Polysilane adalah obat untuk mengurangi gejala-gejala yang berhubungan dengan kelebihan asam lambung
Polysilane adalah obat untuk mengurangi gejala-gejala yang berhubungan dengan kelebihan asam lambung
Polysilane adalah obat untuk mengurangi gejala-gejala yang berhubungan dengan kelebihan asam lambung
Polysilane adalah obat untuk mengurangi gejala-gejala yang berhubungan dengan kelebihan asam lambung
Golongan obat Biru Obat bebas terbatas: Walaupun dapat dibeli tanpa resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya harus diperhatikan.
HET Rp 9.856/strip (8 tablet) per Maret 2019
Kemasan 1 strip @ 8 tablet
Produsen Pharos Indonesia

Polysilane adalah obat untuk mengurangi gejala-gejala yang berhubungan dengan kelebihan asam lambung, gastritis, tukak lambung, tukak usus dua belas jari, dengan gejala-gejala seperti mual, nyeri lambung, nyeri ulu hati, kembung dan perasaan penuh pada lambung. Obat ini mengandung simethicone, aluminium hidroksida, dan magnesium hidroksida dan termasuk golongan obat bebas terbatas yang dapat dibeli tanpa resep dokter.

Mengurangi kelebihan asam lambung, gastritis, tukak lambung, tukak usus dua belas jari, dengan gejala-gejala seperti mual, nyeri lambung, nyeri ulu hati, kembung dan perasaan penuh pada lambung.

Simethicone 80 mg, aluminium hidroksida 200 mg, magnesium hidroksida 200 mg.

Dewasa dan anak-anak >12 tahun: 3-4 kali 1-2 tablet/hari. 

Anak-anak 6-12 tahun: 3-4 kali ½-1 tablet/hari.

Tablet sebaiknya dikunyah terlebih dahulu. Diminum 1-2 jam sebelum atau setelah makan dan menjelang tidur malam.

Sembelit, diare, mual, muntah.

Gangguan fungsi ginjal berat karena dapat menimbulkan hipermagnesia (kadar magnesium dalam darah meningkat).

Tidak dianjurkan digunakan terus-menerus lebih dari 2 minggu, digunakan bersamaan dengan obat tukak lambung, anak-anak di bawah 6 tahun, diet rendah fosfor dan pemakaian lama karena dapat mengurangi kadar fosfor dalam darah.

Simetidin atau tetrasiklin dapat mengurangi absorpsi obat tersebut.

Artikel Terkait