Propylthiouracil bekerja dengan mengurangi produksi hormon tiroid pada penderita hipertiroidisme.
Propylthiouracil menekan produksi hormon pada kelenjar tiroid.

-

Propylthiouracil merupakan obat yang digunakan untuk mengobati tiroid aktif atau yang disebut hipertiroidisme. Obat ini menekan produksi berlebihan hormon tiroid dari kelenjar tiroid.

Propylthiouracil (Propiltiourasil)
Golongan

Agen antitiroid

Kategori obat

Obat resep

Bentuk sediaan obat

Tablet

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori kehamilan dan menyusui

Kategori D: Telah ditemukan bukti positif adanya risiko terhadap janin, namun penggunaan oleh wanita hamil dapat dipertimbangkan apabila ada manfaat dari penggunaan obat (Contoh: obat diperlukan dalam situasi mengancam jiwa atau pada penyakit serius dimana obat yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Dosis obat

Dosis diberikan oleh dokter berdasarkan kondisi medis. Dosis yang diberikan mungkin bervariasi berdasarkan kondisi individu. Selama pengobatan, dokter akan melihat respons terhadap pengobatan dan melakukan penyesuaian dosis bila diperlukan.

Hipertiroidisme

  • Dewasa: Diberikan per oral dengan dosis 150-450 mg per hari dalam dosis terbagi. Dosis awal 600-1200 mg diberikan pada kasus yang lebih berat. Dosis pemeliharaan untuk pasien eutiroid: 50-150 mg per Perawatan biasanya diteruskan selama 1-2 tahun.
  • Anak: Neonatus: 2,5-5 mg/kg dua kali sehari, 1 bulan-1 tahun: 2,5 mg/kg tiga kali sehari, 1-5 tahun: 25 mg tiga kali sehari, 5-12 tahun: 50 mg tiga kali sehari, 12-18 tahun: 100 mg tiga kali sehari.

Ikuti saran dan resep dokter.

  • Minum dengan atau tanpa makanan.
  • Dosis didasarkan pada kondisi medis dan respons.
  • Minum obat ini sesuai dengan arahan dokter, jangan menambah dosis.

Efek samping dapat terjadi pada pemakaian obat-obatan. Mual, pusing, dan muntah merupakan efek samping yang umum terjadi selama pemakaian obat ini. Beritahukan dokter Anda mengenai setiap efek samping yang terjadi pada Anda.

Segera hubungi dokter Anda bila mengalami gejala berikut:

  • Nyeri otot/sendi berat.
  • Berkurangnya volume urine.
  • Mudah memar/pendarahan.

Beritahukan dokter Anda mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya, terutama bila Anda memiliki riwayat atau kondisi berikut:

  • Penggunaan cadangan untuk pasien yang tidak dapat mentolerir pengobatan lain, seperti methimazole, yodium radioaktif, atau operasi.
  • Riwayat gangguan hati atau adanya tanda gangguan hati (hilangnya nafsu makan, mual, muntah, gatal, urine berwarna gelap, tinja berwarna pucat, kulit kekuningan, dan nyeri perut sebelah kanan atas). Pantau waktu protrombin secara teratur selama perawatan, terutama sebelum prosedur pembedahan.

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis, seperti:

  • Hipersensitivitas
  • Kehamilan
  • Laktasi

Informasi lebih lengkap bisa dilihat pada kemasan.

Konsumsi beberapa obat secara bersamaan dengan obat ini dapat menimbulkan interaksi. Konsumsi [ropylthiouracil bersamaan dengan antikoagulan dapat meningkatkan aktivitas antikoagulan. Sementara dosis β-blocker, digitalis glikosida, dan teofilin mungkin perlu dikurangi ketika pasien menjadi euthyroid.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/propylthiouracil-oral-route/description/drg-20072978
diakses pada 29 November 2018.

MIMS. http://mims.com/indonesia/drug/info/propylthiouracil/?type=brief&mtype=generic
diakses pada 29 November 2018.

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-8883/propylthiouracil-oral/details
diakses pada 29 November 2018.

Artikel Terkait