Remeron Tablet

22 Agu 2020| Dea Febriyani
Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
0
Kemasan
1 box isi 1 strip @ 10 tablet (15 mg; 30 mg)
Produsen
Schering Plough
Remeron tablet adalah obat antidepresan yang digunakan untuk mengatasi depresi dan meningkatkan suasana hati. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Remeron tablet mengandung zat aktif mirtazipin.
  • Mengatasi depresi.
  • Memperbaiki suasana hati.

Mirtazipin adalah obat golongan antidepresan tetrasiklik piperazinoazepine yang bekerja menyeimbangkan kandungan senyawa kimia alami di dalam otak sehingga mempengaruhi suasana hati.

  • Remeron tablet 15 mg: mirtazipin 15 mg.
  • Remeron tablet 30 mg: mirtazipin 30 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa:

  • Dosis awal: 15 mg/hari, dosis dapat ditingkatkan secara bertahap berdasarkan respon pasien terhadap obat.
  • Dosis lazim: 15-45 mg/hari dalam 1-2 dosis terbagi.
Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.
  • Nafsu makan dan berat badan meningkat.
    Mengonsumsi mirtazapin dapat menyebabkan Anda merasa lebih lapar sehingga dapat mempengaruhi berat badan Anda. Cobalah mengonsumsi makanan seimbat yang sehat tanoa menambah porsi makan Anda. Jangan mengonsumsi makanan ringan yang mengandung banyak kalori seperti keripik, kue, biskuit, dan manisan. Jika Anda merasa lapar dia antara waktu makan, cobalah konsumsi buah, sayuran, dan makanan rendah kalori. Olahraga teratur juga dapat membantu menjaga berat badan Anda agar tetap stabil.
  • Mengantuk.
    Jangsn mengemudi atau menjalankan mesin jika merasa mengantuk. Hindari mengonsumsi alkohol sebab akan memperburuk kondisi Anda menjadi lebih lelah. Konsultasikan kepada dokter Anda bila efek samping ini telah mengganggu sebab Anda mungkin membutuhkan obat lain.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
    Cobalah untuk memperbanyak konsumsi makanan berserat tinggi seperti buah dan sayuran segar dan sereal serta minum banyak air. Cobalah berolahraga lebih teratur sepereti dengan berjalan kaki atau lari setiap hari. Jika hal tersebut tidak membantu, segera hubungi dokter Anda.
  • Sakit kepala.
    Cobalah untuk beristirahat dan minum banyak cairan dan jangan minum alkohol terlalu banyak. Konsultasikan kepada apoteker Anda untuk merekomendasikan obat penhilang rasa sakit dan bicarakan dengan dokter Anda jika sakit kepala berlangsung lebih dari seminggu atau keadaan semakin memburuk.
  • Mulut kering.
    Jika mengonsumsi mirtazipin Anda mengalami mulut kering cobalah untuk mengunyah permen karet bebas gula atau menghisap permen bebas gula.
  • Pasien dengan kerusakan saraf akibat tekanan pada bola mata (glaukoma).
    Mirtazipin tidak disarankan untuk pasien glaukoma karena mirtazipin berisiko meningkatkan tekanan pada mata.
  • Pasien gangguan kejang (epilepsi).
    Walaupun jarang ditemukan, mirtazipin tidak disarankan untuk pasien dengan gangguan hati karena mirtazipin berisiko mengalami kejang-kejang.
  • Pasien yang mengonsumsi warfarin.
    Mirtazipin tidak disarankan untuk pasien yang mengonsumi warfarin karena mirtazipin berisiko meningkatkan efek dari warfarin dan berisiko menyebabkan pembekuan darah.
  • Pasien gangguan hati.
    Mirtazipin tidak disarankan untuk pasien dengan gangguan hati karena mirtazipin berisiko menyebabkan menurunkan tekanan darah.
  • Pasien dengan riwayat konsumsi obat antidepresan lain.
    Walaupun jarang ditemukan, mirtazipin tidak disarankan untuk pasien riwayat konsumsi obat antidepresan lain karena mirtazipin berisiko meningkatkan tekanan darah.
  • Wanita hamil atau sedang mempersiapkan kehamilan.
  • Ibu menyusui.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap mirtazipin.
  • Pasien dengan riwayat kerusakan saraf akibat tekanan pada bola mata (glaukoma).
  • Pasien dengan riwayat gangguan kejiwaan seperti perubahan emosi (bipolar) dan upaya menyakikit diri sendiri.
  • Pasien dengan riwayat penyakit hati dan ginjal.
  • Pasien kejang.
  • Pasiden dengan kadar kolesterol atau trigliserida tinggi.
  • Pasien penyakit jantung seperti serangan jantung.
  • Pasien stroke.
  • Pasien yang kehilangan cairan tubuh (dehidrasi).
  • Pasien tekanan darah rendah.
  • Iobenguane I 123
    Penggunaan bersama mertazipin menurunkan efek dari iobenguane I 123.
  • Lefamulin.
    Penggunaan bersama lemafulin meningkatkan efek dari mirtazipin dengan mempengaruhi metabolisme enzim hati CYP3A4.
  • Prokarbazin.
    Prokarbazin dan mirtazipin meningkatkan kadar serotonin dalam tubuh.
  • Rasagiline.
    Rasagiline dan mirtazipin meningkatkan kadar serotonin dalam tubuh.
  • Selegiline.
    Selegiline dan mirtazipin meningkatkan kadar serotonin dalam tubuh.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/mirtazapine
Diakses pada 13 Agustus 2020

Nhs. https://www.nhs.uk/medicines/mirtazapine/
Diakses pada 13 Agustus 2020

Medscapae. https://reference.medscape.com/drug/remeron-soltab-mirtazapine-342966#3
Diakses pada 13 Agustus 2020

Webmd. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-13706-4047/mirtazapine-oral/mirtazapine-oral/details
Diakses pada 13 Agustus 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Mania Adalah Episode yang Kerap Dialami Penderita Bipolar, Seperti Apa?

Mania atau manik adalah episode saat mood seseorang meningkat dengan tak wajar. Manik atau mania menjadi kondisi yang erat dengan gangguan bipolar.
07 Oct 2020|Arif Putra
Baca selengkapnya
Mania Adalah Episode yang Kerap Dialami Penderita Bipolar, Seperti Apa?

Tertawalah, karena Manfaat Tertawa Sangat Menyehatkan Tubuh dan Pikiran!

Manfaat tertawa untuk kesehatan adalah menurunkan depresi dan meningkatkan kualitas tidur. Anda bahkan bisa mengurangi stres, menjaga kesehatan, mengurangi rasa sakit, hingga melawan kelupaan.
11 Apr 2019|Anita Djie
Baca selengkapnya
Tertawalah, karena Manfaat Tertawa Sangat Menyehatkan Tubuh dan Pikiran!

7 Penyebab Nafsu Makan Meningkat yang Mungkin Anda Alami

Nafsu makan meningkat terkadang bukan merupakan sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Namun apabila nafsu makan meningkat terus-menerus muncul atau makin parah, Anda mungkin mengalami suatu kondisi medis tertentu, seperti diabetes, hipertiroidisme, dan sebagainya.
13 Sep 2019|Anita Djie
Baca selengkapnya
7 Penyebab Nafsu Makan Meningkat yang Mungkin Anda Alami