Sagestam Krim 10 g

21 Des 2020| Aby Rachman
Ditinjau oleh Ajeng Prahasta
Sagestam krim adalah obat untuk mengatasi infeksi bakteri pada kulit

Deskripsi obat

Sagestam krim adalah obat untuk mengatasi infeksi bakteri pada kulit, misalnya infeksi yang disebabkan bakteri Gram negatif, seperti Proteus, Pseudomonas, Staphylococcus, dan Serratia. Krim ini termasuk dalam golongan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Sagestam krim mengandung zat aktif gentamicin sulfate.
Pemberian gentamicin secara oral juga dapat mengatasi septikemia atau keracunan pada darah yang disebabkan bakteri, radang selaput otak (meningitis), infeksi saluran kemih, infeksi saluran pencernaan, infeksi pada kulit, jaringan lunak dan tulang, serta infeksi saluran pernapasan.

Sagestam Krim 10 g
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
Kandungan utamaGentamicin sulfate.
Kelas terapiAntibiotik topikal.
Klasifikasi obatAminoglikosida.
Kemasan1 box isi 1 tube @ 10 g
ProdusenSanbe Farma

Informasi zat aktif

Gentamicin dapat mampu mengganggu sintesis protein bakteri dengan mengikat subunit ribosom 30S yang mengakibatkan membran sel bakteri rusak. Dengan begitu, pertumbuhan bakteri akan terhambat, sehingga bakteri pun akan mati.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, gentamicin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap pada seluruh tubuh (sistemik), dilaporkan setelah aplikasi topikal untuk pasien luka bakar.

Indikasi (manfaat) obat

Pengobatan infeksi kulit primer:

  • Radang folikel rambut (folikulitis superfisial).
  • Infeksi bakteri pada kulit yang membentuk benjolan bernanah (furunkulosis).
  • Borok yang timbul di kulit (pioderma gangrenosa).
  • Ruam dan gatal pada kulit akibat kontak langsung dengan zat yang menyebabkan alergi (dermatitis eksematus infeksiosa).
  • Bercak putih pada kulit (psoriasis pustular).
  • Peradangan pada kulit yang membuat kulit merah dan gatal (dermatitis).

Pengobatan infeksi kulit sekunder:

  • Jerawat berisi nanah atau cairan yang membentuk benjolan kecil (jerawat postula).
  • Peradangan pada kulit yang menyebabkan kulit menjadi kemerahan, kering, tebal, mudah terkelupas, dan bersisik (psoriasis).

Gentamicin merupakan antibiotik golongan aminoglikosida yang dapat menghentikan pertumbuhan bakteri. Itu sebabnya, obat ini mampu mengobati infeksi bakteri, terutama bakteri Gram negatif yang peka terhadap gentamicin.

Komposisi obat

Gentamicin sulfate 0,1%.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Oleskan 3-4 kali/hari.

Aturan pakai obat

Oleskan tipis-tipis pada area yang terinfeksi.

Efek samping obat

  • Iritasi pada kulit.
  • Kemerahan pada kulit.
  • Gatal.

Bila efek samping ini memburuk atau mengganggu, hubungi dokter atau apoteker Anda.

Cara penyimpanan obat

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Hindari kontak dengan mata.
  • Infeksi jamur atau virus pada kulit.
  • Hentikan penggunaan jika terjadi iritasi kulit.
  • Jangan digunakan dalam jangka panjang.
  • Krim ini dapat menyebabkan kulit menjadi sensitif pada cahaya matahari, sehingga lebih mudah terbakar. Gunakan obat ini hanya pada bagian yang terinfeksi dan hindari kontak langsung dengan cahaya matahari.

Kategori kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Sagestam krim pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap gentamicin.
  • Bayi baru lahir atau bayi prematur.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Informasi interaksi obat yang tersedia antara Sagestam krim dan obat-obatan lain terbatas. Dianjurkan agar pasien berkonsultasi dengan dokter, apoteker, atau penyedia perawatan kesehatan sebelum menggunakannya bersama obat lainnya.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal menggunakan obat sebelumnya, segera gunakan obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan gunakan obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan menggunakan total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa menggunakan obat.
    Jika sering lupa menggunakan obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Rasa hangat, bengkak, keluarnya cairan, atau tanda lain di area Anda mengoleskan krim ini.

Sesuai kemasan per September 2019

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-75145/gentamicin-topical/details
Diakses pada 10 Desember 2020

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a619033.html#:~:text=Topical%20gentamicin%20is%20used%20in,killing%20bacteria%20that%20cause%20infections.
Diakses pada 10 Desember 2020

Drugs. https://www.drugs.com/cdi/gentamicin-topical.html
Diakses pada 10 Desember 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/gentamicin-topical.html
Diakses pada 10 Desember 2020

Rxlist. https://www.rxlist.com/consumer_garamycin_gentamicin_topical/drugs-condition.htm
Diakses pada 10 Desember 2020

Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/gentamicin-topical-route/description/drg-20064038
Diakses pada 10 Desember 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/sagestam?type=brief&lang=id
Diakses pada 10 Desember 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email