Scanovir krim 10 g obat untuk pengobatan infeksi virus herpes simpleks pada kulit, infeksi baru atau infeksi kambuhan herpes genital dan herpes labialis.
Scanovir krim 10 g obat untuk pengobatan infeksi virus herpes simpleks pada kulit, infeksi baru atau infeksi kambuhan herpes genital dan herpes labialis.
Scanovir krim 10 g obat untuk pengobatan infeksi virus herpes simpleks pada kulit, infeksi baru atau infeksi kambuhan herpes genital dan herpes labialis.
Scanovir krim 10 g obat untuk pengobatan infeksi virus herpes simpleks pada kulit, infeksi baru atau infeksi kambuhan herpes genital dan herpes labialis.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 37.538/tube (10 g) per Oktober 2019
Kemasan 1 tube @ 10 g
Produsen Supra Ferbindo Farma

Scanovir adalah obat untuk menangani gejala infeksi virus herpes simpleks pada kulit, membran mukosa, dan kelamin. Obat ini merupakan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Scanovir mengandung zat aktif aciclovir.

Pengobatan:

  • Infeksi virus yang menyerang bagian kulit, mulut, dan alat kelamin (herpes simpleks).
  • Infeksi baru atau infeksi kambuhan penyakit kelamin yang disebabkan oleh virus herpes simplex (herpes genital).
  • Infeksi baru atau infeksi kambuhan herpes di bibir dan mulut (herpes labialis).

Tiap 1 g: Aciclovir 5%

1 kali/4 jam, kecuali di malam hari.

Dioleskan pada lesi kulit yang terinfeksi.

  • Rasa panas pada kulit.
  • Rasa perih di kulit lebih-lebih pada mukoas dapat terjadi.
  • Inflamasi akut yang terjadi pada kulit dan membran mukosa (eritema).
  • Pengeringan kulit.

Alergi terhadap aciclovir atau proplene glycol.

  • Obat ini tidak berguna pada pengobatan infeksi kulit lain, kecuali herpes.
  • Tidak boleh diberikan pada mata.
  • Tidak dianjurkan digunakan pada selaput lendir seperti mulut, dan vagina.

Sesuai kemasan per Oktober 2019.

Artikel Terkait