Riboflavin

29 Agu 2019| Dina Rahmawati
Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Riboflavin adalah obat untuk mencegah ataupun mengobati kurangnya riboflavin (vitamin B2) dalam tubuh

Ribo-100, Ribo-2

Riboflavin adalah vitamin yang digunakan untuk mencegah kurangnya kadar riboflavin (vitamin B2), mengobati rendahnya kadar riboflavin, dan mengobati anemia mikrositik. Jika tubuh kekurangan riboflavin, dapat mengakibatkan sensitivitas mata, mata gatal dan terasa terbakar, lidah sakit, gatal dan mengelupas pada hidung, serta luka di mulut.

Riboflavin ()
Golongan

Suplemen vitamin

Kategori obat

Obat bebas

Bentuk sediaan obat

Tablet atau kapsul

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori kehamilan dan menyusui

Kategori A: Penelitian terkontrol pada wanita tidak menunjukkan risiko terhadap janin di trimester pertama kehamilan dan tidak ada bukti adanya risiko pada trimester selanjutnya, sehingga kecil kemungkinan adanya bahaya terhadap janin.

Namun, jika dosis yang digunakan lebih besar maka menjadi kategori C untuk kehamilan.

Kategori C: Penelitian pada binatang percobaan menunjukkan efek samping terhadap janin dan tidak ada penelitian terkontrol pada wanita; atau belum ada penelitian pada wanita hamil atau binatang percobaan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya risiko yang mungkin timbul pada janin.

Keamanan penggunaan riboflavin selama menyusui belum diketahui. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya.

Dosis obat

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan atau mengonsumsi vitamin.

Oral

  • Mencegah kekurangan riboflavin

Dewasa: 1-2 mg setiap hari.

  • Mengobati kekurangan riboflavin

Dewasa: Hingga 30 mg setiap hari dalam dosis terbagi.

Anak-anak: 3-10 mg setiap hari.

  • Mengobati anemia mikrositik

Dewasa: Berhubungan dengan pembesaran limpa dan kekurangan enzim glutation reduktase: 10 mg setiap hari selama 10 hari.

Selalu ikuti anjuran dari dokter atau baca petunjuk di kemasan riboflavin sebelum penggunaan.

Vitamin riboflavin harus dikonsumsi dengan makanan. Pastikan dosis yang dikonsumsi sesuai aturan pakai yang ada. Jangan sampai mengonsumsi vitamin secara berlebihan karena dikhawatirkan dapat berakibat buruk.

Dalam menghentikan penggunaan vitamin ini, akan lebih baik jika Anda berkonsultasi pada dokter untuk memastikan bahwa kadar riboflavin dalam tubuh Anda telah normal.

Pemakaian obat atau vitamin dapat memiliki efek samping tertentu dan bersifat individual. Jika terjadi efek samping yang berlebih, harus segera ditangani oleh tenaga medis.

Riboflavin dapat menyebabkan efek samping yang meliputi:

  • Warna urine berubah menjadi kuning cerah
  • Diare pada sebagian orang

Ada beberapa efek samping lain yang mungkin belum terdaftar. Jika Anda mempunyai efek samping selain dari yang terdaftar di atas, segera konsultasikan ke dokter Anda.

Beritahukan dan konsultasikan dengan dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya, terutama bila Anda memiliki riwayat atau kondisi berikut:

Interaksi obat atau vitamin mungkin terjadi jika Anda menggunakan atau mengonsumsi beberapa obat atau vitamin secara bersamaan. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya. Bila perlu, dokter mungkin akan mengurangi dosis atau menggantinya.

Mengonsumsi riboflavin dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan interaksi berikut:

  • Peningkatan absorpsi yang dipengaruhi oleh penggunaan bersama dengan propantelin bromida

Selain itu, dapat terjadi peningkatan absorpsi jika dikonsumsi bersama dengan makanan.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus sesuai dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

MIMS. https://www.mims.com/malaysia/drug/info/riboflavin/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 29 Agustus 2019

Web MD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-957/riboflavin
Diakses pada 29 Agustus 2019

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Ankylosing Spondylitis: Penyebab Badan Lemas Selain Anemia

Selain Anemia, Penyakit ankylosing spondylitis yang memengaruhi tulang belakang juga dapat membuat tubuh menjadi lemas.
04 Jul 2019|Anita Djie
Baca selengkapnya
Ankylosing Spondylitis: Penyebab Badan Lemas Selain Anemia

Daftar Buah Penambah Darah yang Bermanfaat untuk Pengidap Anemia

Buah penambah darah dapat menjadi sumber zat besi yang cukup tinggi khususnya untuk pengidap anemia. Semangka, zaitun, murbei, dan persik merupakan beberapa diantaranya.
21 Aug 2019|Armita Rahardini
Baca selengkapnya
Daftar Buah Penambah Darah yang Bermanfaat untuk Pengidap Anemia

MCV adalah Bagian Dari Pemeriksaan Darah Lengkap, Apa Arti Nilainya?

MCV adalah nilai yang menggambarkan ukuran sel darah merah atau eritrosit di tubuh kita. Tinggi atau rendahnya nilai MCV, bisa menunjukkan jenis anemia yang diderita.
26 Mar 2020|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
MCV adalah Bagian Dari Pemeriksaan Darah Lengkap, Apa Arti Nilainya?