Provelyn kapsul 75 mg diindikasikan sebagai terapi nyeri pada neuropati perifer, tulang dan otot, dan kejang parsial.
Provelyn kapsul 75 mg diindikasikan sebagai terapi nyeri pada neuropati perifer, tulang dan otot, dan kejang parsial.
Provelyn kapsul 75 mg diindikasikan sebagai terapi nyeri pada neuropati perifer, tulang dan otot, dan kejang parsial.
Provelyn kapsul 75 mg diindikasikan sebagai terapi nyeri pada neuropati perifer, tulang dan otot, dan kejang parsial.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 204.583/strip (75 mg) per Oktober 2019
Kemasan 1 box isi 1 strip @ 14 kapsul (75 mg)
Produsen Kalbe Farma

Provelyn adalah obat yang digunakan untuk mengobati nyeri akibat gangguan saraf, biasa digunakan dalam pengobatan nyeri saraf pada penyakit diabetes, dan fibromyalgia. Obat ini merupakan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Provelyn mengandung zat aktif pregabalin.

  • Pengobatan:
    • Nyeri karena gangguan yang terjadi akibat kerusakan pada sistem saraf tepi (neuropati perifer) pada pasien dewasa.
    • Terapi tambahan pada kejang parsial dengan atau tanpa generalisasi sekunder pada pasien dewasa.
    • Terapi untuk gangguan kecemasan (ansietas) umum pada pasien dewasa.
    • Mengurangi nyeri pada tulang dan otot yang menjalar ke bagian dalam tubuh dari lokasi nyeri tersebut berasal (Fibromyalgia).

Pregabalin 75 mg

  • Nyeri neuropatik:
    • Dosis awal: 75 mg sebanyak 2 kali (150 mg)/hari.
    • Dosis optimum: 150 mg sebanyak 2 kali/hari.
  • Epilepsi:
    • Dosis awal: 75 mg sebanyak 2 kali (150 mg)/hari.
    • Dosis optimum: 150 mg sebanyak 2 kali/hari.
  • Gangguan ansietas umum:
    • 150-600 mg/hari diberikan dalam 2 atau 3 dosis terbagi.
  • Fibromialgia:
    • Dosis awal: 75 mg sebanyak 2 kali (150 mg)/hari.
    • Dosis yang direkomendasikan: 300-450 mg/hari diberikan dalam 2 dosis terbagi.

Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

  • Pusing dan mengantuk
  • Darah dan kelainan sistem limpatik: Kondisi di mana jumlah neutrofil yang merupakan bagian dari sel darah putih dalam darah menurun (neutropenia)
  • Gangguan metabolisme dan nutrisi: meningkatnya nafsu makan, anoreksia dan hipoglikemia
  • Gangguan psikiatrik: mood euforia, bingung, meningkat dan menurunnya libido, iritabilitas, gelisah, depresi
  • Gangguan sistem imun: hipersensitif, reaksi alergi
  • Gangguan siste saraf: pusing, somnolen, tremor, gangguan daya ingat, sensasi terbakar, kehilangan kesadaran, gangguan mental
  • Gangguan pada mata: pengelihatan kabur, diplopia, gangguan pengelihatan, mata kering, mata bengkak
  • Gangguan telinga dan labirin: vertigo, hiperakusis
  • Gangguan jantung: takikardia
  • Gagal jantung kongestif
  • Gangguan respirasi: hidung kering, batuk, rhinitis, mendengkur
  • Gangguan kulit: berkeringat, rash papular, keringat dingin, ruam
  • Gangguan umum dan kondisi tempat pemberian: Kondisi yang memiliki tanda berkurangnya kapasitas yang dimiliki seseorang untuk bekerja dan mengurangi efisiensi prestasi, dan biasanya hal ini disertai dengan perasaan letih dan lemah (fatique), edema, rasa mabuk, berjalan abnormal, jatuh, rasa haus, sesak nafas

Pasien yang sensitif terhadap pregabalin atau komponen zat penyertanya.

Pasien dengan kelainan herediter yg jarang berupa intoleransi galaktosa, defisiensi Lapp-lactase atau malabsorpsi glukosa-galaktosa.

Sesuai kemasan per Oktober 2019

MIMS. http://mims.com/indonesia/drug/info/provelyn/provelyn?type=brief&lang=id
Diakses pada tanggal 28 Oktober 2019.

Artikel Terkait