Salticin Krim 5 g

Salticin krim 5 g berguna untuk pengobatan infeksi kulit.

Deskripsi obat

Salticin krim adalah antibiotik yang berguna untuk mengobati infeksi kulit. Obat ini merupakan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Salticin mengandung zat aktif gentamicin.

Salticin Krim 5 g
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 24.475/tube (5 g) per Desember 2019
Produk HalalYa
Kandungan utamaGentamisin.
Kelas terapiAntiinfeksi.
Klasifikasi obatAminoglikosida.
Kemasan1 tube @ 5 g
ProdusenInterbat

Informasi zat aktif

Gentamisin topikal termasuk dalam kelas obat yang disebut antibiotik. Obat ini bekerja dengan membunuh bakteri yang menyebabkan infeksi. Gentamisin dapat mengganggu sintesis protein bakteri dengan mengikat subunit ribosom 30S yang mengakibatkan membran sel bakteri rusak. Gentamisin topikal digunakan pada orang dewasa dan anak-anak berusia 1 tahun ke atas untuk mengobati infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri tertentu.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, gentamisin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Absorbsi sistemik dilaporkan pada pasien luka bakar yang diobati dengan gentamisin topikal.

Indikasi (manfaat) obat

  • Infeksi kulit primer:
    • Infeksi kulit yang menyebabkan luka di wajah dan sangat menular (impetigo contagiosa).
    • Infeksi kulit yang disebabkan oleh kuman (bakteri), terutama Streptococcus, beta hemolyticus atau Staphylococcus aureus (pioderma).
  • Infeksi kulit sekunder:
    • Superinfeksi bakteri karena infeksi jamur atau virus.
    • Infeksi yang mengakibatkan dermatitis ekzematoid.
    • Pustular acne.
    • Pustular psoriasis.

Komposisi obat

Gentamicin 1 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

3-4 kali/hari.

Aturan pakai obat

Oleskan tipis-tipis pada tempat yang terinfeksi lalu gosok secara merata.

Efek samping obat

  • Penggunaan gentamicin topikal dapat menyebabkan iritasi ringan (eritema dan pruritus)
  • Kemungkinan terjadi fotosensitisasi, pernah dilaporkan pada beberapa pasien.

Perhatian Khusus

  • Jangan digunakan untuk mata
  • Anak-anak.
  • Pasien usia lanjut.
  • Pasien penderita dengan gangguan ginjal.
  • Wanita hamil dan menyusui.

Kategori kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan salticin krim pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Penderita yang hipersensitif terhadap gentamicin
  • Penyakit akibat infeksi virus dan jamur (tidak efektif terhadap infeksi-infeksi kulit yang disebabkan oleh virus dan jamur).

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal obat sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya gunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan menggunakan total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa menggunakan obat.
    Jika sering lupa untuk menggunakan obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal pemakaian obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal pemakaian obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan gentamisin dan segera hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Keluarnya cairan, atau tanda lain dari infeksi kulit baru di tempat Anda mengoleskan krim ini.
  • Sensasi rasa hangat pada kulit.
  • Pembengkakan pada kulit.

Sesuai kemasan per Desember 2019

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email