Proxime Tablet

21 Mei 2020| Lenny Tan
Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
Rp 34.200/box per Mei 2020
Kemasan
1 box isi 3 strip @ 10 tablet
Produsen
Sanbe Farma

Proxime tablet digunakan untuk mencegah serangan jantung dan stroke. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Proxime tablet mengandung zat aktif asam asetil salisilat dan glisin.

Mencegah:

  • Serangan jantung (infark miokard).
  • Serangan jantung yang terjadi secara mendadak (angina tidak stabil).
  • Serangan stroke ringan (iskemik sepintas).
  • Asam asetil salisilat 100 mg.
  • Glisin 45 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa:

  • Dosis umum: 1 tablet/hari.
  • Dosis maksimal infark miokard: 300 mg/hari.
  • Dosis maksimal serangan iskemik sepintas: 1000 mg/hari.

Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan.

  • Iritasi lambung.
  • Mual.
  • Muntah.
  • Pendarahan saluran pencernaan.
  • Peradangan dinding lambung (gastritis).
  • Reaksi alergi seperti sesak napas (dispnea) dan peradangan kulit (dermatitis).
  • Penurunan jumlah trombosit (trombositopenia).
  • Pasien yang memiliki riwayat alergi termasuk asma.
  • Pasien penderita luka lambung atau pendarahan di bawah kulit.
  • Pasien yang memiliki gangguan pembekuan darah (hemofilia).
  • Pasien yang memiliki jumlah trombosit rendah (trombositopenia).
  • Pasien yang mengalami cacar air.
  • Pasien yang mengalami gejala flu.
  • Wanita hamil trimester akhir.
  • Anak 12 tahun ke bawah.
  • Pasien yang mengalami telinga berdering (tinitus).
  • Hentikan pemakaian, jika terjadi gangguan pendengaran.
  • Pasien penderita gangguan lambung permanen.
  • Pasien dengan riwayat trombolitik pada kardiovaskuler.
  • Pasien penderita tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Pasien penderita gagal jantung kongestif.
  • Pasien yang mengalami pembengkakan akibat adanya penumpukan cairan (edema).
  • Dapat menyebabkan terjadinya ulserasi, pendarahan dan membentuk lubang (perforasi) pada saluran pencernaan.
  • Dapat menyebabkan dehidrasi.
  • Pasien penderita fungsi hati.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Antikoagulan.
  • Alkohol.

Sesuai kemasan per Mei 2020

MIMS. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/proxime/proxime?type=brief&lang=id
Diakses pada 20 Mei 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Gaya Hidup Sehat untuk Kurangi Risiko Stroke, Apa Saja?

Gaya hidup sehat sangat bermanfaat sebagai cara mencegah stroke, khususnya stroke iskemik. Kenali berbagai gaya hidup sehat yang direkomendasikan untuk mencegah stroke dalam artikel ini.
12 Apr 2019|Aby Rachman
Baca selengkapnya
Gaya Hidup Sehat untuk Kurangi Risiko Stroke, Apa Saja?

Mengulik 5 Stadium Sindrom Parkinson, Penderitanya Bisa Tak Menyadari

Sindrom Parkinson memiliki 5 stadium yang harus diketahui. Gejala sindrom Parkinson tahap pertama umumnya mengalami gangguan ringan di satu sisi tubuh, misalnya di kaki atau lengan.
17 May 2019|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Mengulik 5 Stadium Sindrom Parkinson, Penderitanya Bisa Tak Menyadari

Simvastatin adalah Obat Penurun Kolesterol yang Bisa Diandalkan

Simvastatin adalah salah satu obat yang berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol. Obat ini tersedia dalam dua bentuk, yaitu tablet dan suspensi (cairan).
20 Dec 2019|Rieke Saraswati
Baca selengkapnya
Simvastatin adalah Obat Penurun Kolesterol yang Bisa Diandalkan