplemen
Kemasan1 box isi 2 strip @ 15 tablet
ProdusenAlliance Cosmetics

Indikasi (manfaat) obat

  • Membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh (detoksifikasi).
  • Membantu mencerahkan kulit.
  • Membantu mengangkat sel kulit mati dan membantu proses pergantian sel kulit mati dengan sel kulit baru (regenerasi).
  • Menghilangkan kerutan halus.
  • Melindungi kulit dari radikal bebas.

Daun pegagan (Centella asiatica) telah terbukti memiliki sifat antioksidan kuat dan menjadi sumber asam amino yang baik untuk menenangkan kulit bermasalah atau rusak. Buah malaka (Phyllanthus emblica) adalah tumbuhan alami yang digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati berbagai penyakit.
Phyllanthus Emblica memiliki sifat antivirus dan antimikroba. Tumbuhan ini juga mengandung Vitamin C dalam jumlah yang sangat tinggi, sehingga dapat menjadi antioksidan kuat untuk mengurangi keriput, mencegah timbulnya gelap pada kulit (pigmentasi) dan membantu kulit mempertahankan kelembapan alami.
Ekstrak daun teh hijau (Camellia sinensis) juga merupakan antioksidan yang kuat. Tumbuhan ini dapat mencegah peradangan (antiinflamasi), memperbaiki DNA yang rusak akibat radiasi UV, melindungi kulit dari radiasi UVB, dan mengurangi kulit kering. Sama seperti ekstrak daun teh hijau, tanaman paku ekor kuda (Equisetum arvense) juga memiliki aktivitas anti-peradangan (antiinflamasi), serta mampu mencegah penuaan diri (antiaging).
Buah omija (Schizandra chinensis) bermanfaat untuk menjaga elastisitas dan kekencangan kulit. Buah anggur (Vitis vinifera) sendiri cocok untuk perawatan kulit berjerawat, berminyak dan kombinasi.
Sementara, tanaman rosemari (Rosmarinus officinalis) memiliki sifat antibakteri dan mengandung antioksidan kuat yang mampu memberikan perawatan efektif untuk kulit. Selain itu, tanaman ini juga dapat meningkatkan sirkulasi dan metabolisme kulit.

Komposisi obat

  • Daun pegagan (Centella asiatica) 50 mg.
  • Buah malaka (Phyllanthus emblica) 50 mg.
  • Ekstrak daun teh hijau (Camellia sinensis) 50 mg.
  • Tanaman paku ekor kuda (Equisetum arvense) 50 mg.
  • Buah omija (Schizandra chinensis) 50 mg.
  • Buah anggur (Vitis vinifera) 50 mg.
  • Tanaman rosemari (Rosmarinus officinalis) 5 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

2 tablet/hari secara teratur selama 6 bulan dan diteruskan 1 tablet/hari untuk perawatan kulit.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesuai petunjuk penggunaan atau anjuran dokter.

Efek samping obat

  • Mual.
    Hindari makanan yang sulit dicerna. Jangan berbaring setelah makan. Beristirahatlah dengan posisi kepala lebih tinggi dari kaki Anda. Jika Anda merasa mual saat bangun di pagi hari, makanlah daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Anda juga bisa menyediakan biskuit di samping tempat tidur dan makanlah sediki sesaat setelah bangun tidur. Minumlah setidaknya enam gelas air sehari.
  • Muntah.
    Konsumsi banyak air untuk menggantikan cairan yang hilang dari dalam tubuh dan mencegah dehidrasi. Kondisi dehidrasi ditandai dengan penurunan frekuensi dan jumlah urine, serta urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Hindari konsumsi makanan pedas.
  • Diare.
    Minumlah sedikit air, tetapi dalam waktu yang sering. Bicaralah dengan apoteker jika Anda memiliki tanda-tanda dehidrasi, seperti buang air kecil lebih jarang dari biasanya, atau urine berwarna gelap dan berbau menyengat. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa berbicara dengan dokter atau apoteker.
  • Sakit perut.
    Istirahatkan tubuh Anda agar rileks. Makan dan minum secara perlahan dalam porsi yang lebih sedikit dan lebih sering dapat membantu. Letakkan bantalan panas atau botol air panas tertutup di perut Anda juga dapat membantu.
  • Pusing.
  • Kantuk yang ekstrim
  • Risiko pendarahan.
  • Masalah tidur.
  • Telinga berdenging.
  • Nafsu makan berkurang.
  • Ruam kulit dan gatal-gatal.

Cara penyimpanan obat

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita kencing manis (diabetes).
  • Pasien penderita kekurangan sel darah merah (anemia).
  • Pasien penderita gangguan jantung.
  • Pasien penderita diare.
  • Pasien penderita peningkatan tekanan pada bola mata (glaukoma).
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi.
  • Pasien penderita iritasi usus besar.
  • Pasien penderita pengapuran tulang (osteoporosis).
  • Pasien penderita kadar kalium rendah (hipokalemia).
  • Pasien penderita gangguan pencernaan.
  • Pasien penderita tekanan otak yang tinggi.

Kategori kehamilan

Penggunaan Silky Beauty tablet pada wanita hamil dan ibu menyusui sebaiknya tidak dilakukan tanpa izin dokter, karena studi klinis penggunaan obat ini terhadap wanita hamil masih kurang.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen suplemen ini.
  • Pasien penyakit hati.
  • Pasien gangguan perdarahan.
  • Pasien gangguan kejang.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Clonazepam, lorazepam, phenobarbital, dan zolpidem.
    Mengonsumsi pegagan bersama obat-obatan di atas dapat menyebabkan rasa kantuk.
  • Amphetamine dan cocaine.
    Mengonsumsi ekstrak teh hijau bersama amphetamine dan cocaine dapat menyebabkan peningkatan detak jantung dan tekanan darah tinggi.
  • Ephedrine.
    Mengonsumsi ekstrak teh hijau bersama obat di atas dapat menyebabkan peningkatan efek samping dan masalah jantung.
  • Warfarin.
    Warfarin dapat menyebabkan risiko perdarahan.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan minimal selama 2 minggu sebelum menjalani operasi.

Paula's Choice. https://www.paulaschoice.com/expert-advice/skincare-advice/ingredient-spotlight/centella-asiatica-for-skin.html
Diakses pada 1 Desember 2020

Truth In Aging. https://www.truthinaging.com/ingredients/phyllanthus-emblica
Diakses pada 1 Desember 2020

The Skincare Chemist. https://www.theskincarechemist.com/glossary/camellia-sinensis-green-tea-leaf-extract/
Diakses pada 1 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-753/gotu-kola
Diakses pada 1 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-784/indian-gooseberry
Diakses pada 1 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-960/green-tea
Diakses pada 1 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-843/horsetail
Diakses pada 1 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-376/schisandra
Diakses pada 1 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-472/grape
Diakses pada 1 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-154/rosemary
Diakses pada 1 Desember 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email