Sanprima suspensi 60 ml adalah obat yang berguna untuk pengobatan infeksi saluran kemih, infeksi saluran pencernaan, infeksi saluran pernafasan dan infeksi THT.
Sanprima suspensi 60 ml adalah obat yang berguna untuk pengobatan infeksi saluran kemih, infeksi saluran pencernaan, infeksi saluran pernafasan dan infeksi THT.
Sanprima suspensi 60 ml adalah obat yang berguna untuk pengobatan infeksi saluran kemih, infeksi saluran pencernaan, infeksi saluran pernafasan dan infeksi THT.
Sanprima suspensi 60 ml adalah obat yang berguna untuk pengobatan infeksi saluran kemih, infeksi saluran pencernaan, infeksi saluran pernafasan dan infeksi THT.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 34.238/botol (60 ml) per Oktober 2019
Kemasan 1 botol @ 60 ml
Produsen Sanbe Farma

Sanprima adalah obat yang berguna untuk pengobatan infeksi saluran kemih, infeksi saluran pencernaan, infeksi saluran pernafasan dan infeksi THT. Obat ini merupakan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Sanprima mengandung zat aktif trimetoprim dan sulfametoksazol.

Infeksi saluran kemih:

Infeksi saluran pencernaan:

  • Tipes.
  • Penyakit infeksi bakteri yang menyerang usus dan aliran darah (Paratifoid) 
  • Peradangan usus yang bisa menyebabkan diare disertai darah atau lendir (Disentri basiller).

Infeksi saluran pernafasan:

  • Infeksi jangka pendek yang menyebabkan saluran udara di dalam paru-paru membengkak dan terisi dengan lendir (bronkitis akut)
  • Kondisi mendadak seperti gejala seperti pilek, hidung tersumbat dan nyeri wajah yang tidak hilang setelah 10 sampai 14 hari (sinusitis akut).

Infeksi THT:

  • Infeksi pada telinga bagian tengah (otitis media) akut.
  • Peradangan pada dinding sinus (sinusitis).

Tiap 5 ml:

  • Trimetoprim 40 mg
  • Sulfametoksazol 200 mg

Bayi 2 bulan ke atas:

  • Berat 10 kg: 5 ml sebanyak 1 sendok takar/12 jam
  • Berat 20 kg: 10 ml sebanyak 1 sendok takar/12 jam
  • Berat 30 kg: 15 ml sebanyak 1 sendok takar/12 jam
  • Berat 40 kg: 20 ml sebanyak 1 sendok takar/12 jam.

Penderita gangguan fungsi ginjal: Sesuai petunjuk dokter.

Sebaiknya dikonsumsi setelah makan dengan air yang cukup.

  • Mual
  • Muntah
  • Ruam kulit
  • Rendahnya jumlah sel darah putih yang ada di dalam tubuh (Leukopenia)
  • Keadaan dimana jumlah trombosit dalam tubuh menurun atau berkurang dari jumlah normalnya (Trombositpenia)
  • Kondisi akut dari leukopenia (Agranulositosis)
  • Jenis kelainan darah yang disebabkan oleh kegagalan sumsum tulang (Anemia aplastik)
  • Gangguan yang terjadi pada salah satu atau beberapa bagian darah sehingga memengaruhi jumlah dan fungsinya (Diskrasia darah).
  • Pasien yang hipersensitif terhadap sulfonamid atau trimetoprim.
  • Bayi 2 bulan ke bawah.
  • Penderita anemia megalobiastik.
  • Wanita hamil.
  • Ibu menyusui.
  • Saat mengkonsumsi obat disarankan minum air yang banyak untuk mencegah kristaluria.
  • Pasien dengan kegagalan fungsi ginjal.
  • Hentikan pengobatan jika sejak awal ditemukan ruam kulit atau tanda-tanda efek samping lainnya.
  • Pirimetamin
  • Tiazid
  • Diuretik

Sesuai kemasan per Oktober 2019

Artikel Terkait