Scandexon tablet 0,5 mg

Scandexon tablet 0,5 mg digunakan untuk meredakan peradangan, penyakit imun dan alergi.

Deskripsi obat

Scandexon digunakan untuk meredakan peradangan, penyakit imun dan alergi. Obat ini merupakan golongan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Scadexon mengandung dexamethasone sebagai zat aktifnya.

Scandexon tablet 0,5 mg
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 20.794/strip (0,5 mg) per November 2019
Kemasan1 box isi 10 strip @ 10 tablet (0,5 mg)
ProdusenTempo Scan Pacific

Indikasi (manfaat) obat

  • Pengobatan peradangan.
  • Penyakit imun dan alergi yang tidak memberikan respon terhadap obat yang lebih aman seperti pada:
    • Penyakit asma bronkial.
    • Penyakit peradangan sendi akibat sistem kekebalan tubuh yang menyerang jaringannya sendiri (rematoid artritis).
    • Penyakit kerusakan pada ginjal yang menyebabkan kadar protein di dalam urine meningkat (sindrom nefrotik).
    • Penyakit peradangan berupa ruam gatal kemerahan pada kulit (dermatitis alergika).
    • Penyakit peradangan pada usus besar (kolon) dan bagian akhir usus besar yang tersambung ke anus (rektum) (kolitis ulserativa).
    • Penyakit proses inflamasi di meningens (selaput pembungkus otak dan sumsum tulang) (meningitis tuberkulosis).
    • Penyakit peradangan pada selaput pembungkus organ paru-paru atau pleura (pleuritis tuberkulosa).

Komposisi obat

Dexamethasone 0,5 mg

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Rentang dosis: 0,5-10 mg/hari dosis lebih besar dapat diberikan pada kondisi yang serius.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesuai petunjuk dokter.

Efek samping obat

  • Kambuhnya ulkus peptikum.
  • Kondisi ketika tubuh kekurangan kalium (hipokalemia).
  • Penekanan hormon kortikotrofin.
  • Kondisi saat kualitas kepadatan tulang menurun (osteoporosis).
  • Efek diabetagenik.
  • Wajah Anda membengkak secara bertahap sehingga menjadi bulat (moon face).
  • Gejala munculnya rambut pada bagian tubuh perempuan yang biasanya tidak ditumbuhi rambut seperti di bawah dagu atau di atas bibir (hirsutisme).

Perhatian Khusus

  • Tidak boleh digunakan lebih dari 1 minggu tanpa adanya pengawasan yang baik.
  • Penurunan dosis secara bertahap harus dilakukan setelah penggunaan jangka panjang dengan dosis yang besar agar tidak terjadi gejala putus obat.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita kerusakan pada lapisan mukosa, submukosa sampai lapisan otot saluran cerna yang disebabkan oleh aktivitas pepsin dan asam lambung yang berlebihan (ulkus peptikum).
  • Pasien penderita penyakit akibat infeksi bakteri dan virus.
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Gangguan perilaku.

Sesuai kemasan per November 2019.

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email