Rembozet Tablet 25 mg

16 Sep 2020| Dea Febriyani

Deskripsi obat

Rembozet tablet adalah obat untuk mengatasi kondisi kadar trombosit di bawah nilai normal (trombositopenia) dan ketidakmampuan sumsum tulang dalam memproduksi sel darah (anemia aplastik). Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Rembozet tablet mengandung zat aktif eltrombopag olamin.

Rembozet Tablet 25 mg
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
Produk HalalYa
Kandungan utamaEltrombopag olamin.
Kelas terapiHaemostatik.
Kemasan1 box 2 strip @ 7 tablet (25 mg); 1 box 4 strip @ 7 tablet (25 mg)
ProdusenNovartis Indonesia

Informasi zat aktif

Eltrombopag adalah agonis reseptor trombopoietin (TPO) non-peptida. Eltrombopag mengikat dan mengaktifkan reseptor TPO manusia dan memulai jalur transduksi sinyal yang menginduksi proliferasi dan diferensiasi dari sel-sel progenitor sumsum tulang sehingga meningkatkan produksi platelet.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, eltrombopag diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dari saluran pencernaan. Ketersediaan hayati adalah lebih dari 52% dan dapat meningkat 22% untuk suspensi oral. Waktu puncak konsentrasi plasma adalah 2-6 jam.
  • Distribusi: Ikatan protein palsma adalah lebih dari 99%.
  • Metabolisme: Dimetabolisme secara ekstensif di hati oleh CYP1A2, CYP2C8 melalui oksidasi dan UGT1A1, UGT1A3 melalui glukuronidasi.
  • Ekskresi: Melalui feses sekitar 59% dan 20% dalam bentuk obat tidak berubah, melalui urin sekitar 31% dalam bentuk metabolit. Waktu paruh eliminasi sekitar 21-32 jam.

Indikasi (manfaat) obat

Mengatasi:

  • Penyakit autoimun yang menyebabkan kadar trombosit dalam tubuh di bawah nilai normal (purpura trombositopenik idiopatik).
  • Kadar trombosit di bawah nilai normal (trombositopenia) yang berhubungan dengan hepatitis C kronis.
  • Ketidakmampuan sumsum tulang dalam memproduksi sel darah (anemia aplastik berat).

Eltrombopag bekerja menurunkan risiko pendarahan dengan meningkatkan jumlah trombosit. Eltrombopag bertindak seperti zat alami trombopoietin yang menyebabkan tubuh memproduksi trombosit.

Komposisi obat

Eltrombopag olamin 25 mg.

 

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa:

  • Penyakit autoimun yang menyebabkan kadar trombosit di bawah nilai normal (purpura trombositopenik idiopatik):
    • Dosis awal: 50 mg/hari, sesuaikan dosis untuk mencapai dan mempertahankan jumalh trombosit.
    • Dosis maksimal: 75 mg/hari.
  • Kadar trombosit di bawah nilai normal (trombositopenia) yang berhubungan dengan hepatitis C kronis:
    • Dosis awal: 25 mg/hari.
    • Dosis maksimal: 100 mg/hari.
  • Anemia aplastik berat:
    • Dosis awal: 50 mg sekali sehari, sesuaikan dosis dengan peningkatan 50 mg setiap 2 minggu untuk mencapai dan mempertahankan jumlah trombosit.
    • Dosis maksimal: 150 mg/hari.

Anak-anak:

  • Penyakit autoimun yang menyebabkan kadar trombosit di bawah nilai normal (purpura trombositopenik idiopatik):
    • 1-5 tahun: 25 mg/hari.
    • 6-17 tahun: dosis sama dengan dosis dewasa.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi dalam keadaan perut kosong, setidaknya 1 jam sebelum atau 2 jam setelah makan.

Efek samping obat

  • Mual.
    Hindari mengonsumsi makanan terlalu banyak dan hindari mengonsumsi makanan pedas.
  • Kelelahan.
    Hentikan aktivitas dan duduk atau berbaring sampai merasa lebih baik. Hindari mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin. Hindari  minum alkohol karena akan memperburuk keadaaan.
  • Sakit kepala.
    Pastikan Anda beristirahat dan minum banyak cairan dan jangan minum terlalu banyak alkohol. Mintalah apoteker Anda untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Bicaralah dengan dokter Anda jika sakit kepala Anda berlangsung lebih dari seminggu atau kondisi memburuk.
  • Diare.
    Minum banyak air dengan jumlah yang sedikit dalam frekuensi yang sering untuk menghindari terjadinya kekurangan cairan atau dehidrasi. Tanda-tanda dehidrasi antara lain buang air kecil lebih sedikit dari biasanya atau urin berbau tajam. Jangan minum obat lain untuk mengobati diare tanpa konsultasi dengan apoteker atau dokter.
  • Sakit punggung.
  • Nyeri otot atau kejang.
  • Gejala flu seperti demam, sakit kepala, radang tenggorokan, batuk, kelelahan, menggigil, dan badan pegal.
  • Kelemahan.
  • Nafsu makan menurun.
  • Nyeri atau bengkak di mulut atau tenggorokan.
  • Rambut rontok.
  • Ruam kulit.
  • Perubahan warna kulit.
  • Kesemutan, gatal, atau rasa terbakar.
  • Pembengkakan pada pergelangan kaki, kaki, atau tungkai bawah.
  • Sakit gigi pada anak-anak.
  • Batuk.
  • Flu.
  • Kehilangan selera makan.
  • Demam.
  • Kurang darah (anemia) pada pasien hepatitis C kronis.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan gangguan hati dan ginjal.
  • Pasien anemia aplastik untuk menggunakan dosis terendah.
  • Pasien dengan hepatitits C kronik.
  • Dapat memperburuk kondisi pasien katarak.
  • Anak-anak.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Tidak untuk menormalkan jumlah trombosit, melainkan digunakan hanya bila kondisi trombositopenia dan kondisi klinis meningkatkan risiko perdarahan pada pasien penderita trombositopenia idiopatik imun kronis.

