Profertil Tablet 50 mg

26 Sep 2020| Ajeng Prahasta

Deskripsi obat

Profertil tablet adalah obat untuk mengatasi gangguan kesuburan (infertilitas) pada pria dan wanita. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Profertil tablet mengandung zat aktif klomifen sitrat.
Profertil Tablet 50 mg
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
Kemasan1 box isi 1 strip @ 10 tablet (50 mg)
ProdusenKalbe Farma

Indikasi (manfaat) obat

  • Mengatasi ketidaksuburan (infertilitas) pada wanita akibat sel telur yang tidak dapat dilepaskan dari indung telur (ovarium) sehingga tidak dapat dibuahi oleh sel sperma (anovulasi).

Klomifen sitrat adalah obat yang digunakan sebagai terapi hormon dan bekerja pada hipotalamus yang merupakan salah satu bagian dari otak, dengan cara meningkatkan sekresi gonadotropin-releasing hormone (GnRH) yang merupakan hormon reproduksi pada wanita dan pria, sehingga merangsang kelenjar hipofisis untuk melepaskan hormon FSH (Follicle Stimuating Hormone) dan hormon LH (Luentinizing Hormone) untuk mendukung pertumbuhan dan pelepasan sel telur yang matang sehingga dapat dibuahi oleh sel sperma (ovulasi) dan meningkatkan kesuburan dengan cara meningkatkan jumlah sel sperma pada pria.

Komposisi obat

Klomifen sitrat 50 mg.

 

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Ketidaksuburan (infertilitas) tanpa ovulasi: 1 tablet/hari selama 5 hari mulai pada hari ke-5 siklus. Biasanya ovulasi terjadi pada 6-10 hari setelah tablet terakhir. Bila ovulasi tidak terjadi, dosis dinaikkan menjadi 2 tablet/hari.
  • Jumlah sperma yang rendah pada pria (oligospermia): 1 tablet/hari selama 40-90 hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Efek samping obat

  • Mual dan muntah.
  • Konsumsi makanan sederhana, hindari konsumsi makanan yang kaya rasa seperti makanan pedas. Cobalah untuk mengonsumsi obat ini setelah makan untuk mengurangi rasa mual.
  • Sakit kepala.
    Minumlah banyak air dan minta apoteker untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit yang sesuai. Jika sakit kepala berlanjut, beri tahu dokter Anda.
  • Pusing.
    Jika ini terjadi, jangan mengemudi dan jangan gunakan alat atau mesin. Merasa pusing saat Anda berdiri, hal ini bisa terjadi terutama saat Anda pertama kali mulai minum obat ini. Cobalah untuk bangun lebih lambat.
  • Gangguan penglihatan.
  • Rangsangan berlebihan pada indung telur (overstimulasi ovarium).
  • Muka memerah.
  • Bercak haid.
  • Pendarahan yang berlebihan saat haid (menoragia).
  • Tumbuhnya jaringan yang membentuk lapisan dinding rahim pada bagian luar rahim (endometriosis).
  • Kejang
  • Berat badan naik.
  • Ruam kulit.
  • Rambut rontok.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan pertumbuhan jaringan otot rahim (fibroid uterus).
  • Pasien dengan gangguan hormon yang terjadi pada wanita usia subur (sindrom ovarium).
  • Ibu menyusui.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien dengan kondisi penyakit hati, kista ovarium, dan tumor yang bergantung pada hormon.
  • Wanita hamil.
  • Pasien dengan kondisi perdarahan vagina yang belum jelas sebabnya.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Ospemifen.
    Klomifen sitrat meningkatkan efek samping ospemifen.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/clomifene
Diakses pada 9 September 2020

Pionas. http://pionas.pom.go.id/monografi/klomifen-sitrat
Diakses pada 9 September 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email