Provelyn Kapsul 75 mg

21 Des 2020| Arif Putra
Provelyn kapsul adalah obat untuk meredakan nyeri yang disebabkan gangguan saraf (neuropati perifer)

Deskripsi obat

Provelyn kapsul adalah obat yang digunakan untuk mengobati nyeri akibat gangguan saraf. Obat ini biasa digunakan dalam pengobatan nyeri saraf pada penyakit diabetes dan fibromyalgia. Selain rasa nyeri kronis, penyakit fibromyalgia biasanya juga diikuti rasa lelah dan gangguan tidur.
Provelyn kapsul mengandung zat aktif pregabalin. Zat aktif ini memiliki fungsi antikonvulsan, yaitu dapat mengatasi kejang. Cara kerjanya adalah dengan memperlambat impuls di otak yang menyebabkan kejang. Itu sebabnya, obat ini juga digunakan untuk mengobati epilepsi.
Di samping itu, pregabalin juga dapat memengaruhi bahan kimia di otak yang mengirimkan sinyal rasa sakit ke seluruh sistem saraf. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter.

Provelyn Kapsul 75 mg
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
Kandungan utamaPregabalin.
Kelas terapiAntiepilepsi.
Klasifikasi obatNeuropathic pain.
Kemasan1 box isi 1 strip @ 14 kapsul (75 mg)
ProdusenKalbe Farma

Informasi zat aktif

Di samping mengobati nyeri karena kerusakan saraf akibat diabetes, pregabalin digunakan untuk mengatasi infeksi herpes zoster dan cedera pada tulang belakang.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, pregabalin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap cepat.
  • Distribusi: Volume distribusi: 0,5l/kg.
  • Metabolisme: Metabolisme diabaikan.
  • Ekskresi: Terutama melalui urine.

Indikasi (manfaat) obat

Mengobati:

  • Nyeri karena gangguan akibat kerusakan sistem saraf tepi (neuropati perifer) pada orang dewasa.
  • Terapi tambahan untuk kejang parsial, dengan atau tanpa adanya gejala lain pada orang dewasa.
  • Terapi untuk gangguan kecemasan (ansietas) umum pada orang dewasa.
  • Mengurangi nyeri pada penyakit fibromyalgia.

Pregabalin bekerja dengan menenangkan saraf rusak atau terlalu aktif di tubuh yang dapat menyebabkan rasa sakit atau kejang.

Komposisi obat

Pregabalin 75 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Nyeri neuropatik:
    • Dosis awal: 150 mg/hari, dalam 2-3 dosis terbagi. Setelah 3-7 hari dosis dapat ditingkatkan menjadi 300 mg/hari.
    • Dosis maksimal: 600 mg/hari.
  • Epilepsi:
    • Dosis awal: 150 mg/hari. Setelah seminggu, dosis dapat ditingkatkan menjadi 300 mg dalam 2-3 dosis terbagi.
    • Dosis perawatan: 200 mg sebanyak 2 kali/hari.
    • Dosis maksimal: 600 mg/hari.
  • Gangguan kecemasan umum:
    • Dosis awal: 150 mg/hari, dalam 2-3 dosis terbagi.
    • Dosis perawatan: 200 mg sebanyak 2 kali/hari.
    • Dosis maksimal: 600 mg/hari.
  • Fibromyalgia:
    • Dosis awal: 150 mg, dalam 2-3 dosis terbagi. Setelah seminggu, dosis dapat ditingkatkan menjadi 300 mg dalam 2-3 dosis terbagi.
    • Dosis maksimal: 450 mg/hari.
  •  

