Cari berdasarkan abjad
# A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Pariet tablet 20 mg

Golongan Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 375.200/strip (14 tablet) per April 2019
Kemasan 1 box isi 1 strip @ 14 tablet (20 mg)
Produsen Eisai Indonesia

Deskripsi

Pariet mengandung sodium rabeprazole terjadi sebagai bubuk putih kekuningan putih pucat, tidak berbau, sangat larut dalam air dan metanol, mudah larut dalam etanol dan etil asetat kering, dan praktis tidak larut dalam eter dan heksana.

Indikasi (manfaat)

Pengobatan ulkus duodenum aktif, ulkus lambung jinak aktif, penyakit refluks gastroesofageal erosif simptomatik atau ulseratif, penyakit refluks gastro-esofagus manajemen jangka panjang, pengobatan sympromatic dari penyakit refluks gastro-esofagus sedang sampai sangat parah, pemberantasan penyakit Helicobacter pylori pada pasien dengan penyakit tukak peptikum.

Komposisi

Sodium rabeprazole 20 mg

Dosis

-Tukak duodenum aktif: 1x20 mg/hari dikonsumsi pagi hari, selama 4-8 minggu.

-Tukak lambung jinak: 1x20 mg/hari, dikonsumsi pagi hari, selama 6-12 minggu.

-GERD erosif atau ulseratif: 1x20 mg/hari selama 4-8 minggu.

-Penanganan jangka panjang (terapi pemeliharaan) GERD: 1x10 atau 20 mg/hari, tergantung respon pasien.

-Terapi simtomatik GERD sedang sampai sangat berat: 1x10 mg /hari pada pasien yang tidak mengalami esofagitis.

-Eradikasi H. pylori: 20 mg Pariet + klaritromisin 500 mg + amoksisilin 1 g, diberikan 2x/hari selama 7 hari.

Cara penggunaan

Dapat dikonsumsi bersama atau tanpa makanan, telan utuh dan jangan dikunyah atau dihancurkan.

Peringatan

Efek samping

Sakit kepala, diare, mual, rinitis, nyeri perut, astenia, kembung, faringitis, muntah, nyeri non spesifik atau nyeri punggung, pusing, gejala-gejala yang menyerupai flu, infeksi, batuk, konstipasi, insomnia.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

Hipersensitif terhadap pengganti benzimidazol, hamil dan laktasi.

Perhatian

Kemungkinan adanya keganasan harus disingkirkan sebelum terapi, terapi jangka panjang harus dilakukan dibawah pengawasan berkala, gangguan hati berat, dosis kumulatif harus dijaga seminimal mungkin, anak, pantau fungsi tiroid, dapat mengganggu kemampuan mengemudi dan menjalankan mesin.

Interaksi (jangan diberikan bersamaan dengan)

Ketokonazol, digoksin.

MIMS. http://mims.com/indonesia/drug/info/pariet/pariet?type=brief&lang=id
Diakses pada 26 April 2019

Back to Top