Prostanac kaplet 50 mg obat untuk mengurangi pembengkakan pada sendi, otot dan tendon.
Prostanac kaplet 50 mg obat untuk mengurangi pembengkakan pada sendi, otot dan tendon.
Prostanac kaplet 50 mg obat untuk mengurangi pembengkakan pada sendi, otot dan tendon.
Prostanac kaplet 50 mg obat untuk mengurangi pembengkakan pada sendi, otot dan tendon.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 16.225/strip (50 mg) per Oktober 2019
Kemasan 1 box isi 5 strip @ 10 kaplet (50 mg)
Produsen Pyridam Farma

Prostanac adalah obat untuk mengurangi pembengkakan dan peradangan pada sendi, otot dan tendon Obat ini merupakan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Prostanac mengandung zat aktif natrium diklofenak.

  • Mengobati:
    • Mengurangi peradangan.
    • Bentuk-bentuk degeneratif rematik seperti:
    • Sendi terasa nyeri akibat inflamasi ringan yang timbul karena gesekan ujung-ujung tulang penyusun sendi (osteoartritis).
    • Penyakit autoimun, yaitu sistem kekebalan tubuh mulai menyerang sel dan jaringan sehat (spondilartitis).
    • Rematoid non-artikuler.

Natrium diklofenak 50 mg

Dosis awal maksimal: pada hari ke-1 pengobatan dikonsumsi 150/hari ke-1 dalam dosis terbagi.
Dosis maksimal: 100 mg/hari dalam dosis terbagi.
Dosis pemeliharaan: 75-100 mg/hari dalam dosis terbagi.

Dikonsumsi sesudah makan.

  • Pasien penderita penyakit jantung iskemik.
  • Pasien penderita penyakit peripheral arterial (peripheral arterial disease).
  • Pasien penderita penyakit pembuluh darah di otak (cerebrovascular disease).
  • Pasien penderita gagal jantung kongestif (congestive heart failure).
  • Kerusakan pada lapisan mukosa, submukosa sampai lapisan otot saluran cerna yang disebabkan oleh aktivitas pepsin dan asam lambung yang berlebihan (ulkus peptikum).
  • Hypersensitivitas terhadap diklofenak natrium
  • Pasien penderita serangan asma.
  • Anak-anak.
  • Pasien penderita gangguan pencernaan.
  • Pasien gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien gangguan fungsi hati.
  • Wanita hamil.
  • Ibu menyusui.
  • Apabila timbul perdarahan lambung hentikan pengobatan.
  • Pasien lanjut usia.
  • Pasien yan diobati dengan diretik dan penyembuhan dari operasi besar.
  • Pasien yang mengalami pusing atau gangguan saraf lainnya, harus dihindarkan dari mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin.

Sesuai kemasan per Oktober 2019.

Artikel Terkait