Pumpitor kapsul 20 mg obat untuk pengobatan tukak usus dua belas jari, tukak lambung, peradangan pada lapisan kerongkongan (esofagitis erosif atau ulseratif), masalah pencernaan langka yang disebabkan oleh kemunculan tumor pada pankreas atau pada duodenum (sindroma Zollinger-ellison).
Pumpitor kapsul 20 mg obat untuk pengobatan tukak usus dua belas jari, tukak lambung, peradangan pada lapisan kerongkongan (esofagitis erosif atau ulseratif), masalah pencernaan langka yang disebabkan oleh kemunculan tumor pada pankreas atau pada duodenum (sindroma Zollinger-ellison).
Pumpitor kapsul 20 mg obat untuk pengobatan tukak usus dua belas jari, tukak lambung, peradangan pada lapisan kerongkongan (esofagitis erosif atau ulseratif), masalah pencernaan langka yang disebabkan oleh kemunculan tumor pada pankreas atau pada duodenum (sindroma Zollinger-ellison).
Pumpitor kapsul 20 mg obat untuk pengobatan tukak usus dua belas jari, tukak lambung, peradangan pada lapisan kerongkongan (esofagitis erosif atau ulseratif), masalah pencernaan langka yang disebabkan oleh kemunculan tumor pada pankreas atau pada duodenum (sindroma Zollinger-ellison).
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 181.500/strip (20 mg) per Oktober 2019
Kemasan 1 box isi 2 strip @ 10 kapsul (20 mg)
Produsen Caprifarmindo Labs

Pumpitor merupakan obat yang digunakan untuk menurunkan jumlah asam di lambung. Obat ini digunakan untuk mengobati gejala penyakit gastroesophageal reflux (GERD) dan sindrom Zollinger-Ellison. Obat ini merupakan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Pumpitor mengandung zat aktif omeprazole.

  • Pengobatan jangka pendek luka terbuka yang timbul di dinding usus dua belas jari (duodenal).
  • Pengobatan jangka pendek luka pada dinding lambung (tukak lambung).
  • Peradangan pada lapisan kerongkongan (esofagitis erosif atau ulseratif).
  • Masalah pencernaan langka yang disebabkan oleh kemunculan tumor pada pankreas atau pada duodenum (sindroma Zollinger-Ellison).

Omeprazole 20 mg

Dewasa: 1 tablet (20 mg) atau 2 tablet (40 mg) sebanyak 1 kali/hari.

  • Gejala tukak usus dua belas jari: pengobatan belangsung 2 minggu.
  • Gejala tukak lambung atau refluks esofagitis erosif/ulseratif: pengobatan berlangsung 4 minggu.

  • Penderita yang sukar disembuhkan dengan pengobatan lain: 40 mg sebanyak 1 kali/hari selama 4 minggu (tukak duodenal) atau 8 minggu (tukak lambung atau refluks esofagitis erosif atau ulseratif).

  • Penderita sondroma Zollinger-Ellison:
  • Dosis awal: 20-160/hari diatas 80 mg dosis harus dibagi 2

Dikonsumsi sebelum makan, ditelah untuh dengan air.

Sakit kepala, gangguan saluran cerna seperti mual ringan dan bersifat sementara, diare, nyeri perut, konstipasi, reaksi pada kulit, muntah, infeksi saluran napas atas, vertigo, ruam kulit, batuk, astenia, nyeri punggung bagian bawah.

Penderita yang hipersensitif terhadap omperazole.

Sesuai kemasan per Oktober 2019.

Artikel Terkait