Aturan pakai obat

Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Efek samping obat

  • Sakit kepala.
    Pastikan Anda beristirahat. Minumlah banyak cairan dan sebaiknya jangan mengonsumsi alkohol karena akan menimbulkan efek samping mengantuk. Mintalah apoteker merekomendasikan obat penghilang rasa sakit. Sakit kepala biasanya akan hilang setelah seminggu pertama. Hubungi dokter Anda jika sakit kepala berlangsung lebih dari satu minggu atau bertambah parah.
  • Kelelahan, pusing, dan mengantuk.
    Efek samping akan hilang setelah tubuh Anda terbiasa dengan pregabalin. Jika tidak hilang dalam satu atau dua minggu, dokter mungkin akan mengurangi dosis Anda atau meningkatkannya lebih lambat. Jika cara tersebut tidak berhasil, Anda mungkin perlu beralih ke obat lain.
  • Mual.
    Minum pregabalin dengan atau setelah makan untuk meredakan gejala ini. Hindari makanan kaya rasa dan pedas.
  • Perubahan mood.
    Jika Anda merasa obat ini menyebabkan perubahan suasana hati, hubungi dokter karena Anda mungkin perlu mengganti obat.
  • Pembengkakan pada lengan dan kaki.
    Jika kaki Anda bengkak, cobalah duduk dengan kaki di atas kursi atau tempat tidur. Usahakan tidak berdiri dalam waktu lama. Olahraga dapat membantu mengurangi efek samping ini. Jika cara tersebut tidak membantu mengurangi efek samping atau membuatnya semakin parah, segera hubungi dokter.
  • Penglihatan kabur.
    Hindari mengemudi atau menggunakan mesin saat ini terjadi. Jika efek samping berlangsung lebih dari satu hari, hubungi dokter karena Anda mungkin perlu mengganti obat.
  • Gangguan ereksi.
    Berkonsultasilah dengan dokter Anda. Dokter mungkin akan mengganti obat Anda atau menawarkan perawatan lain yang dapat membantu mengatasi masalah ini.
  • Peningkatan berat badan.
    Pregabalin dapat membuat Anda lebih lapar, sehingga cukup sulit menghentikan penambahan berat badan. Cobalah makan tanpa menambah porsi Anda. Hindari camilan yang mengandung banyak kalori, seperti keripik, kue, biskuit, dan manisan. Jika Anda lapar di antara waktu makan, konsumsilah buah, sayuran, atau makanan rendah kalori. Olahraga teratur juga akan membantu menjaga berat badan Anda tetap stabil.
  • Penurunan daya ingat.
    Jika Anda mengalami masalah dengan ingatan Anda, bicarakan dengan dokter Anda. Dokter mungkin akan mengganti obat Anda.
  • Diare.

Cara penyimpanan obat

Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita penyakit kardiovasuklar.
  • Pasien dengan riwayat pembengkakan karena penumpukan cairan pada jaringan (angioedema).
  • Hindari penghentian penggunaan obat secara mendadak.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien lanjut usia.
  • Pasien penderita kencing kencing manis (diabetes melitus).
  • Anak-anak berusia 12-17 tahun.
  • Pasien dengan kelainan herediter atau turunan, seperti gangguan pencernaan karena gangguan tubuh dalam mencerna galaktosa (intoleransi galaktosa), serta gangguan pencernaan glukosa dan galaktosa (defisiensi Lapp-lactase atau malabsorpsi glukosa-galaktosa).

Kategori kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Provelyn kapsul pada ibu hamil. Namun, ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.
Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.
Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasien penderita gangguan ginjal atau jantung.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Lorazepam.
    Penggunaan bersama lorazepam dapat meningkatkan efek samping, seperti mual dan penglihatan kabur.
  • Benzodiazepin.
    Penggunaan bersama obat di atas dapat meningkatkan tekanan pada susunan saraf pusat.
  • ACE inhibitor.
    Penggunaan Provelyn kapsul bersama ACE inhibitor dapat meningkatkan risiko angiodema atau pembengkakan yang disebabkan penumpukan cairan pada jaringan tubuh.
  • Thiazolidinediones.
    Penggunaan bersama obat di atas dapat menyebabkan terjadinya edema perifer atau pembengkakan pada kaki yang disebabkan karena adanya penumpukan cairan.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutkan konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa mengonsumsi obat, cobalah menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau mintalah bantuan orang lain mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian sesuai kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Pikiran untuk menyakiti atau membunuh diri sendiri. Pikiran ini dapat terjadi hanya setelah seminggu pengobatan.
  • Kesulitan bernapas.
  • Pusing parah seperti ingin pingsan.
  • Halusinasi atau melihat dan mendengar hal-hal yang tidak nyata.
  • Gangguan buang air kecil, seperti terdapat darah dalam urine, ingin buang air kecil lebih sering, atau kesulitan buang air besar (sembelit).

Sesuai kemasan per Oktober 2019

MIMS. http://mims.com/indonesia/drug/info/provelyn/provelyn?type=brief&lang=id
Diakses pada 7 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-93954-1903/pregabalin-oral/pregabalin-extended-release-oral/details
Diakses pada 7 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-93954-528/pregabalin-oral/pregabalin-oral/details
Diakses pada 7 Desember 2020

WebMD. https://www.webmd.com/epilepsy/qa/what-is-pregabalin-lyrica
Diakses pada 7 Desember 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/pregabalin.html
Diakses pada 7 Desember 2020

NHS. https://www.nhs.uk/medicines/pregabalin/
Diakses pada 7 Desember 2020

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a605045.html
Diakses pada 7 Desember 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/pregabalin-oral-capsule#about
Diakses pada 7 Desember 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email