Primolut-N Tablet

19 Mar 2020| Maria Yuniar

Deskripsi obat

Primolut-N Tablet digunakan untuk mengatasi pendarahan disfungsional, amenorea primer, amenorea sekunder, sindrom premenstruasi, endometriosis. Obat ini merupakan obat keras yang memerlukan resep dokter. Primolut-N mengandung norethisterone.

Primolut-N Tablet
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
Kemasan1 box isi 3 strip @ 10 tablet
ProdusenBayer Weimar Gembh

Indikasi (manfaat) obat

  • Mengatasi perdarahan yang tidak disebabkan oleh siklus haid (pendarahan disfungsional).
  • Mengatasi ketika sel telur tidak memproduksi atau hanya sedikit sekali memproduksi hormon seks wanita (amenorea primer) dan pada saat seorang wanita tidak haid selama lebih dari tiga siklus atau 6 bulan (amenorea sekunder).
  • Mengatasi sindrom yang terjadi sebelum wanita datang bulan (sindrom premenstruasi).
  • Mastopati siklik.
  • Pengaturan waktu menstruasi.
  • Untuk kondisi di mana jaringan yang seharusnya melapisi dinding rahim (endometrium) tumbuh dan menumpuk di luar rahim (endometriosis).

Komposisi obat

Tiap 1 tablet: norethisterone 5,0 mg.

 

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Pendarahan disfungsional:
    • Pengobatan: 1 tablet sebanyak 3 kali/hari selama 10 hari.
    • Pencegahan pendarahan disfungsional kembali: 1 tablet sebanyak 1-2 kali/hari dimulai pada hari ke 16 sampai 25 hari dari siklus, dihitung sejak hari pertama dari pendarahan terakhir.
  • Amenorea primer dan sekunder: 1 tablet sebanyak 1-3 kali/hari, selama 10 hari.
  • Merangsang pendarahan siklus: 1 tablet sebanyak 2 kali/hari dimulai pada hari ke 16 sampai 25 hari dari siklus, dihitung sejak hari pertama dari pendarahan terakhir.
  • Sindroma premenstruasi dan mastopati siklik: 1 tablet sebanyak 1-3 kali/hari selama fase luteal dari siklus.
  • Pengaturan jadwal menstruasi: 1 tablet sebanyak 2-3 kali/hari selama tidak lebih dari 10-14 hari, dimulai sekitar 3 hari sebelum menstruasi yang diharapkan.
  • Endometrium dan endometriosis: 1 tablet sebanyak 2 kali/hari, dimulai dari hari pertama hingga hari ke lima dari siklus. Setelah pendarahan terhenti, pengobatan dapat dilanjutkan paling tidak selama 4-6 bulan.

Aturan pakai obat

Tablet harus ditelan secara utuh dengan air.

Efek samping obat

  • Gangguan sistem saraf: sakit kepala.
  • Gangguan saluran cerna: mual.
  • Gangguan sistem reproduksi dan payudara:
    • Pendarahan uterin atau vaginal termasuk pendarahan bercak dan menstruasi yang sedikit (hypomenorrhea).
  • Kondisi ketika wanita tidak mengalami menstruasi atau datang bulan (amenorrhea).
  • Gangguan lainnya: pembengkakan pada anggota tubuh yang terjadi karena penimbunan cairan di dalam jaringan (edema).

Perhatian Khusus

  • Gangguan sirkulasi.
  • Tumor.
  • Penderita kencing manis (diabetes melitus).
  • Hentikan pemakaian jika terjadi migrain, sakit kepala, gangguan penglihatan atau pendengaran dan sesak.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Riwayat migrain.
  • Penderita kencing manis (diabetes melitus).
  • Gangguan fungsi hati.
  • Alergi terhadap komponen obat.
  • Penderita tumor hati jinak atau ganas.
  • Penderita keganasan yang tergantung pada hormon seks.
  • Tingginya risiko pembekuan yang bisa menyumbat pembuluh darah vena atau arteri di seluruh tubuh (trombosis vena atau arteri).

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Obat yang menginduksi enzim hati, seperti:

  • Fenitoin.
  • Barbiturat.
  • Primadon.
  • Karbamazepin.
  • Rifampisin.
  • Okskarbazepin.
  • St.john's wort.
  • Rifabutin.

Sesuai kemasan per Maret 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Cara Mengatasi PMS dengan Pola Hidup Sehat

Cara mengatasi PMS dapat dimulai dari mengubah pola hidup yang lebih sehat. Menjaga pola makan dan rutin berolahraga bisa jadi salah satu cara mengatasinya.
30 Aug 2019|Asni Harismi
Baca selengkapnya
Cara Mengatasi PMS dengan Pola Hidup Sehat

Bersiaplah, Ini 9 Tanda-tanda Haid akan Segera Tiba

Menstruasi adalah siklus alami kaum hawa setiap bulan. Tanda-tanda haid bisa dilihat dari gejalanya seperti berjerawat, kram perut, mood, dan sebagainya.Baca selengkapnya
Bersiaplah, Ini 9 Tanda-tanda Haid akan Segera Tiba

Saat atau Menjelang Haid Perut Kembung? Ini Penyebabnya!

Perut kembung saat haid atau menjelang menstruasi merupakan salah satu gangguan yang kerap menghinggapi para wanita yang sedang atau akan merasakan datang bulan. Perut kembung disebabkan oleh perubahan kadar hormon dalam tubuh.
08 Aug 2019|Anita Djie
Baca selengkapnya
Saat atau Menjelang Haid Perut Kembung? Ini Penyebabnya!