Siladex sirup 60 ml adalah obat yang digunakan untuk meringankan batuk yang tidak berdahak yang disertai alergi.
Siladex sirup 60 ml adalah obat yang digunakan untuk meringankan batuk yang tidak berdahak yang disertai alergi.
Siladex sirup 60 ml adalah obat yang digunakan untuk meringankan batuk yang tidak berdahak yang disertai alergi.
Siladex sirup 60 ml adalah obat yang digunakan untuk meringankan batuk yang tidak berdahak yang disertai alergi.
Golongan obat Biru Obat bebas terbatas: Walaupun dapat dibeli tanpa resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya harus diperhatikan.
HET Rp 14.500/botol (60 ml) per Oktober 2019
Kemasan 1 botol @ 60 ml
Produsen Konimex Pharmaceutical

Siladex adalah obat yang digunakan untuk mengurangi batuk akibat pilek atau flu. Obat ini merupakan obat bebas terbatas yang mengandung zat aktif dextromethorphan HBr dan chlorphenamine maleate.

Meringankan batuk yang tidak berdahak yang disertai alergi

  • Tiap 5 ml:
    • Dextromethorphan HBr 15 mg
    • Chlorphenamine maleate 1 mg
  • Dewasa dan anak-anak 12 tahun ke atas: 1 sendok takar (5 ml) sebanyak 3 kali/hari

  • Anak-anak 6-12 tahun: ½ sendok takar (2,5 ml) sebanyak 3 kali/hari.

Dikonsumsi sesudah makan.

  • Mual.
  • Pusing.
  • Mengantuk.
  • Frekuensi buang air besar yang lebih sedikit dari biasanya (konstipasi).
  • Mulut kering.
  • Pandangan kabur.
  • Gangguan pencernaan.
  • Detak jantung melebihi 100 kali per menit (takikardi).
  • Gangguan yang terjadi pada irama jantung (aritmia) ventrikel.
  • Jantung berdebar-debar (palpitasi).
  • Gangguan pada kandung kemih sehingga kesulitan untuk mengeluarkan urine (retensi urin).
  • Penderita hipersensitif terhadap salah satu bahan yang terkandung dalam sediaan ini.
  • Penderita dengan gangguan jantung.
  • Penderita kencing manis (diabetes mellitus).
  • Penderita dengan gangguan fungsi hati yang berat.
  • Anak-anak 6 tahun ke bawah.
  • Penderita dalam keadaan mengantuk.
  • Pasien dengan kondisi kurangnya pasokan oksigen di sel dan jaringan tubuh (hipoksia).
  • Penderita dengan gangguan fungsi hati.
  • Pasien dengan gangguan fungsi pernapasan.

Penghambat MAO.

Sesuai kemasan per Oktober 2019

Artikel Terkait