Probiotin Kapsul

27 Okt 2020| Ajeng Prahasta
Probiotin kapsul adalah obat untuk mengatasi berbagai infeksi akibat bakteri.

Deskripsi obat

Probiotin kapsul adalah obat untuk mengatasi berbagai infeksi akibat bakteri Gram positif aerob atau anaerob yang rentan seperti pada infeksi saluran pernapasan, infeksi kulit, dan infeksi saluran pencernaan. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Probiotin kapsul mengandung zat aktif klindamisin hidroklorida.
Probiotin Kapsul
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
Produk HalalYa
Kandungan utamaKlindamisin hidroklorida.
Kelas terapiAntiinfeksi.
Klasifikasi obatLinkomisin.
Kemasan1 box isi 10 strip @ 10 kapsul (150 mg; 200 mg)
ProdusenTropica Mas Pharmaceuticlas

Informasi zat aktif

Klindamisin adalah antibiotik yang dapat menghambat atau menghentikan pertumbuhan bakteri, obat ini termasuk dalam golongan linkomisin yang bekerja dengan menghambat sintesis protein bakteri dengan mengikat secara sementara (reversibel) ke subunit ribosom 50S, sehingga mencegah pembentukan ikatan peptida, pembentukan ribosom, dan proses sintesis protein yang terjadi di ribosom (translasi).

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, klindamisin diketahui memiliki status:

  • Absorbsi: Sebagai klindamisin hidroklorida: Diserap dengan cepat dari saluran pencernaan (kira-kira 90%). Oral: Mengurangi tingkat penyerapan dengan makanan. Waktu untuk konsentrasi plasma puncak terjadi dalam 1 jam.
  • Distribusi: Tersebar luas dalam cairan tubuh (kecuali cairan serebrospinal) dan jaringan, termasuk tulang. Melintasi plasenta dan memasuki ASI. Pengikatan protein plasma lebih dari 90%.
  • Metabolisme: Dimetabolisme di hati terutama melalui oksidasi untuk membentuk klindamisin sulfoksida (metabolit utama) dan N-desmethylclindamycin (metabolit minor).
  • Ekskresi: Melalui urin sekitar 10% dan sisanya sebagai metabolit tidak aktif.

Indikasi (manfaat) obat

Mengatasi infeksi yang disebabkan bakteri seperti pada:

Klindamisin merupakan antibiotik golongan linkomisin. Obat ini bekerja dengan memperlambat atau menghentikan pertumbuhan bakteri. Klindamisin menghambat sintesis protein bakteri dengan mengikat ke 23S RNA dari subunit 50S ribosom bakteri. Klindamisin menghambat pembentukan ribosom dan proses translasi.

Komposisi obat

  • Probiotin kapsul 150 mg: klindamisin hidroklorida 150 mg.
  • Probiotin kapsul 300 mg: klindamisin hidroklorida 300 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa:

  • Infeksi serius: 150-300 mg dikonsumsi setiap 6 jam.
  • Infeksi lebih serius: 300-450 mg dikonsumsi setiap 6 jam.

Anak-anak 12 tahun ke bawah: 3-6 mg/kgBB/6 jam.
Dosis dihitung dengan mengalikan berat badan pasien.

Aturan pakai obat

Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Kapsul ditelan secara utuh dengan segelas penuh air dan dalam posisi tegak.

Efek samping obat

  • Merasa mual atau muntah dan rasa tidak nyaman pada perut.
    Tetaplah mengonsumsi makanan sederhana, hindari makanan yang kaya rasa atau makanan pedas. Cobalah untuk mengonsumsi obat ini setelah makan untuk mengurangi rasa mual.
  • Ruam dan gatal pada kulit.
    Jika ini menjadi masalah atau parah, segera hubungi dokter Anda.
  • Iritasi pada tenggorokan.
    Ingatlah untuk meminum kapsul dengan segelas penuh air. Jika iritasi menjadi mengganggu, segera hubungi dokter Anda.
  • Sensasi rasa terbakar pada dada yang disebabkan karena naiknya asam lambung ke kerongkongan (heartburn).
  • Kegagalan sumsum tulang membentuk granulosit (agranulositosis).

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan riwayat penyakit pada saluran pencernaan seperti kolitis.
  • Pasien yang mengalami peradangan pada selaput otak (meningitis).
  • Pasien penderita gangguan hati yang parah.
  • Pasien dengan kondisi lemah.
  • Anak-anak.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien dengan riwayat asma.

Kategori kehamilan

Kategori B: Penelitian tidak menemukan efek malformasi atau efek yang mengganggu perkembangan janin pada trimester pertama dan selanjutnya. Studi pada reproduksi hewan telah membuktikan tingkat keamanan obat ini.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien yang memiliki alergi terhadap klindamisin, linkomisin, dan antibiotik sejenisnya.
  • Pasien yang menerima vaksin atau imunisasi.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Agen penghambat neuromuskuler seperti vekuronium bromida.
    Klindamisin dapat meningkatkan kerja dari agen penghambat neuromuskuler sehingga akan meningkatkan risiko terjadinya efek samping obat di atas.
  • Parasimpatomimetik.
    Klindamisin dapat menghasilkan efek yang berlawanan dari parasimpatomimetik.
  • Makrolida, ketolides, streptogramins, linezolid, dan kloramfenikol.
    Klindamisin dapat menghambat efek dari obat di atas sehingga akan menurunkan efektivitas obat tersebut.
  • Warfarin, fluindion, dan asenokumarol.
    Klindamisin jika dikonsumsi bersama obat di atas dapat meningkatkan tes koagulasi seperti waktu protombin dan meningkatkan risiko terjadinya perdarahan.
  • Rifampisin.
    Klindamisin dapat menurunkan kadar dan efek dari rifampisin.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Jika anda mengalami diare yang berair atau berdarah, segera hentikan penggunaan klindamisin dan hubungi dokter Anda.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/clindamycin
Diakses pada 31 Agustus 2020

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682399.html
Diakses pada 31 Agustus 2020

Drugs. https://www.drugs.com/clindamycin.html
Diakses pada 31 Agustus 2020

Rxlist. https://www.rxlist.com/clindamycin-drug.htm#side_effects
Diakses pada 31 Agustus 2020

MedicalNewsToday. https://www.medicalnewstoday.com/articles/clindamycin-oral-capsule#about
Diakses pada 31 Agustus 2020

Patient. https://patient.info/medicine/clindamycin-capsules-for-infection-dalacin-c
Diakses pada 31 Agustus 2020

Drugbank. https://www.drugbank.ca/drugs/DB01190
Diakses pada 31 Agustus 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-12235/clindamycin-hcl-oral/details
Diakses pada 31 Agustus 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email