Rhinathiol Kapsul 375 mg

22 Agu 2020| Ajeng Prahasta

Deskripsi obat

Rhinathiol kapsul adalah obat untuk mengencerkan dahak serta memudahkan pengeluaran dahak pada gangguan saluran pernapasan. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Rhinathiol kapsul mengandung zat aktif karbosistein.
Rhinathiol Kapsul 375 mg
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET0
Kemasan1 box isi 10 strip @ 10 kapsul (375 mg)
ProdusenAventis Pharma

Indikasi (manfaat) obat

Mengatasi gangguan saluran pernapasan yang disertai lendir atau dahak yang berlebih, sehingga dapat digunakan pada pasien penderita penyakit:

  • Peradangan pada saluran napas atau bronkus (bronkitis).
  • Kerusakan pada alveolus atau kantong udara pada paru-paru yang menyebabkan napas menjadi pendek (emfisema).
  • Ganggian saluran pernapasan yang disebabkan akibat debu mengendap atau masuk ke paru-paru (pneumokoniosis).
  • Pelebaran dan penebalaan dinding cabang bronkus pada paru-paru dan terjadi secara permanen (bronkiektasis).

Karbosistein adalah obat yang berfungsi sebagai mukolitik bekerja dengan memutus ikatan disulfida dari glikoprotein sehingga memudahkan pengeluaran dahak serta membantu mengencerkan dahak.

Komposisi obat

Karbosistein 375 mg.

 

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa:

  • Dosis awal: 2,25 g/hari dikonsumsi dalam 3-4 dosis terbagi. Jika kondisi membaik, dosis dapat diturunkan menjadi 1,5 g/hari dalam dosis terbagi.

Anak-anak:

  • 2-5 tahun: 250-500 mg/hari dalam 3-4 dosis terbagi.
  • 6-12 tahun: 750 mg/hari dalam 3 dosis terbagi.

Aturan pakai obat

Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan.

Efek samping obat

  • Sakit perut atau merasa sakit.
    Tetaplah konsumsi makanan yang sederhana dan jangan makan terlalu banyak serta hindari mengonsumsi makanan pedas. Cobalah untuk meminum obat ini setelah makan.
  • Diare.
    Jika mengalami diare, konsumsi banyak cairan untuk menghindari terjadinya dehidrasi. Dehidrasi ditandai dengan gejala penurunan jumlah urin atau urin berwarna gelap dan berbau tajam. Jangan konsumsi obat lain untuk mengatasi diare tanpa konsultasi ke dokter atau apoteker. Jika diare terus berlanjut segera hubungi dokter.
  • Mual.
  • Muntah.
  • Perdarahan pada saluraan pencernaan.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan riwayat luka pada saluran pencernaan.
  • Pengobatan batuk pada anak-anak terutama usia 15 tahun ke bawah.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki luka pada dinding lambung atau usus.
  • Anak-anak 2 tahun ke bawah.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap karbosistein.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • NSAID seperti naproksen, diklofenak, aspirin, dan ibuprofen.
    Penggunaan dengan NSAID secara bersamaan dengan karbosistein dapat menyebabkan peningkatan risiko terjadinya perdarahan pada saluran pencernaan.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/rhinathiol
Diakses pada 10 Agustus 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/carbocisteine
Diakses pada 10 Agustus 2020

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/carbocisteine/
Diakses pada 10 Agustus 2020

Drugbank. https://www.drugbank.ca/drugs/DB04339
Diakses pada 10 Agustus 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Polusi Udara, Penyebab Hujan Asam yang Diam-Diam Mengancam Kesehatan

Penyebab hujan asam yang paling utama adalah aktivitas industri bahan bakar fosil. Jika ingin mencegah, sudah saatnya beralih ke energi bersih.
06 Jan 2020|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Polusi Udara, Penyebab Hujan Asam yang Diam-Diam Mengancam Kesehatan

Bahaya Bronkitis Ini Harus Diwaspadai, Termasuk Risiko Pneumonia

Bahaya bronkitis termasuk risiko infeksi pernapasan lanjutan, pneumonia, hingga penyakit jantung. Bronkitis akut juga bisa berbahaya karena dapat menular dengan mudah.
13 Oct 2020|Arif Putra
Baca selengkapnya
Bahaya Bronkitis Ini Harus Diwaspadai, Termasuk Risiko Pneumonia

Saat Menemukan Dahak Berdarah, Anda Harus Waspadai Penyakit Ini

Dahak berdarah adalah gejala dari penyakit paru-paru. Berhenti merokok dan membersihkan rumah dari debu dapat mengurangi gejala yang muncul karena iritasi paru-paru.
04 Jun 2019|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
Saat Menemukan Dahak Berdarah, Anda Harus Waspadai Penyakit Ini