Penicillin

17 Jun 2019
Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri
Penicillin adalah senyawa antibakteri untuk membunuh bakteri penyebab infeksi

Penicillin adalah senyawa antibakteri yang digunakan untuk membunuh bakteri penyebab infeksi

Daftar merek obat yang beredar di Indonesia

Procaine Benzyl Penicillin, Phenoxymethyl Penicillin, Fenocin, Procaine Penicillin G Meji, Penicillin V, Penraf

Deskripsi obat

Penicillin merupakan obat yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri pada tubuh. Obat ini bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan bakteri dalam tubuh.

Penicillin (Penisilin)
Golongan

Antibiotik

Kategori obat

Obat resep

Bentuk sediaan obat

Tablet, kapsul, dan suntik

Dikonsumsi oleh

Dewasa dan Anak-Anak

Kategori kehamilan dan menyusui

Kategori B: Penelitian pada sistem reproduksi hewan percobaan tidak menunjukkan adanya risiko pada janin, namun tidak ada penelitian terkontrol yang telah dilakukan pada wanita hamil.

Dosis obat

Dosis obat bersifat individual. Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakannya. Dokter akan memantau respons terhadap pengobatan, dan melakukan penyesuaian dosis jika diperlukan.

Larutan oral (garam benzhatine)

  • Dewasa dan remaja: 200.000-500.000 unit setiap 6-8 jam.
  • Anak-anak: 100.000-250.000 unit setiap 6-8 jam

Larutan oral, sirop, dan tablet (kalium garam)

  • Dewasa dan remaja: 125-500 mg setiap 6-8 jam.
  • Anak-anak: Dosis ditentukan dokter, berdasarkan berat badan.
  • Umumnya, dosis diberikan sebanyak 2,5-16,7 mg/kgBB, setiap 4-8 jam.

Efek samping obat

Setiap pemakaian obat berpotensi menimbulkan efek samping. Meski belum tentu terjadi, efek samping yang berlebihan harus segera mendapat penanganan medis. Penicillin dapat menyebabkan efek samping berupa mual, muntah, dan sakit kepala. Beri tahu dookter tentang setiap efek samping yang anda alami.

Meski kelelahan yang tidak biasa dan nyeri sendi tidak mungkin terjadi, tapi anda harus segera menghubungi dokter ketika mengalaminya. Sebab, dua kondisi tersebut bersifat berat atau serius.

Begitu pula ketika anda mengalami kondisi mudah memar dan masalah parah pada usus, yang jarang terjadi, tapi merupakan kondisi serius

Perhatian Khusus

Beri tahu dokter mengenai riwayat penyakit sebelumnya, terutama bila anda atau anggota keluarga yang menjadi pasien, memiliki riwayat atau kondisi berikut ini.

Kontraindikasi:

Jangan mengonsumsi obat ini jika mempunyai kondisi medis seperti:

  • Hipersensitivitas terhadap penisilin.

Informasi lebih lengkap bisa dilihat melalui kemasan obat.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

Interaksi mungkin terjadi jika anda menggunakan beberapa obat bersamaan. Berikut ini jenis obat yang akan menimbulkan interaksi tertentu saat digunakan bersamaan dengan penicillin

Jenis obat Interaksi
ProbenecidPeningkatan kadar obat dalam darah
AllopurinolPeningkatan risiko ruam
Vaksin pencegah tuberculosis (BCG)Penurunan efektivitas BCG

Informasi yang diberikan bukan sebagai pengganti konsultasi medis langsung dengan dokter, atau mengarahkan pemakaian obat dengan merek tertentu. Pemakaian obat harus dengan resep dokter. Ketersediaan obat tergantung pada indikasi yang disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Adelaide. https://hekyll.services.adelaide.edu.au/dspace/handle/2440/38832
Diakses 10 Juni 2019

Science Mag. https://science.sciencemag.org/content/99/2579/452
Diakses 10 Juni 2019

WebMD. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-8686-1050/penicillin-v-potassium-oral/penicillin-v-potassium-liquid-oral/details
Diakses pada 27 November 2018

Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/penicillin-oral-route-injection-route-intravenous-route-intramuscular-route/proper-use/drg-20062334
Diakses pada 27 November 2018

MIMS. http://mims.com/indonesia/drug/info/procaine%20penicillin-g%20meiji/?type=brief
Diakses pada 27 November 2018

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email