Pirenzepine

Pirenzepine merupakan obat golongan antasida yang berfungsi menurunkan produksi asam lambung dan pepsin. Obat ini sering digunakan untuk mengatasi ulkus peptikum.

Ulkus peptikum adalah keadaan di mana terjadi luka terbuka (tukak) pada bagian dalam lambung dan bagian atas usus halus. Gejala yang paling sering terjadi akibat ulkus peptikum adalah rasa nyeri perut.

Ulkus peptikum dibagi menjadi 2 yaitu: bila terjadi pada lambung disebut tukak lambung (ulkus gastrikus) sedangkan bila terjadi di usus halus disebut tukak usus halus (ulkus duodenum).

Penyerapan dan efektivitas pirenzepine menurun bila dikonsumsi bersama makanan, oleh karena itu sebaiknya konsumsi pirenzepine dilakukan dalam keadaan perut kosong atau 30 menit sebelum makan.

Pirenzepine (Pirenzepin)
Golongan

Antasida

Kategori obat

Obat keras/obat resep

Bentuk sediaan obat

Obat minum bentuk tablet

Dikonsumsi oleh

 Dewasa

Kategori kehamilan dan menyusui

Tidak ada informasi mengenai katgeori keamanan pada kehamilan dan menyusui. Berkonsultasilah terlebih dahulu kepada dokter sebelum penggunaannya pada kedua keadaan ini.

Dosis obat

Dosis setiap orang pasti berbeda-beda. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan atau mengonsumsi obat.

Mengatasi Ulkus Peptikum 

  • Dewasa: 50 mg dikonsumsi 2-3 kali sehari selama 4-6 minggu

Selalu ikuti anjuran dari dokter atau baca petunjuk di kemasan pirenzepine sebelum penggunaan.

Pirenzepine sebaiknya diminum dalam keadaan perut kosong, dianjurkan diminum 30 menit sebelum makan.

Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan bersifat individual. Jika terjadi efek samping yang berlebih, harus segera ditangani oleh tenaga medis.

Pirenzepine dapat menyebabkan efek samping yang meliputi: 

Ada beberapa efek samping lain yang mungkin belum tercantum dalam daftar di atas. Jika Anda mengalami efek samping selain dari yang terdaftar di atas, segera konsultasikan juga ke dokter Anda.

Beritahukan dan konsultasikan dengan dokter mengenai riwayat penyakit Anda sebelum mengkonsumsi pirenzepine, terutama bila Anda memiliki riwayat atau kondisi berikut: 

  • Gangguan fungsi ginjal terutama pada gagal ginjal stadium akhir

Kontraindikasi

Jangan mengkonsumsi pirenzepine bila mempunyai kondisi medis di bawah ini :

  • Alergi terhadap pirenzepine atau zat lain yang terkandung di dalam obat

Interaksi obat mungkin terjadi jika Anda menggunakan atau mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan. Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya. Bila perlu, dokter mungkin akan mengurangi dosis atau mengganti obat dengan alternatif obat lainnya.

Mengonsumsi pirenzepine dengan obat lain secara bersamaan dapat menyebabkan beberapa interaksi yang meliputi:

  • Meningkatnya efek pirenzepine bila dikonsumsi bersamaan dengan obat golongan anti-muskarinik dan MAO inhibitor
  • Menurunnya efek pirenzepine bila dikonsumsi dengan obat-obat yang menimbulkan efek parasimpatis

Masih banyak kemungkinan interaksi obat yang dapat terjadi karena penggunaan pirenzepine dengan obat lain secara bersamaan. Oleh karena itu beritahukanlah semua obat yang sedang Anda konsumsi atau gunakan kepada dokter sebelum penggunaannya untuk menghindari interaksi. 

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter atau mengarahkan pemakaian obat dengan merk tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui BPOM.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/peptic-ulcer/symptoms-causes/syc-20354223
Diakses 13 September 2019

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/pirenzepine/?type=brief&mtype=generic
Diakses 13 September 2019

Med India. https://www.medindia.net/doctors/drug_information/pirenzepine.htm#Contraindications
Diakses 13 September 2019