Rendapid kaplet 20 mg

28 Okt 2019| Anita Djie
Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
Rp 103.125/strip (20 mg) per Oktober 2019
Kemasan
1 box isi 3 strip @ 10 tablet (20 mg)
Produsen
Bernofarm

Rendapid untuk menurunkan kolesterol LDL (lemak jahat) dan meningkatkan HDL (kolesterol baik) dalam darah. Obat ini merupakan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Rendapid mengandung zat aktif simvastatin.

Sebagai Penunjang diet bagi pasien dengan kadar kolesterol dalam darah yang tinggi (hiperkolesterolemia) primer tipe IIA dan IIB yang berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol total dan LDL untuk mengurang risiko terjadinya kematian, serangan jantung (infark miokardia) dan tindakan pada penyakit jantung (revaskularisasi mikoardial).

 

 

Simvastatin 20 mg

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Rentang dosis: ¼ -2 kaplet (5-40 mg) sebanyak 1 kali/hari dosis tunggal, diberikan pada malam hari.
Dosis awal: ¼-½ kaplet (5-10 mg) sebanyak 1 kali/hari dosis tunggal, diberikan pada malam hari.
Dosis maksimum: 2 kaplet (40 mg) sebanyak 1 kali/hari dosis tunggal, pada malam hari.

Dikonsumsi pada malam hari.

  • Gangguan otot dalam tubuh (miopati).
  • Otot kerangka mengalami kerusakan (rabdomiolisis).
  • Nyeri sendi (arthralgias).
  • Gangguan sistem saraf:
    • Gangguan fungsi beberapa saraf otak.
    •  Gerakan yang tidak terkontrol dan tidak terkendali pada satu atau lebih bagian tubuh Anda (tremor).
    • Mengalami pusing, sampai merasa dirinya atau sekelilingnya berputar (vertigo).
    • Hilang ingatan.
    • Susah tidur.
    • Depresi.
    • Khawatir.
    • Reaksi hipersensitifitas.
  • Gangguan saluran pencernaan:
    • Radang pada kelenjar pankreas yang terjadi dengan dua bentuk yang sangat berbeda yaitu akut dan kronis (pankreatitis).
    • Peradangan yang terjadi di hati (hepatitis).
    • Penyakit kuning (kolestatik jaundice).
    • Perubahan kadar lemak di hati.
    • Gangguan makan (anoreksia).
    • Muntah.
  • Kerontokan rambut yang disebabkan oleh serangan sistem imunitas tubuh sendiri terhadap folikel (alopecia) pada kulit.
  • Pada sistem reproduksi:
    • Pembesaran jaringan kelenjar payudara yang terjadi pada pria (ginekomastia).
    • Gangguan dalam gairah seksual (libido).
  • Mempercepat katarak.
  • Kelemahan atau kelumpuhan otot mata (opatalmoplegia).
  • Hipersensitif terhadap komponen dalam obat ini.
  • Pasien penyakit hati (liver).
  • Pasien dengan tingkat enzym transaminase dalam serum yang tinggi.
  • Wanita hamil.
  • Ibu menyusui.
  • Selama terapi dengan obat ini harap lakukan pemeriksaan fungsi hati.
  • Pemeriksaan level transaminase dalam serum.
  • Pasien penderita miopati akut.
  • Pasien penderita resiko kegagalan ginjal sekunder.
  • Anak-anak.

Sesuai kemasan per Oktober 2019

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Ashraf Sinclair Meninggal, Kenali Penyebab Serangan Jantung di Usia Muda

Suami Bunga Citra Lestari (BCL), Ashraf Sinclair, meninggal dunia pada Selasa (18/12/2020) pagi. Menurut manajer BCL, Ashraf meninggal dunia akibat serangan jantung. Sebenarnya, apa penyebab serangan jantung di usia muda?
18 Feb 2020|Fadli Adzani
Baca selengkapnya
Ashraf Sinclair Meninggal, Kenali Penyebab Serangan Jantung di Usia Muda

Ciri-Ciri Kolesterol Tinggi yang Wajib Diwaspadai

Ciri-ciri kolesterol tinggi biasanya tidak terdeteksi dan hanya disadari ketika sudah terjadi komplikasi, seperti nyeri di dada. Namun, siapa sangka, beberapa orang bisa mengalami dampak dari kolesterol tinggi seperti impotensi dan kemunculan xanthomas.
22 Jan 2020|Anita Djie
Baca selengkapnya
Ciri-Ciri Kolesterol Tinggi yang Wajib Diwaspadai

Nyeri Leher Bagian Belakang adalah Tanda Kolesterol Tinggi, Benarkah?

Leher belakang sakit kerap kali dikaitkan dengan kolesterol tinggi. Meskipun hanya dapat dipastikan melalui tes darah, gejala kolesterol perlu untuk diwaspadai.
04 Jun 2019|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
Nyeri Leher Bagian Belakang adalah Tanda Kolesterol Tinggi, Benarkah?