Pronimax Kaplet 4 mg

29 Apr 2020| Dina Rahmawati

Deskripsi obat

Pronimax kaplet merupakan obat untuk mengatasi alergi. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Pronimax mengandung siproheptadin HCl.

Pronimax Kaplet 4 mg
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
Kemasan1 box isi 10 strip @ 10 kaplet (4 mg)
ProdusenDexa Medica

Indikasi (manfaat) obat

Mengatasi alergi seperti:

  • Biduran (urtikaria).
  • Pembengkakan di bawah kulit yang disebabkan oleh reaksi alergi (angioedema).
  • Peradangan pada kulit (dermatitis).
  • Rasa gatal pada sebagian atau seluruh tubuh (pruritus).
  • Alergi terhadap goresan (dermographisme).
  • Peradangan yang terjadi pada rongga hidung akibat reaksi alergi (alergi rinitis).
  • Alergi makanan, gigitan serangga dan tanaman.

Komposisi obat

siproheptadin HCl 4 mg.

 

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa: 1 kaplet sebanyak 3-4 kali/hari.

  • Dosis maksimal: 32 mg/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesuai petunjuk penggunaan.

Efek samping obat

  • Mengantuk.
  • Mulut dan tenggorokan kering.
  • Rasa nyeri, tidak nyaman, atau panas saat Anda buang air kecil (disuria).
  • Gangguan pada kandung kemih untuk mengeluarkan urin (retensi urin).
  • Kondisi yang membuat penderitanya mengalami pusing, sampai merasa dirinya atau sekelilingnya berputar (vertigo).
  • Pusing.
  • Gangguan saluran pencernaan.
  • Tekanan darah tinggi atau rendah (hipertensi atau hipotensi).
  • Detak jantung melebihi 100 kali per menit (takikardi).
  • Jantung berdebar-debar (palpitasi).
  • Pingsan.
  • Kelelahan otot.
  • Gangguan penglihatan.

Perhatian Khusus

  • Pasien penderita kadar hormon tiroid terlalu tinggi di dalam tubuh (hipertiroid).
  • Pasien penderita penyakit jantung.
  • Pasien penderita asma bronkial.
  • Pasien yang mengalami peningkatan tekanan intraokular.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Anak 14 tahun ke bawah.
  • Pasien lanjut usia yang lemah.
  • Dapat mengganggu kemampuan berkendara.
  • Hindari minuman beralkohol.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Bayi prematur.
  • Bayi baru lahir.
  • Ibu menyusui.
  • Pasien penderita glaukoma sudut sempit.
  • Pasien dengan kondisi lemah.
  • Pasien lanjut usia.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Isokarboksazid.
  • Linezolid.
  • Fenilezin.
  • Prokarbazin.
  • Rasagilin.
  • Safinamid.
  • Selegilin.
  • Tedizolid.
  • Tranilsipromin.

Dexa Medica. https://www.dexa-medica.com/brandedmedicine/Pronimax
Diakses pada 27 April 2020

Medscape. https://reference.medscape.com/drug/cyproheptadine-343389#0
Diakses pada 17 Juni 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Mitos dan Fakta Bahaya Bulu Kucing yang Perlu Diluruskan

Meski tidak menyebabkan toksoplasmosis, bahaya bulu kucing tidak bisa disepelekan karena tetap dapat menimbulkan alergi hingga penyakit yang berhubungan dengan kutu.
16 Dec 2019|Asni Harismi
Baca selengkapnya
Mitos dan Fakta Bahaya Bulu Kucing yang Perlu Diluruskan

Atasi Gatal Alergi dengan 7 Langkah Ini

Obat gatal alergi ada beragam, mulai dari yang alami hingga medis. Obat antihistamin, kortikosteroid, dan salep berbahan mentol dan calamin bisa jadi pilihan. Berendam air hangat dan kompres dingin pun bisa membantu meredakannya.
24 Jul 2020|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Atasi Gatal Alergi dengan 7 Langkah Ini

Pahami Penyebab Alergi Dingin dan Cara Mengatasinya

Penyebab alergi dingin adalah naiknya kadar histamine di dalam tubuh yang mungkin dipicu oleh berbagai hal. Bagaimana cara mengatasinya?
19 Sep 2020|Asni Harismi
Baca selengkapnya
Pahami Penyebab Alergi Dingin dan Cara Mengatasinya