Perifas Tablet 25 mg

Golongan
Obat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
HET
Kemasan
1 box isi 10 strip @ 10 tablet (25 mg)
Produsen
Otto Pharmaceuticals

Perifas tablet adalah obat untuk mengatasi mabuk perjalanan, vertigo, dan telinga berdering (tinnitus). Obat ini termasuk dalam golongan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Perifas tablet mengandung zat aktif sinarizin.
Sinarizin adalah obat untuk mencegah mabuk kendaraan dan mengatasi gejala penyakit meniere seperti vertigo, telinga berdering, mual, dan muntah. Obat ini bekerja dengan menyeimbangkan sinyal dalam otak dan penghambat kanal kalsium yang bekerja dengan cara menghambat konsentrasi kalsium yang berlebihan dengan cara menurunkan pemasukan kalsium ke dalam sel-sel.

  • Terapi penunjang untuk:
    • Kondisi yang membuat penderitanya mengalami pusing, sampai merasa dirinya atau sekelilingnya berputar (vertigo).
    • Pusing.
    • Telinga berdering (tinnitus).
    • Gangguan penglihatan yang ditandai dengan gerakan bola mata yang tidak terkendali dan berulang (nistagmus).
    • Muntah.
    • Gangguan yang mempengaruhi pembuluh darah dan suplai darah ke otak (gangguan serebrovaskular).
    • Sakit kepala vaskular.
    • Gangguan daya ingat.
    • Kesulitan berkonsentrasi.
  • Gangguan sirkulasi perifer seperti:
    • Kondisi yang disebabkan oleh berkurangnya aliran darah ke bagian tubuh tertentu, terutama jari tangan atau jari kaki, akibat penyempitan pembuluh darah arteri (sindrom Reynaud).
    • Kondisi di mana tangan dan kaki penderitanya membiru (akrosianosis).
    • Luka pada tungkai bawah yang disebabkan oleh gangguan aliran darah dalam vena (tukak varikosa).
    • Kesemutan (parestesia).
    • Mencegah mabuk kendaraan.
    • Sakit kepala yang terasa berdenyut, dan biasanya terjadi pada satu sisi kepala saja (migrain).

Sinarizin 25 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Mabuk kendaraan:
    • Dewasa: 30 mg, dikonsumsi 2 jam sebelum perjalanan dan 15 mg/8 jam selama perjalanan.
    • Anak-anak 5-12 tahun: 15 mg, dikonsumsi 2 jam sebelum perjalanan dan 7,5 mg/8 jam selama perjalanan.

  • Mual dan vertigo yang disebabkan penyakit Meniere dan gangguan vesitubular:
    • Dewasa: 30 mg/hari.

  • Gangguan serebrovaskular:
    • Dewasa: 25 mg/hari.

  • Gangguan sirkulasi perifer: 50-75 mg/hari.
    • Dosis maksimal: 225 mg/hari.

Sebaiknya dikonsumsi dengan makanan.

  • Mengantuk.
  • Gangguan saluran pencernaan.
  • Gejala ekstrapiramidal yang ditandai dengan gejala tremor, demam, kejang, badan kaku, dan sulit melakukan gerakan.
  • Rasa tidak nyaman pada ulu hati.
  • Mual.
  • Rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia).
  • Muntah.
  • Nyeri pada bagian bawah perut.
  • Gangguan saluran pencernaan.
  • Kelelahan.
  • Kekakuan otot.
  • Gerakan yang tidak terkendali pada lidah, bibir, dan wajah (dyskinesia).
  • Gangguan gemetar yang tidak terkendali (tremor).

Pasien penderita penyakit saraf yang memburuk secara bertahap dan memengaruhi bagian otak yang berfungsi mengoordinasikan gerakan tubuh (parkinson).

  • Pasien yang memiliki tekanan darah rendah atau di bawah batas normal (hipotensi).
  • Pasien yang mengonsumsi alkohol.
  • Dapat mengganggu kemampuan mengemudi kendaraan atau menjalankan mesin.
  • Anak-anak.
  • Kategori kehamilan dan menyusui:
    Kategori C. Penelitian pada hewan percobaan menunjukkan efek buruk terhadap janin dan tidak ditemukan studi yang memadai pada manusia. Namun, mengingat efektivitasnya, penggunaannya dapat dipertimbangkan pada wanita hamil sekalipun berisiko.
  • Alkohol.
  • Obat yang menekan susunan saraf pusat.
  • Obat antidepresan trisiklik.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/cinnarizine?mtype=generic
Diakses pada 15 Juli 2020

Pionas. http://pionas.pom.go.id/monografi/sinarizin
Diakses pada 15 Juli 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Obat Triptan untuk Atasi Serangan Migrain, Kenali Efek Sampingnya

Triptan adalah kelas obat yang diresepkan dokter untuk mengatasi serangan migrain. Obat triptan tidak dapat mencegah migrain, namun dapat menangani sakit kepala ini begitu dirasakan oleh pasien. Triptan tidak dapat dikonsumsi sembarangan dan hanya bisa diresepkan oleh dokter.
08 Aug 2020|Arif Putra
Baca selengkapnya
Obat Triptan untuk Atasi Serangan Migrain, Kenali Efek Sampingnya

3 Penyebab Sakit Kepala Sebelah Kanan yang Biasa Terjadi

Penyebab sakit kepala sebelah kanan biasanya berupa migrain atau sakit kepala cluster, namun dalam kasus yang lebih serius bisa berupa trauma, aneurism, tumor, dan kanker.
27 Nov 2019|Asni Harismi
Baca selengkapnya
3 Penyebab Sakit Kepala Sebelah Kanan yang Biasa Terjadi

Kenali Faktor-faktor Penyebab Migrain yang Perlu Anda Ketahui

Migrain cenderung tidak terlalu serius, tetapi cukup mengganggu aktivitas. Penyebab migrain biasanya berupa terlalu lama di depan komputer, mengonsumsi makanan dan minuman yang menjadi pemicu, suasana yang bising, hingga stres.
27 Feb 2019|Maria Yuniar
Baca selengkapnya
Kenali Faktor-faktor Penyebab Migrain yang Perlu Anda Ketahui