Pumpitor kapsul 20 mg

21 Okt 2019| Anita Djie
Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
Rp 181.500/strip (20 mg) per Oktober 2019
Kemasan
1 box isi 2 strip @ 10 kapsul (20 mg)
Produsen
Caprifarmindo Labs

Pumpitor merupakan obat yang digunakan untuk menurunkan jumlah asam di lambung. Obat ini digunakan untuk mengobati gejala penyakit asam lambung/gastroesophageal reflux (GERD) dan masalah pencernaan seperti sindroma Zollinger-Ellison. Obat ini merupakan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Pumpitor mengandung zat aktif omeprazole.

  • Pengobatan jangka pendek luka terbuka yang timbul di dinding usus dua belas jari (duodenal).
  • Pengobatan jangka pendek luka pada dinding lambung (tukak lambung).
  • Peradangan pada lapisan kerongkongan (esofagitis erosif atau ulseratif).
  • Masalah pencernaan langka yang disebabkan oleh kemunculan tumor pada pankreas atau pada duodenum (sindroma Zollinger-Ellison).

Omeprazole 20 mg

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa: 1 tablet (20 mg) atau 2 tablet (40 mg) sebanyak 1 kali/hari.

  • Gejala tukak usus dua belas jari: pengobatan belangsung 2 minggu.
  • Gejala tukak lambung atau refluks esofagitis erosif/ulseratif: pengobatan berlangsung 4 minggu.

  • Penderita yang sukar disembuhkan dengan pengobatan lain: 40 mg sebanyak 1 kali/hari selama 4 minggu (tukak duodenal) atau 8 minggu (tukak lambung atau refluks esofagitis erosif atau ulseratif).

  • Penderita sondroma Zollinger-Ellison:
  • Dosis awal: 1-8 tablet (20-160 mg)/harinya. Jika dosis yang diberikan di atas 4 tablet (80 mg) maka dosis harus dibagi dalam 2 kali pemberian.
  • Dikonsumsi sebelum makan, ditelan utuh dengan air.
  • Simpan pada suhu di bawah 30°C, terlindung dari cahaya.

Sakit kepala, gangguan saluran cerna seperti mual ringan dan bersifat sementara, diare, nyeri perut, konstipasi, reaksi pada kulit, muntah, infeksi saluran napas atas, vertigo, ruam kulit, batuk, astenia, nyeri punggung bagian bawah.

Penderita yang hipersensitif terhadap omperazole.

Sesuai kemasan per Oktober 2019.

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Ini yang Terjadi Ketika Anda Makan Berlebihan Saat Buka Puasa

Saat berbuka puasa bukan momen balas dendam. Makan berlebihan saat buka puasa bisa menghadirkan masalah bagi tubuh Anda.
10 May 2019|Asni Harismi
Baca selengkapnya
Ini yang Terjadi Ketika Anda Makan Berlebihan Saat Buka Puasa

Masih Terbiasa Tidur Setelah Makan? Pencernaan Bisa Bermasalah

Banyak yang mengatakan bahwa berbaring setelah makan akan membuat tubuh gendut dan perut buncit. Faktanya, tidur setelah makan hanya akan menambah beban kerja pencernaan dan merusak kualitas tidur.
21 Oct 2019|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Masih Terbiasa Tidur Setelah Makan? Pencernaan Bisa Bermasalah

Cara Mengobati Sakit Ulu Hati dengan Jahe, Benarkah Efektif?

Cara mengobati sakit ulu hati dengan jahe bisa Anda coba untuk meringankan gejala. Tapi, apakah konsumsi jahe untuk mengobati sakit ulu hati efektif? Bagaimana cara mengobati sakit ulu hati dengan jahe yang aman?Baca selengkapnya
Cara Mengobati Sakit Ulu Hati dengan Jahe, Benarkah Efektif?