Pectorin sirup 120 ml obat untuk meringankan batuk berdahak dan pilek.
Pectorin sirup 120 ml obat untuk meringankan batuk berdahak dan pilek.
Pectorin sirup 120 ml obat untuk meringankan batuk berdahak dan pilek.
Pectorin sirup 120 ml obat untuk meringankan batuk berdahak dan pilek.
Golongan obat Biru Obat bebas terbatas: Walaupun dapat dibeli tanpa resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya harus diperhatikan.
HET Rp 29.253/botol (120 ml) per November 2019.
Kemasan 1 botol @ 120 ml
Produsen Itrasal

Pectorin adalah obat untuk meringankan batuk berdahak dan pilek. Obat ini merupakan golongan obat bebas terbatas. Pectorin mengandung ammonium chloride, guaifenesin, succus liquritiae, ephedrine hidrochloride, chlorphenamine maleate, thyme extract sebagai zat aktifnya.

Untuk meringankan batuk berdahak dan pilek.

Tiap 5 ml:

  • Ammonium chloride 87,5 mg.
  • Guaifenesin 50 mg.
  • Succus liquritiae 165 mg.
  • Ephedrine htdrochloride 2,5 mg.
  • Chlorphenamine maleate 1,3 mg.
  • Thyme extract 0,15 ml.
  • Dewasa: 3 sendok takar (15 ml) sebanyak 3-4 kali/hari.
  • Anak 6-12 tahun: 1½ sendok takar (7,5 ml) sebanyak 3-4 kali/hari.

Dikonsumsi sesuai petunjuk dokter.

  • Mengantuk.
  • Gangguan pencernaan.
  • Gangguan psikomotor.
  • Gelisah.
  • Eksitasi.
  • Gerakan yang tidak terkontrol dan tidak terkendali pada satu atau lebih bagian tubuh Anda (tremor).
  • Detak jantung melebihi 100 kali per menit (takikardia).
  • Gangguan detak jantung atau irama jantung (aritmia).
  • Mulut kering.
  • Jantung berdebar-debar (palpitasi).
  • Sulit berkemih.
  • Pasien penderita penyakit jantung.
  • Hipersensitif terhadap salah satu komponennya.
  • Pasien penderita diabetes melitus.
  • Pasien penderita gangguan fungsi hati.
  • Pasien penderita gangguan fungsi ginjal.
  • Pasien penderita kerusakan saraf mata yang menyebabkan gangguan penglihatan dan kebutaan (glaukoma).
  • Pasien penderita peningkatan volume organ atau jaringan akibat pembesaran komponen sel (hipertrofi).
  • Pasien penderita sekumpulan gejala yang diakibatkan oleh produksi hormon tiroid berlebihan akibat adanya gangguan pada kelenjar tiroid (hipertiroid).
  • Retensi urin.
  • Anak 6 tahun ke bawah.
  • Wanita hamil.
  • Ibu menyusui.
  • Tidak boleh mengendarai kendaraan bermotor selama mengkonsumsi obat ini.

Penghambat MAO

Sesuai kemasan per November 2019.

Artikel Terkait