Pedizinc Sirup 60 ml

Deskripsi obat

Pedizinc sirup adalah obat yang digunakan sebagai terapi penunjang diare. Obat ini merupakan obat bebas terbatas. Pedizinc sirup mengandung zat aktif zink sulfat. Zink sulfat mampu bekerja dalam menghambat pertumbuhan bakteri seperti Salmonella thyphi, S. parathypi A, Kolera, Shigella flexneri dan S. sonnei. Zink berperan dalam memperbaiki atau meningkatkan penyerapan air dan elektrolit dengan cara mengurangi kadar air dalam lumen usus, sehingga menyebabkan perbaikan pada kepadatan feses. Perbaikan kepadatan feses akan mengurangi frekuensi BAB yang timbul sehingga hal tersebut dapat pula mempersingkat lama diare pada anak.

Pedizinc Sirup 60 ml
Golongan ObatObat bebasObat bebas terbatas. Obat yang boleh dibeli secara bebas tanpa menggunakan resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya perlu diperhatikan.
Kemasan1 box isi 1 botol @ 60 ml
ProdusenDexa Medica

Indikasi (manfaat) obat

Terapi penunjang untuk diare pada anak yang disertai dengan mengonsumsi larutan oralit.

Komposisi obat

Tiap 5 ml: zink sulfat monohidrat 20 mg.

 

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

  • Anak-anak 6 bulan-5 tahun: 5 ml/hari, dikonsumsi selama 10 hari berturut-turut.

  • Bayi 2-6 bulan: 2,5 ml/hari, dikonsumsi selama 10 hari berturut-turut.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi sesuai petunjuk penggunaan. Penggunaan harus dilakukan selama 10 hari berturut-turut walaupun diare sudah berhenti.

Efek samping obat

  • Mual.
  • Rasa pahit pada mulut.
  • Muntah.
  • Iritasi pada rongga mulut.
  • Sakit perut.
  • Diare.
  • Anemia.
  • Jumlah sel neutrofil dalam darah menurun (neutropenia)
  • Iritasi pada lambung.
  • Kekurangan tembaga (defisiensi tembaga).

Perhatian Khusus

  • Dapat menyebabkan terjadinya keracunan (toksisitas) zink pada pasien dewasa akibat asupan zink yang berlebihan (10 mg/hari ke atas).
  • Pada penggunaan dosis tinggi dan jangka panjang, dapat menyebabkan terjadinya penurunan lipoprotein plasma dan penurunan absorpsi tembaga.
  • Lakukan pemantauan darah pada penggunaan jangka panjang.
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal dan hati.
  • Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.
  • Pasienpenderita kelainan pada darah (diskrasia darah).
  • Pasien yang memiliki kadar kolesterol yang tinggi.
  • Kategori kehamilan dan menyusui:
    Kategori C. Penelitian pada binatang percobaan menunjukkan efek samping terhadap janin dan tidak ada penelitian terkontrol pada wanita; atau belum ada penelitian pada wanita hamil atau binatang percobaan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya risiko yang mungkin timbul pada janin.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Pasien yang memiliki alergi terhadap komponen obat ini.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Zat besi.
  • Warfarin.
  • Sulfonilurea.
  • Fenitoin.
  • Fenobarbital.
  • Rifampisin.
  • Penisilamin.
  • Tetrasiklin.
  • Fosfor atau fosfat.
  • Siprofloksasin.
  • Levofloksasin.
  • Moksifloksasin.
  • Norfloksasin.
  • Ofloksasin.
  • Kalsium.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/pedizinc?type=brief&lang=id
Diakses pada 29 Juni 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/zinc%20sulfate?mtype=generic
Diakses pada 29 Juni 2020

Webmd. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-982/zinc
Diakses pada 29 Juni 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Obat Diare Alami, Metode “BART” Plus Banyak Minum

Obat diare alami bisa diperoleh dari makanan yang kaya probiotik dan banyak minum air putih. Bila diare tak kunjung berhenti meski sudah diobati dengan cara alami, segera konsultasi ke dokter.
20 Nov 2019|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Obat Diare Alami, Metode “BART” Plus Banyak Minum

Tak Perlu Khawatir, Diare Saat Hamil Tidak Berisiko Keguguran

Diare saat hamil kerap terjadi pada trimester ketiga kehamilan, ketika tubuh bersiap menuju tugas selanjutnya yaitu persalinan. Tidak sembarang obat bisa dikonsumsi karena bisa berpengaruh terhadap janin.
12 Dec 2019|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Tak Perlu Khawatir, Diare Saat Hamil Tidak Berisiko Keguguran

Mengenal Lactobacillus Casei, Bakteri Baik yang Tinggal di Usus

Lactobacillus casei atau L. casei adalah bakteri yang tinggal dalam sistem pencernaan Anda. Bakteri ini dikenal baik dan tidak menyebabkan penyakit.
03 Mar 2020|Rieke Saraswati
Baca selengkapnya
Mengenal Lactobacillus Casei, Bakteri Baik yang Tinggal di Usus