Pravinat Kaplet

16 Sep 2020| Ajeng Prahasta

Deskripsi obat

Privinat kaplet adalah obat untuk terapi tambahan terhadap diet untuk mengurangi kolesterol yang tinggi dalam tubuh serta mengurangi risiko kematian akibat gangguan jantung, serangan jantung, dan stroke. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Privinat kaplet mengandung zat aktif natrium pravastatin.
Pravinat Kaplet
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
Produk HalalYa
Kandungan utamaNatrium pravastatin.
Kelas terapiAgen dislipidemia.
Klasifikasi obatStatin.
Kemasan1 box isi 6 strip @ 10 kaplet (10 mg; 20 mg)
ProdusenInterbat

Informasi zat aktif

Natrium pravastatin adalahn agen dislipidemia golongan statin yang menghambat HMG-CoA reduktase, enzim yang mengkatalisis langkah pembatas laju dalam biosintesis kolesterol. Obat ini mengurangi konsentrasi kolesterol total dan kolesterol LDL dan trigliserida, sehingga menghasilkan peningkatan kolesterol HDL dan meningkatkan serapan kolesterol hati dari darah.

Bedasarkan proses kerja obat dalam tubuh, natrium pravastatin diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan cepat tetapi tidak sempurna dari saluran pencernaan. Ketersediaan hayati mutlak sekitar 17%. Waktu untuk konsentrasi plasma puncak selama 1-1,5 jam.
  • Distribusi: Pengikatan protein plasma sekitar 50%.
  • Metabolisme: Menjalani metabolisme hati pertama yang ekstensif.
  • Ekskresi: Melalui feses (sekitar 70% sebagai obat tidak berubah); urin (sekitar 20%). Waktu paruh eliminasi selama 1,5-2 jam.

Indikasi (manfaat) obat

  • Mencegah risiko terjadinya stroke dan serangan jantung.
  • Menurunkan risiko terkena penyakit jantung.
  • Terapi tambahan terhadap diet untuk membantu menurunkan kolesterol jahat dan lemak seperti LDL dan trigliserida, serta meningkatkan kolesterol baik (HLD) dalam darah.

Natrium pravastatin adalah obat yang termasuk dalam kelompok statin, obat ini bekerja dengan memperlambat produksi kolesterol dalam tubuh untuk menurunkan jumlah kolesterol yang mungkin menumpuk di dinding arteri dan menghalangi aliran darah ke jantung, otak, dan bagian tubuh lainnya.

Komposisi obat

  • Pravinat kaplet 10 mg: natrium pravastatin 10 mg.
  • Pravinat kaplet 20 mg: natrium pravastatin 20 mg.

 

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Dosis awal: 10-20 mg sebanyak 1 kali/hari.
  • Pasien dengan hiperkolesterolemia primer dengan riwayat gangguan fungsi ginjal atau hati:
    • Dosis awal: 10 mg/hari.
    • Dosis yang dianjurkan: 10-40 mg sebanyak 1 kali/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi pada malam hari, dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Efek samping obat

  • Diare.
    Minum banyak air untuk mengganti cairan yang hilang dan mencegah terjadinya dehidrasi, dehidrasi ditandai dengan gangguan kesulitan buang air kecil dan urin berwarna gelap.
  • Merasa mual, sakit perut, gangguan pencernaan, dan perut kembung.
    Tetaplah mengonsumsi makanan sederhana dan hindari makanan yang kaya rasa atau makanan pedas.
  • Penglihatan kabur atau penglihatan ganda dan merasa pusing atau lelah.
    Istirahatlah yang cukup hingga merasa lebih baik, jangan mengemudi dan jangan menggunakan alat atau mesin sampai gejala hilang.
  • Gangguan tidur, masalah seksual, ruam gatal, rambut menipis, buang air kecil yang lebih sering terutama pada malam hari.
    Bicaralah dengan dokter Anda jika semua ini mengganggu.
  • Gangguan pada otot seperti nyeri dan kelemahan pada otot.
    Meskipun ini mungkin bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan, Anda harus memberi tahu dokter tentang hal ini. Ini merupakan efek samping pravastatin yang jarang tetapi serius yang merupakan bentuk peradangan otot yang parah.
  • Sakit kepala.
    Minumlah banyak air putih dan mintalah apoteker Anda untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit yang sesuai. Jika sakit kepala berlanjut, segera hubungi dokter Anda.
  • Kesulitan buang air besar (sembelit).
    Usahakan untuk makan makanan yang seimbang dan minum banyak air setiap hari. Konsumsi banyak serat untuk mengatasi sembelit.

