Placta tablet 75 mg

24 Des 2019| Aby Rachman

Deskripsi obat

Placta adalah obat yang digunakan untuk mencegah serangan jantung atau stroke. Obat ini merupakan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Placta mengandung clopidogrel sebagai zat aktif.

Placta tablet 75 mg
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HETRp 136.125/strip (10 tablet) per Desember 2019.
Kemasan1 box isi 3 strip @ 10 tablet
ProdusenActavis

Indikasi (manfaat) obat

Pencegahan terbentuknya sumbatan (anti-trombotik) pada pasien serangan jantung (infark miokard), stroke, penderita gangguan jantung akut.

Komposisi obat

Clopidogrel base 75 mg.

 

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa: 75 mg/hari sebanyak 1 kali/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Efek samping obat

  • Sakit kepala
  • Pusing.
  • Vertigo.
  • Diare.
  • Gastritis.
  • Sembelit
  • Ulkus usus dua belas jari.
  • Rendahnya jumlah sel darah putih yang ada di dalam tubuh (leukopenia).
  • Jumlah neutrofil yang merupakan bagian dari sel darah putih dalam darah menurun (neutropenia).
  • Reaksi anafilaksis.
  • Halusinasi.
  • Vasculitis
  • Pankreatitis.
  • Sakit perut
  • Angioedema.
  • Radang sendi (arthritis).
  • Ruam.
  • Gatal-gatal.
  • Demam.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang memiliki riwayat alergi terhadap obat ini atau obat antiplatelet serupa (seperti prasugrel).
  • Pasien yang memiliki riwayat kondisi pendarahan (seperti sakit maag, pendarahan di otak atau mata), baru menjani operasi, cedera atau trauma serius.
  • Pasien penyakit hati.
  • Pasien yang menderita penyakit pendarahan (seperti hemofilia).
  • Pasien yang mengkonsumsi alkohol.
  • Pasien yang menerima pengobatan dengan ASA, obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID, misalnya ibuprofen), termasuk inhibitor COX-2, heparin, atau inhibitor glikoprotein IIb / IIIa..
  • Pasien dengan gangguan ginjal.
  • Pasien dengan penyakit hati.
  • Pasien dengan masalah herediter langka intoleransi galaktosa, defisiensi lactase atau malabsorpsi galaktosa.
  • Wanita hamil dan menyusui.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Alergi terhadap salah satu komponen obat.
  • Penderita tukak lambung.
  • Pasien gagal ginjal.
  • Anak-anak
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Warfarin.
  • Penghambat glycoprotein IIB/IIA.
  • Acetylsalicylic acid.
  • Heparin.
  • Obat AINS.
  • Atenolol.
  • Nifedipine.
  • Phenobarbital.
  • Cimetidine.
  • Estrogen.

Sesuai kemasan per Desember 2019

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

11 Faktor yang Bisa Menjadi Penyebab Penyakit Jantung

Terdapat berbagai faktor yang dapat menjadi penyebab penyakit jantung. Penyakit jantung dapat terjadi pada siapa saja. Bahkan penyakit ini termasuk ke dalam penyakit yang paling mematikan di dunia.
06 Mar 2020|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
11 Faktor yang Bisa Menjadi Penyebab Penyakit Jantung

Jangan Remehkan 13 Efek Alkohol pada Tubuh Anda Ini

Menyesap alkohol sekali-kali tidaklah masalah, tapi meminumnya secara berlebih dapat menimbulkan efek negatif terhadap kesehatan. Efek alkohol terhadap tubuh tak boleh diremehkan, karena dapat menyebabkan penyakit jantung, dan berbagai gangguan medis lainnya.
18 Oct 2019|Anita Djie
Baca selengkapnya
Jangan Remehkan 13 Efek Alkohol pada Tubuh Anda Ini

Bahaya yang Mengintai Saat Buka Puasa dengan Makanan Cepat Saji

Sederet manfaat puasa bisa hilang ketika Anda berbuka puasa dengan makanan cepat saji. Kenali bahaya jangka pendek dan jangka panjangnya di sini.
10 May 2019|Asni Harismi
Baca selengkapnya
Bahaya yang Mengintai Saat Buka Puasa dengan Makanan Cepat Saji