Pepzol adalah obat yang digunakan untuk pengobatan untuk ulkus dan refluks
Pepzol adalah obat yang digunakan untuk pengobatan untuk ulkus dan refluks
Pepzol adalah obat yang digunakan untuk pengobatan untuk ulkus dan refluks
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp. 233.750/strip (10 tablet) per April 2019
Kemasan 1 box isi 1 strip @ 10 tablet (40 mg)
Produsen Mahakam Beta Farma

Pepzol adalah obat untuk mengurangi gejala akibat produksi asam lambung yang berlebih. Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter dan mengandung zat aktif pantoprazole.

Diindikasikan untuk tukak usus (ulkus duodenal), tukak lambung (ulkus gaster), refluks esofagitis (naiknya asam lambung ke kerongkongan), untuk terapi kondisi dan untuk kondisi peningkatan asam lambung berlebih pada sindrom zollinger-ellison.

Pantoprazole sodium sesquihydrate  40 mg

Pengobatan ulkus duodenal, ulkus gaster, refluks esofagitis: 1 tablet sebanyak 1 kali/hari.

Terapi Sindrom Zolinger-Elison dan kondisi hipersekresi patofisiologis lain: 2 tablet sebanyak 1 kali/hari.

Tidak boleh dikunyah dan harus ditelan seluruhnya dengan air.

Nyeri abdomen bagian atas: diare, konstipasi,  sering buang gas dan sakit kepala.

Gangguan fungsi hati, disfungsi hati dan ginjal sedang sampai berat, alergi (hipersensitif) terhadap pilihan Pepzol. 

Keluhan pada saluran cerna  ringan, pasien Zollinger-Ellison syndrome, tidak boleh diberikan berlebihan pada usia lanjut, gangguan fungsi ginjal, gangguan fungsi hati berat, kehamilan dan menyusui, sebaiknya tidak mengoperasikan mesin atau mengendarai kendaraan seusai mengonsumsi obat ini.

Ketoconazole, itraconazole, carbamazepine, kafein, diazepam,diklofenak, digoksin, etanol, gibenklamid, metoprolo, naproxen, nifedipin, fentoin, piroksikan, teofilin, warfin, dan kontrasepsi oral.

Pionas. http://pionas.pom.go.id/obat/pepzol-0  Diakses pada 26 November 2019.