Perhatian Khusus

  • Pasien dengan riwayat penyakit hati.
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Pasien dengan kadar tiroid rendal dalam tubuh yang tidak diobati (hipotiroidisme).
  • Pasien yang berisiko mengalami kelainan otot (miopati).
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal.
  • Lakukan pengukuran kadar transaminase secara berkala.
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Anak-anak 18 tahun ke bawah.

Kategori kehamilan

Kategori X: Penggunaan pravinat kaplet tidak disarankan pada ibu hamil. Penelitian menunjukkan adanya dampak berupa kelainan pada janin, mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin, serta risiko efek sampingnya lebih besar pada wanita hamil daripada manfaatnya. Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini. Khususnya bagi ibu hamil pada trimester pertama, harus lebih berhati-hati mengingat efek sampingnya dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan organ janin.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien penderita gangguan hati atau ginjal.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien yang mengonsumsi obat gemfibrozil dan asam fusidat.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap natrium pravastatin.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Gemfibrozil, fenofibrat, dan asam fusidat.
    Penggunaan obat di atas dengan pravastatin dapat menyebabkan peningkatan risiko terjadinya kerusakan otot (rhabdomyolysis).
  • Febofibrat, kolkisin, dan asam nikotinat.
    Penggunaan pravastatin dengan obat-obat di atas dapat menyebabkan peningkatan risiko terjadinya kelainan pada otot.
  • Siklosporin, klaritromisin, dan eritromisin.
    Obat di atas dapat meningkatkan kadar pravastatin serum sehingga dapat menyebabkan terjadinya toksisitas.
  • Warfarin.
    Pravastatin dapat meningkatkan efektivitas dari warfarin, sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya perdarahan.
  • Kolestiramin.
    Penggunaan pravastatin dan kolestiramin dapat menyebabkan terjadinya penurunan kadar serum jika dikonsumsi secara bersamaan.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.
    Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.
  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.
    Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.
  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.
    Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.
  • Sering lupa mengonsumsi obat.
    Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

  • Kotoran berwarna pucat dan urin berwarna gelap bisa menjadi tanda terjadinya gangguan pada hati. Jika mengalami sakit perut yang parah bisa menjadi tanda terjadinya peradangan pada pankreas.
  • Sesak napas, batuk, dan penurunan berat badan. Gejala ini bisa menjadi tanda terjadinya peyakit paru-paru.
  • Jika Anda mengalami nyeri otot, kelemahan pada otot, atau kram otot, bisa menjadi tanda terjadinya kerusakan pada otot. Kerusakan pada ginjal ditandai dengan kulit berwarna kuning atau bagian putih mata menjadi warna kuning.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/pravastatin?mtype=generic
Diakses pada 31 Agustus 2020

Patient. https://patient.info/medicine/pravastatin-tablets-lipostat
Diakses pada 31 Agustus 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/koleskol
Diakses pada 31 Agustus 2020

Nhs. https://www.nhs.uk/medicines/pravastatin/
Diakses pada 31 Agustus 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/pravastatin-oral-tablet
Diakses pada 31 Agustus 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/pravinat?type=brief&lang=id
Diakses pada 31 Agustus 2020

MedlinePlus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a692025.html
Diakses pada 31 Agustus 2020

Drugs. https://www.drugs.com/pravastatin.html
Diakses pada 31 Agustus 2020

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-6989/pravastatin-oral/details
Diakses pada 31 Agustus 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email