Procainamide (Alias: Procainamide)

Terakhir ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri pada 22 Jan 2019

Procainamide merupakan obat yang digunakan untuk mengobati denyut nadi yang tidak beraturan yang dapat mengancam jiwa. Obat ini termasuk golongan antiaritmia yang bekerja memperlambat impuls saraf di jantung dan mengurangi sensitivitas jantung.

Procainamide (Procainamide)
Golongan

Obat antiaritmia

Kategori Obat

Obat Resep

Bentuk Obat

Oral dan intravena

Dikonsumsi oleh

Dewasa, anak-anak, dan lansia

Kategori Kehamilan dan Menyusui

Kategori C: Penelitian pada hewan percobaan menunjukkan efek buruk terhadap janin dan tidak ditemukan studi yang memadai pada manusia. Namun, mengingat efektivitasnya, penggunaannya dapat dipertimbangkan pada wanita hamil sekalipun berisiko

Dosis

Dosis diberikan oleh dokter berdasarkan kondisi medis. Dosis yang diberikan mungkin bervariasi berdasarkan kondisi individu. Selama pengobatan, dokter akan melihat respons terhadap pengobatan dan melakukan penyesuaian dosis bila diperlukan.

Tatalaksana Jangka pendek Aritmia Berat, Aritmia Ventrikel

Intravena

  • Dewasa: Encerkan dalam 5% larutan glukosa dan diberikan dalam dosis 100 mg setiap 5 menit dengan laju tidak melebihi 50 mg/menit sampai aritmia membaik atau maksimal 1 g telah tercapai. Sebagai alternatif dapat diberikan secara berlanjut dengan infus 500-600 mg dalam 25-30 menit melalui monitoring rekam jantung diikuti dengan laju pemberian 2-6mg/menit.
  • Anak: Dosis loading: 10-12 mg / kg, dilanjutkan dengan infus berlanjut 20-75 mcg/kg/menit.
  • Lansia: Pemberian obat dianjurkan dengan dosis yang disesuaikan dengan gejala dan respons pasien.

 

 

Penatalaksanaan Jangka Pendek Aritmia Berat, Aritmia Ventrikel

Oral

  • Dewasa: 50 mg/kg sehari dalam dosis terbagi setiap 3-6 jam
  • Anak: 15-50 mg/kg sehari dalam 4 dosis terbagi.
  • Lansia: Pemberian obat dengan dosis yang disesuaikan dengan gejala dan respons pasien

 

 

 

Aturan pakai Procainamide dengan benar

Baca petunjuk aturan sesuai pada kemasan dan ikuti anjuran dokter sebelum menggunakan obat procainamide.

Obat ini dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makan, dan sesuai yang diarahkan oleh dokter.

Dosis akan diberikan sesuai kondisi medis. Jangan menghancurkan atau mengunyah tablet karena dapat meningkatkan risiko efek samping. Telan seluruh tablet sesuai petunjuk atau perintah dari dokter.

Beritahu dokter jika kondisi semakin memburuk atau tidak membaik.

Efek Samping

Di setiap pemakaian obat selalu mempunyai efek samping tertentu. Jika terjadi efek samping yang berlebihan, segera cari penanganan medis.

Obat procainamide dapat menyebabkan efek samping yang sering terjadi jika dikonsumsi, seperti: mual, muntah, kehilangan nafsu makan, diare, rasa pahit di mulut, pusing, dan iritasi kulit. Jika efek samping semakin memburuk, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Segera cari bantuan medis jika terjadi efek samping jarang terjadi namun serius, seperti:

  • Pingsan
  • Iritasi kulit
  • Gangguan saluran cerna
  • Efek saraf pusat
  • Kejang
  • Nyeri dada
  • Detak jantung lambat atau cepat
  • Henti jantung
  • Kelelahan yang tidak biasa
  • Gangguan darah
  • Psikosis
  • Gagal jantung
  • Hipotensi berat
  • Angioedema

Ada beberapa efek samping lain yang belum terdaftar. Jika Anda mempunyai efek lain seperti di atas, konsultasikan kepada dokter Anda.

Peringatan

Beri tahu dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya, terutama bila Anda memiliki riwayat atau kondisi berikut:

  • Penyakit jantung
  • Gangguan hati dan ginjal
  • Nyeri dada
  • Kehamilan

Kontraindikasi

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis, seperti:

  • Gagal jantung
  • Hipotensi

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan.

Interaksi

Interaksi mungkin akan terjadi jika mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Jika ingin menggunakan obat secara bersamaan dengan procainamide, harap konsultasi ke dokter Anda. Dokter akan mengganti dosis obat tersebut jika memang harus digunakan secara bersamaan

Mengonsumsi obat procainamide dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi, seperti:

  • Dapat meningkatkan efek antihipertensi, antiaritmia lainnya, antimuskarinik, dan obat penghambat neuromuskular serta menghilangkan efek parasimpatomimetik obat-obatan tersebut
  • Dapat meningkatkan konsentrasi plasma dan toksisitas procainamide ketika digunakan dengan trimetoprim
  • Dapat meningkatkan eliminasi obat bila digunakan dengan alkohol

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Penyakit
  • Artimia
  • Ventricular Tachycardia
Referensi

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-8698/procainamide-oral/details
Diakses pada 04 Desember 2018

Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/procainamide-intravenous-route/description/drg-20065651
Diakses pada 04 Desember 2018

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/procainamide/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 04 Desember 2018

Back to Top