Paratusin sirup 60 ml untuk meringankan gejala-gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin-bersin yang disertai batuk.
Paratusin sirup 60 ml untuk meringankan gejala-gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin-bersin yang disertai batuk.
Paratusin sirup 60 ml untuk meringankan gejala-gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin-bersin yang disertai batuk.
Paratusin sirup 60 ml untuk meringankan gejala-gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin-bersin yang disertai batuk.
Golongan obat Biru Obat bebas terbatas: Walaupun dapat dibeli tanpa resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya harus diperhatikan.
HET Rp 34.169/botol (60 ml) per Oktober 2019
Kemasan 1 botol @ 60 ml
Produsen Darya-Varia Laboratoria

Paratusin adalah obat yang digunakan untuk meringankan gejala-gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin-bersin yang disertai batuk. Obat ini merupakat obat bebas terbatas yang mengandung zat aktif paracetamol, noscapine, chlorphenamine maleate, pseudoephedrine HCl, guaifenesin, succus liquiritae dan ethanol

Meringankan gejala-gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat dan bersin-bersin yang disertai batuk.

Tiap 5 ml:

  • Paracetamol 125 mg
  • Pseudoephedrine HCl 7,5 mg
  • Noscapine 10 mg
  • Chlorphenamine maleate 0,5 mg
  • Guaifenesin 25 mg
  • Succus liquiritae 125 mg
  • Ethanol 10%

Dewasa: 4 sendok teh (20 ml) sebanyak 3 kali/hari

Anak-anak:

  • 2-5 tahun: 1 sendok teh (5 ml) sebanyak 3 kali/hari
  • 6-12 tahun: 2 sendok teh (10 ml) sebanyak 3 kali/hari.

Dikonsumsi sesudah makan.

  • Pasien penderita gangguan fungsi hati.
  • Pasien penderita gangguan ginjal.
  • Pasien glaukoma.
  • Pasien hipertrofi prostat.
  • Pasien hipertiroid.
  • Pasien gangguan jantung.
  • Pasiendiabetes mellitus.
  • Anak-anak 2 tahun ke bawah.
  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Dapat mempengaruhi kemampuan berkendara dan menjalankan mesin.

Anti depresan tipe penghambat Monoamin Oksidase (MAO).

Sesuai kemasan per Oktober 2019.

Artikel Terkait