Policresulen

10 Mei 2019
Ditinjau oleh dr. Wisniaty

Policresulen berfungsi untuk menghentikan pendarahan dan antiseptik

Faktu

Policresulen merupakan produk kondensasi dari asam metakresolsulfonik dan metanal. Obat ini biasanya digunakan sebagai hemostatik (untuk menghentikan perdarahan) dan antiseptik topikal atau lokal.

Policresulen (Policresulen aldehyde)
Golongan

Obat untuk vagina

Kategori obat

Obat resep

Bentuk sediaan obat

Larutan, suppositoria dan tablet vaginal

Dikonsumsi oleh

Dewasa

Kategori kehamilan dan menyusui

Kategori N: Tidak ada penelitian terkontrol pada wanita, atau tidak ada penelitian pada wanita hamil atau hewan. Penelitian menunjukkan bahwa obat ini tidak menimbulkan risiko minimal pada bayi ketika digunakan selama menyusui.

Dosis obat

Vaginal cervicitis; Haemostasis setelah biopsi dan pengangkatan polip serviks; Vaginitis

  • Dewasa:
    Suppositoria: masukkan 1 suppositoria (90 mg) ke dalam vagina sebelum tidur 2 hari sekali selama 1-2 minggu.
    Sediaan larutan yang mengandung 360 mg/g: Dalam kauterisasi: Gunakan larutan murni 1-2 kali seminggu; sebagai douche vagina: larutan encer 1: 1-1: 5.

Gunakan policresulen sesuai dengan dosis yang diberikan dokter. Informasikan ke dokter jika keadaan Anda tidak membaik atau bertambah parah. Jika jadwal pemakaian obat terlewatkan, segera gunakan obat secepatnya. Jika sudah saatnya bagi Anda untuk beralih ke dosis berikutnya, tidak disarankan untuk mengakumulasikannya dengan dosis yang terlewatkan.

Simpan policresulen pada suhu ruangan dan jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Penggunaan policresulen dapat menyebabkan rasa tidak nyaman yang ringan di tempat pemakaian. Efek samping lain yang mungkin terjadi adalah adanya sensasi benda asing di rahim, iritasi di vagina, vagina menjadi kering, dan terjadinya reaksi alergi. Jika efek samping tidak menghilang atau semakin memburuk segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Sebelum menggunakan obat ini, beritahukan kepada dokter jika Anda sedang hamil atau menyusui. Beritahukan juga obat-obatan serta suplemen yang sedang Anda konsumsi kepada dokter Anda. Penggunaan policresulen pada daerah porsio vagina dan sekitarnya harus dilakukan secara berhati-hati.

Kontraindikasi

Penggunaan policresulen merupakan kontraindikasi bagi individu yang alergi terhadap policresulen.

Interaksi policresulen dengan obat lain belum diketahui. Informasikan ke dokter semua obat dan suplemen yang sedang dikonsumsi.

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Mims. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/policresulen/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 28 Januari 2019

Tabletwise. https://www.tabletwise.com/medicine/policresulen
Diakses pada 28 Januari 2019

DrugBank. https://www.drugbank.ca/drugs/DB13492
Diakses pada 28 Januari 2019

Medicineindia. https://www.medicineindia.org/pharmacology-for-generic/2865/policresulen
Diakses pada 28 Januari 2019

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Hati-hati, Inilah Tanda-tanda Radang Vagina

Radang vagina atau yang biasa disebut dengan vaginitis adalah penyakit yang umumnya diakibatkan oleh infeksi virus, bakteri, ragi, dan bahan kimia di area vagina. Pengobatan vaginitis yang dilakukan bergantung pada penyebabnya.
08 May 2019|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
Hati-hati, Inilah Tanda-tanda Radang Vagina

Obat Merah Tak Selalu Diperlukan untuk Mengobati Luka, Apa Alasannya?

Mengobati luka dengan obat merah termasuk kebiasaan yang tak bisa dielakkan. Namun tidak semua luka ternyata boleh diolesi dengan cairan antiseptik ini.
02 Jul 2020|Lenny Tan
Baca selengkapnya
Obat Merah Tak Selalu Diperlukan untuk Mengobati Luka, Apa Alasannya?

Ketahui Perbedaan Antiseptik dan Disinfektan dalam Cegah Corona

Perbedaan antiseptik dan disinfektan terletak pada penggunaannya. Antiseptik untuk membersihkan permukaan kulit, sedangkan disinfektan untuk membersihkan benda.
24 Mar 2020|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Ketahui Perbedaan Antiseptik dan Disinfektan dalam Cegah Corona

Penyakit Terkait