Paramex tablet

Golongan
Obat bebasObat bebas terbatas. Obat yang boleh dibeli secara bebas tanpa menggunakan resep dokter, namun aturan pakai serta efek sampingnya perlu diperhatikan.
HET
Rp 2.650/strip (4 tablet) per Maret 2019
Kemasan
1 strip @ 4 tablet
Produsen
Konimex

Paramex tablet dapat digunakan untuk meringankan sakit kepala dan sakit gigi. Paracetamol dalam Paramex dapat meredakan nyeri dan demam ringan hingga sedang. Paramex mengandung paracetamol, propyphenazone, caffein, dan dexchlorpheniramine maleate. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas yang tidak memerlukan resep dokter.

Meringankan sakit kepala dan sakit gigi.

Paracetamol 250 mg, propyphenazone 150 mg, caffeine 50 mg, dexchlorpheniramine maleate 1 mg.

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Dewasa dan anak-anak di atas 12 tahun: 2-3 x 1 tablet/hari

Dikonsumsi setelah makan.

Menyebabkan kantuk.

Hipersensitif, gangguan hati berat atau penyakit hati aktif (IV), porfiria.

Pasien dengan defisiensi G6PD yang diketahui, ketergantungan alkohol, malnutrisi kronis atau dehidrasi, berat <50 kg, hipovolemia berat (IV), gangguan ginjal dan hati, anak-anak, wanita hamil dan ibu menyusui, renal impairment, ulserasi peptikum, aritmia jantung simptomatik atau palpitasi, beberapa hari pertama untuk bekerja setelah serangan jantung akut, neonatus, kehamilan dan laktasi.

Colestyramine, rifampisin, beberapa antikonvulsan (mis. fenitoin, fenobarbital, karbamazepin, primidon), warfarin, kumarin, metoclopramide, domperidone, probenesid, serum kloramfenikol, fungsi enzimatik hati, benzodiazepin, aminoglutethimide, carbamazepine, phenobarbital atau rifampin, fluvoxamine, ketoconazole, rofecoxib, ciprofloxacin, norfloxacin atau ofloxacin. agonis-adrenergik, disulfiram, aspirin.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/paracetamol/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 21 Maret 2019

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/caffeine/?type=brief&mtype=generic
Diakses 21 Maret 2019

MIMS. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/paracetamol/?type=brief&mtype=generic
Diakses pada 5 Agustus 2019

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email

Artikel Terkait

Tension Headache, Sakit Kepala Tipe Ketegangan Bagaikan Kepala Terikat

Di antara jenis keluhan sakit kepala, tension headache atau sakit kepala tipe ketegangan adalah yang paling umum terjadi. Gejalanya adalah rasa nyeri di belakang mata, kepala, dan leher. Derajat ketegangannya beragam mulai dari yang ringan hingga intens.
25 May 2020|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Tension Headache, Sakit Kepala Tipe Ketegangan Bagaikan Kepala Terikat

Sakit Kepala Belakang? Ketahui 6 Penyebabnya!

Penyebab sakit kepala belakang yang sering terjadi adalah karena postur tubuh yang buruk, migran, radang sendi pada leher, hingga sakit kepala tegang.
12 Apr 2019|Anita Djie
Baca selengkapnya
Sakit Kepala Belakang? Ketahui 6 Penyebabnya!

Tekanan Intrakranial di Kepala Meningkat, Apa Penyebab dan Akibatnya?

Tekanan intrakranial di kepala bisa meningkat dan menimbulkan komplikasi yang amat serius. Jika seseorang mengalami gejala peningkatan tekanan intrakranial, ia harus dibawa ke UGD.
10 Apr 2020|Arif Putra
Baca selengkapnya
Tekanan Intrakranial di Kepala Meningkat, Apa Penyebab dan Akibatnya?