Promethazine (Alias: Prometazin)

Terakhir ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri pada 22 Jan 2019

Merk dagang yang beredar:

Nufapreg

Promethazine merupakan obat yang digunakan untuk mengobati gejala demam, alergi, operasi, dan juga untuk mencegah mabuk, mual, dan muntah. Obat ini bekerja dengan mencegah efek zat histamin yang diproduksi tubuh

Promethazine (Prometazin)
Golongan

Antihistamin

Kategori Obat

Obat resep

Bentuk Obat

Tablet dan sirup

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan anak-anak

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori C: Penelitian pada hewan percobaan menunjukkan efek buruk terhadap janin dan tidak ditemukan studi yang memadai pada manusia. Namun, mengingat efektivitasnya, penggunaannya dapat dipertimbangkan pada wanita hamil sekalipun berisiko

Dosis

Dosis diberikan oleh dokter berdasarkan kondisi medis. Dosis yang diberikan mungkin bervariasi berdasarkan kondisi individu. Selama pengobatan, dokter akan melihat respons terhadap pengobatan dan melakukan penyesuaian dosis bila diperlukan.

Kondisi Alergi

Oral

  • Dewasa: 25 mg di malam hari, dapat ditingkatkan hingga 25 mg jika diperlukan. Dosis alternati : 10-20 mg 2-3 kali sehari.
  • Anak: 2-5 tahun 5-15 mg setiap hari dalam 1 atau 2 dosis terbagi, lebih dari 5-10 tahun 10-25 mg setiap hari dalam 1 atau 2 dosis.

Manajemen Jangka Pendek Insomnia

Oral

  • Dewasa: 20-50 mg pada malam hari.
  • Anak: Sebagai promethazine HCl: 2-5 tahun 15-20 mg, lebih dari 5-10 tahun 20-25 mg

Mual dan Muntah

Oral

  • Dewasa: Sebagai prometazin teoclat dosis 25 mg di malam hari, dapat ditingkatkan menjadi 50-75 mg pada malam hari atau 25 mg 2-3 kali sehari. Maks: 100 mg setiap hari.
  • Anak: 5-10 tahun sebagai prometazin HCl dosis 12,5-37,5 mg setiap hari.

Mabuk dalam Perjalanan (Prophylaxis)

Oral

  • Dewasa: 20 mg atau 25 mg pada malam sebelum bepergian, diikuti dengan dosis yang sama pada pagi berikutnya. Sebagai promethazine teoclat: 25 mg diberikan pada malam hari atau 1-2 jam sebelum bepergian.
  • Anak: Sebagai prometazin HCl untuk usia 2-5 tahun 5 mg, lebih dari 5-10 tahun 10 mg. Dosis diberikan pada malam sebelum perjalanan dan diulangi pada pagi berikutnya (6-8 jam kemudian). Sebagai promethazine teoclat untuk usia 5-10 tahun 12,5 mg diberikan baik pada malam hari atau 1-2 jam sebelum perjalanan.

Mabuk dalam perjalanan (Prometazin HCl)

Oral

  • Dewasa: 25 mg diberikan sesegera mungkin dan diulangi di malam hari, diikuti oleh dosis ke-3 pada malam berikutnya.
  • Anak: 5-10 tahun 12,5 mg diberikan sesegera mungkin dan diulangi di malam hari, diikuti oleh dosis ke-3 pada malam berikutnya.

Kondisi Alergi – Sedasi (Prometazin HCl)

Parenteral

  • Dewasa: 25-50 mg dengan IM dalam, IV atau infus IV dengan laju tidak lebih dari 25 mg/menit. Maks: 100 mg.
  • Anak: 5-10 tahun 6,25-12,5 mg oleh IM dalam.

Mual dan Muntah (Prometazin HCl)

Parenteral

  • Dewasa: 12,5-25 mg, diulang pada interval tidak kurang dari 4 jam. Maks: 100 mg setiap hari.

Manajemen Insomnia Jangka Pendek (Promethazine HCl)

Rektal

  • Dewasa: 20-50 mg pada malam hari.
  • Anak: Untuk usia 2-5 tahun 15-20 mg, lebih dari 5-10 thn 20-25 mg.

Kondisi Alergi

Rektal (Prometazin HCl)

  • Dewasa: 25 mg di malam hari, tingkatkan hingga 25 mg dua kali sehari bila dibutuhkan. Atau, 10-20 mg 2-3 kali sehari.
  • Anak: Usia 2-5 tahun 5-15 mg setiap hari dalam 1 atau 2 dosis terbagi, lebih dari 5-10 tahun 10-25 mg setiap hari dalam 1 atau 2 dosis.

Profilaksis Mabuk Perjalanan

Rektal (Promethazine HCl)

  • Dewasa: 20 atau 25 mg setiap malam sebelum bepergian, diikuti dengan dosis yang sama pada pagi berikutnya.
  • Anak: usia 2-5 tahun 5 mg, lebih dari 5-10 thn 10 mg. Dosis diberikan malam sebelum perjalanan dan diulangi pada pagi berikutnya (6-8 jam kemudian).

Aturan pakai Promethazine dengan benar

Ikuti saran dan resep dokter.

  • Konsumsi sebelum tidur atau sebelum makan.
  • Untuk operasi, dikonsumsi malam sebelum operasi.
  • Ukur obat dengan dosis yang benar menggunakan sendok khusus .

Konsumsi obat sesuai petunjuk dokter.

Efek Samping

Efek samping seperti:sindrom neuroleptik maligna, mengantuk berat, efek kardiovaskular, dapat mengakibatkan gangren, efek ekstrapiramidal, nyeri, rasa terbakar, pusing, kelelahan, serta batuk merupakan efek samping yang umum terjadi selama pemakaian obat ini. Pada anak-anak dapat berisiko mengakibatkan henti napas. Beri tahu dokter Anda mengenai setiap efek samping yang terjadi pada Anda.

Bila Anda mengalami gejala berat/serius sebagai berikut, segera hubungi dokter Anda:

  • Sakit tenggorokan
  • Detak jantung lambat
  • Sakit kepala
  • Ruam kulit
  • Mual dan muntah

Peringatan

Beri tahu dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya, terutama bila Anda memiliki riwayat atau kondisi berikut:

  • Pasien dengan asma, bronkitis, atau bronkiektasis
  • Penyakit arteri koroner berat, glaukoma sudut sempit, epilepsi, dan leher kandung kemih
  • Gangguan ginjal dan hati
  • Kehamilan dan menyusui

Kontraindikasi

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis, seperti:

  • Pasien dalam keadaan koma atau menderita depresi SSP karena sebab apa pun.
  • Anak di bawah 2 tahun.
  • Penggunaan bersamaan atau dalam 14 hari penggunaan MAOI.

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Interaksi

Konsumsi beberapa obat secara bersamaan dengan obat ini dapat menimbulkan interaksi obat. Konsumsi promethazine dapat terjadi meningkatkan tindakan agen antikolinergik dan peningkatan risiko efek ekstrapiramidal dengan MAOIs.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Penyakit
  • Alergi dan mual
Referensi

MIMS. https://www.mims.com/singapore/drug/info/promethazine/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 03 Desember 2018

Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/promethazine-oral-route/side-effects/drg-20070609
Diakses pada 03 Desember 2018

Drugs. https://www.drugs.com/sfx/promethazine-side-effects.html
Diakses pada 03 Desember 2018

Artikel Terkait:
Back to Top