Kategori kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan rembozet tablet pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin. Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin. Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasein yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Alpelisib.
    Eltrombopag dapat meningkatkan kadar dan efek alpelisib dalam darah sehingga berpotensi meningkatkan risiko efek samping dari alpelisib.
  • Apalutamid.
    Apalutamid dapat menurunkan kadar darah dan efek eltrombopag sehingga berpotensi mengurangi efek dari obat eltrombopag.
  • Bonesentan.
    Eltrombopag dapat meningkatkan level darah dan efek bosentan sehingga berpotensi mengurangi efek dari obat eltrombopag.
  • Aluminium karbonat, aluminium hidroksida, attapulgit.
    Eltrombopag tidak boleh dikonsumsi secara bersamaan secara bersamaan dengan obat-obat tersebut. Produk yang mengandung aluminium, kalsium, besi, magnesium, seng atau mineral lain dapat mengganggu penyerapan eltrombopag ke dalam aliran darah dan mengurangi keefektifannya. Anda harus mengonsumsi eltrombopag saat perut kosong setidaknya 2 jam sebelum atau 4 jam setelah mengonsumsi obat-obat tersebut.
  • Atorvastatin.
    Eltrombopag dapat meningkatkan kadar atorvastatin dalam darah. Hal ini dapat meningkatkan risiko efek samping seperti kerusakan hati dan kondisi langka namun serius yang disebut rhabdomyolysis yang melibatkan kerusakan jaringan otot rangka. Dalam beberapa kasus, rhabdomyolysis dapat menyebabkan kerusakan ginjal bahkan kematian.
  • Bedaquilin.
    Bedaquiline dapat menyebabkan masalah hati, dan menggunakannya dengan obat lain yang juga dapat mempengaruhi hati seperti eltrombopag dapat meningkatkan risiko tersebut.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

  • Bengkak, nyeri, atau kemerahan di salah satu kaki.
  • Sesak nafas.
  • Batuk darah.
  • Detak jantung cepat.
  • Nafas cepat.
  • Nyeri saat bernafas.
  • Nyeri di dada, lengan, punggung, leher, rahang, atau perut.
  • Keringat dingin.
  • Bicara lambat atau sulit.
  • Kelemahan mendadak atau mati rasa pada wajah. lengan atau tungkai.
  • Sakit kepala mendadak, masalah penglihatan mendadak, kesulitan berjalan mendadak.
  • Sakit perut, mual, muntah, diare.
  • Penglihatan mendung, kabur, atau perubahan penglihatan lainnya.

Jika mengalami gejala tersebut, segera informasikan kepada dokter Anda. Jangan menghentikan obat tanpa persetujuan dari dokter.

MIMS. https://www.mims.com/malaysia/drug/info/eltrombopag?mtype=generic
Diakses pada 2 September 2020

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a609011.html#side-effects
Diakses pada 2 September 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/eltrombopag-oral-tablet#side-effects
Diakses pada 2 September 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-151606/eltrombopag-oral/detailshttps://reference.medscape.com/drug/promacta-eltrombopag-342178#5
Diakses pada 2 September 2020

Drugs. https://www.drugs.com/drug-interactions/eltrombopag-index.html
Diakses pada 2 September 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

5 Cara Menaikkan Trombosit Secara Alami

Ada beberapa cara menaikkan trombosit yang alami, mulai dari makan jeruk hingga menghindari obat ibuprofen. Namun, cara ini hanya bisa dilakukan jika kondisi Anda tidak parah.
18 Nov 2019|Asni Harismi
Baca selengkapnya
5 Cara Menaikkan Trombosit Secara Alami

Tidak Hanya Lemas, Gejala Anemia Lain Juga Perlu Anda Kenali

Gejala kurang darah atau anemia yang selama ini diketahui, umumnya hanya badan terasa lemas. Padahal, gejala anemia tidak hanya itu. Gejala anemia juga bisa berbeda-beda, tergantung dari jenis anemia yang diderita.
18 Sep 2019|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Tidak Hanya Lemas, Gejala Anemia Lain Juga Perlu Anda Kenali

Penderita Penyakit ITP Rentan Alami Perdarahan Berlebih

Anak-anak hingga dewasa bisa menderita penyakit ITP, namun berbeda rentang waktu pemulihannya. Penyakit ITP membuat penderitanya memiliki trombosit rendah.
12 Feb 2020|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Penderita Penyakit ITP Rentan Alami Perdarahan Berlebih